Temen Tapi Menikah

Temen Tapi Menikah
Bab 61


__ADS_3

Siang ini Teddy ke rumah kontrakan Cinta, hasil pertemuan orang tua nya dengan orang tua Cinta membuatnya bisa bernafas lega, Minggu depan mereka akan melamar Cinta dengan adat mereka, dan biasanya acara pernikahan akan di lakukan secepatnya, Para sesepuh dikampung sana memang memiliki adat turun menurun seperti itu dan adat itu harus dipatuhi oleh semua keluarga besar mereka.


Dengan semangat yang menggebu, dikemudikannya mobil sedan miliknya itu, hatinya sedang bahagia dan dia melupakan ada wanita lain yang menangis saat Teddy menghubungi keluarganya tadi.


Bell rumah pun Teddy tekan dengan cepat, Cinta memang tidak bisa bisa dihubungi sejak tadi pagi, jadi berita yang dibawanya saat ini pasti akurat untuk Cinta.


"Masuk aja Tedd.." Teriak Fahri yang malas membukakan pintu gerbang untuk Teddy, Dia tengah asyik merokok, menikmati kopi dan bernyanyi sambil memetik gitar nya, Fahri hanya berdecak kesal tapi cepat-cepat dia menghilangkan rasa kesal nya itu.


Teddy pun masuk lalu menyapa Fahri kembali.


"Cinta nya ada?"


"Ada noh, lagi rapih-rapih kayanya." Jawab Fahri tanpa melihat wajah Teddy, wajah Teddy tidak sedap untuk di pandang, apalagi untuk di perhatikan, untuk Fahri saat ini Teddy itu saingan Abi sahabat terbaiknya.


Teddy pun masuk kedalam rumah, sikap cuek Fahri tidak dihiraukan olehnya, Fahri tidak penting untuk nya.

__ADS_1


"Siang semua nya." Sapa Teddy setelah berada di depan pintu kamar Cinta yang terbuka, Cinta terlihat duduk di lantai, merapihkan banyak barang yang di keluarkan dari lemari nya.


"Siang Tedd, masuk aja." Jawab Cinta, 4 sahabat Cinta masih asyik membongkar isi lemari Cinta, tidak menjawab sapaan Teddy. Teddy pun masuk ke dalam kamar, lalu duduk disamping Cinta.


"Masih lama gak, Cint. Aku mau bicara berdua kamu." Teddy ikut merapihkan kaos-kaos kaki sebagai bentuk partisipasi nya.


"Ngomong aja Tedd, aku masih lama, dan lagi gak mau jalan juga." Jawab Cinta jujur


"Ada mereka." Jawab Teddy, Teddy mengingatkan ada sabahat Cinta yang lain saat ini.


"Gak apa Tedd. Mereka lagi bantuin aku. Udah ngomong aja deh." Cinta masih berkutat dengan beberapa berkas dokumen pribadi nya.


"Yang kenapa itu kamu, bukan aku." Jawab Cinta seadanya, Jujur Cinta malas bertemu dengan Teddy, kejadian tadi malam masih lekat di ingatannya, Saat ada wanita bernama Lisa yang berada di Apartement Teddy padahal waktu sudah sangat malam saat itu.


"Len, Bella...Sorry gw perlu bicara berdua Cinta, Please keluar dulu, gw perlu privasi." Ucap Teddy menyebut 2 nama sabahat Cinta, yang disebut nama nya pun segera menjawab

__ADS_1


"Ok..." Mereka berempat kompak keluar dari kamar Cinta, Cinta pun semakin kesal pada Teddy, tapi Teddy tidak perduli, malah saat 4 sahabat Cinta keluar dari kamar ini, Teddy menutup pintu kamar, Teddy harus bicara serius dengan Cinta, Itulah yang teddy pikirkan saat ini.


"Kenapa handphone mu aktif?" Tanya Teddy pada Cinta


"Sengaja, aku males ketemu kamu." Jawab Cinta dengan tidak menoleh pada Teddy, Teddy pun menarik tangan Cinta yang sibuk memasukan file ke dalan koper kecil.


"Apa?" Cinta kesal saat tangan nya dipegang Teddy dan tangan nya itu sekarang berhenti melakukan pekerjaan nya.


"Keluarga ku udah ngelamar kamu, lamaran aku di terima keluarga mu.: Jawab Teddy dengan menatap wajah Cinta.


Cinta hanya tersenyum lalu menarik tangan nya.


-*-*-*-**


maaf yah guys, akoh nya lagi repot ada kerjaan lain, tapi aku usahain up biar cuma sedikit.

__ADS_1


tetep jaga kesehatan dan jangan lupa bahagia.


❤❤❤❤


__ADS_2