
Abi tiba dengan suara motor nya yang keras, dia melihat mobil Teddy yang terparkir di luar rumah. "Sial...Cewek gw ada yang ngapelin." Keluh nya dengan kesal, Abi memasukan motor nya ke dalam garasi, di lepas nya helm full face lalu berjalan ke teras.
"Hai Tedd." Sapa Abi, dia mencoba ramah pada tamu yang datang ke rumah kontrakan ini, padahal sebenarnya dia enggan menyapa Teddy.
"Hai Bi...Gak Libur?" Balas Teddy, Abi mengulum senyum nya, "Kalo libur gw ga bisa nabung lah." Jawab nya Abi dalam hati.
"Cinta nya kemana?" Tanya Abi, Lalu Abi duduk dan membuka sepatu nya.
"Ke dalem dulu, Ada bapak kontrakan tuh." Jawab Teddy datar, Teddy cukup kesal karna Cinta meninggalkan nya sendiri di teras ini.
"Oh Yah udah, Gw masuk." Abi segera bangun lalu masuk ke dalam rumah, sudah ada 5 teman wanita nya yang sedang mengobrol dengan Bapak pemilik rumah ini.
Abi mencium punggung tangan Bapak pemilik rumah, lalu ikut duduk bersama.
"Pas banget kamu pulang,Bi." Ucap Pak Toni. Abi menatap wajah Cinta, mencuri sedikit wajah cantik milik Cinta.
"Bi...Saya perlu hari ini, Istri saya mau di operasi malem ini." Cerita Pak Toni. Abi terkejut mendengar cerita Pak Toni
" Ibu kenapa, Pak? 3 hari yang lalu Abi ketemu ibu di warung depan!"
"Usus buntu Bi, dan Bapak perlu uang 10 juta untuk malam ini." Jawab Pak Toni.
__ADS_1
"Innalillahi" Ucap Abi, Cinta berdecak kesal, Karna yang Cinta tahu, ucapan Innalillahi itu untuk orang yang sudah meninggal, sedangkan istri Pak Toni belum meninggal, Kondisi nya hanya akan di operasi saja.
"Gw gak ada duit, Bi." Ucap Ellen
"Belon gajian gw" Ucap Ellen lagi
"ATM gw ketelen, Bi." Keluh Githa
"Gw cuma ada duit lebih 2 juta, itu juga di ATM" Ucap Bella
"Kalo gw...Gw Belom siap Bi," Tawa Della dan Teddy yang kesal di tinggal sendiri, akhir masuk ke dalam. Teddy ingin tahu apa yang terjadi saat ini.
"Kamu belom bayar uang kontrakan, Cint?" Tanya Teddy dengan melihat wajah Cinta,
"Udah Tedd, Pak Toni minta uang kontrakan bulan besok kita itu di percepat" Jawab Cinta pelan
"Kalo begitu, Urusan kamu selesai." Jawab Teddy
"Tapi..." Jawab Cinta
"Maaf yah Pak, Bapak gak bisa minta uang kontrakan di percepat, gak ada perjanjian sebelum nya, Kan!" Ucap Teddy dan Pak Toni pun diam, Pak Toni memang tahu bila ini belum waktu nya untuk meminta uang kontrakan, tapi kondisi saat ini, sangat mendesak situasi nya.
__ADS_1
"Yah gak gitu Teddy." Jawab Cinta, dia tidak enak hati pada Pak Toni.
"Terserah kau, Lah. Aku bela kau, kau malah tidak mau." Ucap Teddy, Teddy dengan kesal kembali ke teras, meninggalkan mereka semua.
"Maaf yah Pak." Ucap Cinta pada Pak Toni, Pak Toni hanya tersenyum lalu hendak bangun dari duduk nya.
"Ishhh Bapak mau kemana sih. Kita belom selesai." Ucap Abi dengan menarik kembali tangan Pak Toni untuk duduk.
"Loe ada duit berapa, Cint?"Tanya Abi
"Ada 3 juta Bi." Jawab Cinta
"Ya udah...mbangking lah ke gw...Loe juga Bell." Ucap Abi memberikan komando pada Cinta dan Bella
"Trus gw?" Tanya Della, Ellen dan Githa
"Udahhhh...Nanti aja itungan nya" Jawab Abi.
"Ayo Pak kita ke ATM, Sekalian lah kita ke rumah sakit...Saya mau ketemu ibu." Ucap Abi, Wajah Pak Toni kembali ceria, padahal tadi Pak Toni sempat khawatir mengenai uang kontrakan ini.
^-^-^-^-^-^-^-Up nya dikit-dikit aja yah...mumpung iseng dan ada ide^-^-^--^-^-^-
__ADS_1