Temen Tapi Menikah

Temen Tapi Menikah
Bab 42


__ADS_3

Teddy mengandeng pinggang Cinta saat keluar dari mobil, mereka akan menemui Abi, lalu menemui pengantin tentu nya, Teddy yang datang dengan kemeja batik hitam, terlihat gagah dan sempurna saat berjalan bersama Cinta yang menggunakan kebaya coklat modern, Kontras dan menjadi pusat perhatian para undangan yang lain.


Dengan bangga nya Teddy berjalan, menunjukan siapa status nya untuk wanita yang saat ini sedang berjalan bersama nya.


Abi yang melihat Cinta dan Teddy mendekat ke arah Abi dan Ellen pun tersenyum lalu berdiri menyambut sepasang kekasih yang sudah berbaikan.


"Thanks Boss dah datang." Ucap Abi dan Teddy pun mengulurkan tangan nya menjabat tangan Abi dengan hangat.


"Thanks juga udah undang gw, Bi." Jawab Teddy, Abi mempersilahkan Teddy dan Cinta duduk, Abi memilih duduk di dekat Ellen, bahkan tangan nya memeluk bahu Ellen, Ellen yang manja malah menyimpan kepala nya di bahu Abi, mirip sekali dengan yang Cinta lakukan kepada Teddy.


"Macet gak Bos?" Tanya Abi basa-basi


"Kagak, gw jalan dari pagi." Jawab Teddy dan rasa nya Abi ingin tertawa, Karna Abi sudah mendapatkan kabar dari sahabat-sabahat nya tentang kedatangan Teddy ke rumah kontrakan itu.

__ADS_1


"Loe datangnya telat, Bos. Cinta gw culik dari malem, dan gw ciuman sama Cinta. 3 x Boss." Lapor Abi dalam hati nya, Abi tidak bisa menahan tawa nya, Abi melepaskan tawa nya begitu saja, membuat Ellen, Cinta dan Teddy binggung.


"Sumpah...Gw malu loe dateng, Gw bisa jamu apaan dong, Gw orang kampung Euyyy." Ucap Abi dan Membuat Teddy tertawa


"Santai aja, Bi. Gak usah repot-repot lah. Gw asal ada Cinta juga udah enak kok." Jawab Teddy dengan mengusap kepala Cinta, Cinta pun tersenyum lalu berkata dalam hati nya. " Mana Yani, Ini Teddy cowok gw."


Sedangkan Abi berkata juga dalam hati nya. " Sama aku juga, enak kalo berdua Cinta,"


Abi melihat sikap Cinta dengan gemas, Si cantik yang sedang cemburu itu sedang asyik menyimpan kepala nya di bahu Teddy, Abi hanya tersenyum.


"Udah cukup Abi..." Keluh Ellen saat begitu banyak makanan yang diantar kembali oleh keluarga nya Abi, yang tadi saja sudah banyak apalagi sekarang di tambahkan dengan yang baru datang.


"Kue kampung doang." Jawab Abi dengan santai nya, Abi mengambil kopi lalu meminum nya sedikit dan memberikan pada Ellen

__ADS_1


"Biar gak tidur mlulu, berat pundak gw Ellen." Abi tertawa bersama Ellen, Teddy mengelidik saat melihat Ellen kopi itu diminum juga oleh Ellen.


"Enak Cint. Pake sianida impor." Canda Ellen dan Cinta pun tertawa.


Cinta terus menyimpan kepala nya di pundak Teddy, Teddy pun merasa bahagia karna Cinta mau menunjukan rasa Cinta nya untuk Teddy.


Abi yang mulai gerah akhir nya memanggil wanita cantik yang berjalan tak jauh dari tempat mereka duduk.


"Yani...Siiiiniii dong." Panggil Abi seperti anak kecil yang memanggil teman nya untuk bermain. Cinta langsung menggangkat kepala nya, Dia teringat nama Yani yang tadi di sebut oleh Abi dan juga adik-adik nya Abi.


Wanita cantik yang juga menggunakan kebaya berwarna hijau muda pun tersenyum manis.


"Ini Abi...Kesini dong." Panggil Abi lagi dan Teddy tertawa melihat sikap Abi saat ini,

__ADS_1


"Mantan gw, Bos. Mojang priangan." Info Abi pada Teddy dengan nada menyanyi saat mengatakan "Mojang priangan" nya.


__ADS_2