
"Mulai ngantuk yah, Cint?" Abi terkekeh melihat Cinta yang sudah menguap, mereka masih harus melanjutkan perjalanan sekitar 30 menit lagi ke rumah orang tua Abi.
Cinta menggelangkan kepala nya, Dia tidak boleh tidur, karna Ellen sudah nyenyak tertidur di belakang, apa jadi nya bila diri nya juga ikut tertidur, Abi pasti sendiri mengendarai mobil
"Tidur aja Cint. Gak apa-apa kok." Abi membujuk Cinta lagi,
"Gw gak ngantuk,Cint. Tadi kan udah ngopi." Abi terus memaksa Cinta untuk tidur, bagaimana Cinta pasti mengantuk saat ini.
"Masih jauh yah Bi?" Tanya Cinta dengan duduk memeluk kedua lutut nya, Abi yang melihat Cinta memeluk lutut nya tertawa lalu melepaskan jaket yang pakai nya
"Pake nih" Abi menyerahkan jaket nya
__ADS_1
"Loe dingin dong?" Tanya Cinta ragu-ragu saat nerima jaket Abi
"Kasih tangan loe ke gw." Pinta Abi, Cinta menutup lutut nya dengan jaket lalu dengan malu-malu memberikan tangan nya pada Abi. Abi langsung meraih tangan Cinta yang memberikan kehangatan lebih dari jaket yang sudah di lepas nya.
Dengan terus fokus pada jalanan di kota Bandung, Abi menyimpan tangan Cinta di pipi nya, sesekali ditempelkan punggung tangan Cinta langsung kulit leher Abi, Cinta yang juga merasakan kehangatan di tengah dingin nya malam dan juga Ac mobil ikut menikmati nya.
"Cint...Pacaran sama gw mau gak?" Tanya Abi begitu saja, Cinta hanya mengkerucutkan bibir nya, membuat Abi gemas karna Cintab terlihat lucu seperti anak kecil saja
"Satu kali kesempatan, Cint. Please." Pinta Abi dan Cinta langsung menarik tangan nya, tapi Abi tidak kalah cepat, tangan itu semakin erat di gengam nya.
Dan akhirnya mobil tiba di sebuah rumah sederhana dengan halaman yang sangat luas, sudah terpasang tenda-tenda untuk acara pernikahan adik nya Abi, sudah banyak motor dan mobil dan terparkir di halaman depan rumah orang tua Abi.
__ADS_1
"Saudara loe banyak kayanya?!" Ucap Cinta saat melihat masih banyak orang yang bekerja di jam 4 pagi ini. orang-orang itu sedang merapihkan dan menambah beberapa hiasan di setiap sudut halaman.
"Keluarga gw, keluarga besar, dan ini tuh kampung Cint. Hampir semua orang di kampung ini masih ada ikatan keluarga." Abi menjelaskan pada Cinta, lalu membuka kaca mobil dan menyapa orang-orang saat mobil Abi masih mencari tempat untuk parkir.
"Ohhh begitu, berarti hampir mirip keluarga gw juga di kampung sonoo." Jawab Cinta tanpa menyebut nama daerah asal nya. Abi tersenyum dan mencium tangan Cinta sebelum mematikan mesin mobil nya
"Gw janji...Next time kita kesana bareng, kita minta restu dari keluarga loe." Ucap Abi sungguh-sungguh. Pernyataan yang keluar dari hati, dan di Aamiin kan oleh diri nya sendiri. Cinta hanya tersenyum lagi-lagi tidak ingin menanggapi yang Abi katakan tadi.
"Len...Bangun woy...Udah sampe." Abi membangunkan Ellen yang tidur sepanjang perjalanan
"Ish ngantuk gw." Jawab Ellen
__ADS_1
"Gw tinggal loe yah." Ancam Abi dan Ellen dengan sangat terpaksa membuka mata nya.
"Udah sampe ternyata" Ucap Ellen polos dan membuat Cinta tertawa