Temen Tapi Menikah

Temen Tapi Menikah
Bab 52


__ADS_3

Malam ini Cinta harus mendengarkan semua keluhan Mama yang panjang dan lebar, tidak bisa di debat karna Mama selalu mempunyai jawaban atas semua bantahan yang Cinta utarakan.


Teddy yang menyimak semua pembicaraan ini tersenyum puas, impian untuk menikahi Cinta sudah di depan mata, hanya perlu meminta keluarga Teddy untuk mendatangi keluarga Cinta di pekan depan, dan Teddy yakin keluarga besar nya akan setuju.


"Mama tidur duluan, jangan sampai kalian melakukan hal yang tadi itu saat mama tidur nanti." Pesan Mama membuat Teddy tertawa kecil dan Cinta hanya tersenyum, Cinta sudah tidak ingin berdebat dengan Mama nya, Karna semua yang Mama katakan ada benar nya, hanya saja hati nya belum begitu yakin pada Teddy.


"Kamu sembunyiin apa sih tadi?" Tanya Cinta pada Teddy setelah Mama menutup pintu kamar tamu di apartement nya Teddy.


"Gak ada." Jawab Teddy


"Aku liat Tedd, plastik kecil berwarna merah." Jawab Cinta yakin dengan yang dilihat nya, walau tidak begitu jelas Cinta melihat plastik kecil itu berwarna merah.


"Gak ada sayang. Kamu curiga banget sama aku." Jawab Teddy dan entah kenapa Cinta merasa Teddy itu berbohong pada nya.


"Tedd...Aku gak suka kamu bohong yah, mending kamu jujur sama aku." Ancam Cinta dan Teddy tertawa

__ADS_1


"Aku takut." Canda Teddy membuat Cinta semakin penasaran, tapi biar lah Cinta mencari tahu sendiri nanti, saat Mama sudah kembali ke kampung nya.


"Ok..Aku tidur duluan, Aku besok harus bangun pagi." Jawab Cinta dan masuk ke dalam kamar sama dengan Mama nya, Cinta sudah malas berbicara dengan Teddy, dan Teddy hanya tersenyum tipis, ada rasa khawatir dihati nya, tapi Teddy berusaha keras untuk menutupi nya, apalagi saat bersama Cinta.


Bang Haris pun datang setelah jam 10 malam, Teddy masih menunggu nya, niat nya ingin memberitahukan hal yang di bahas oleh Mama tadi.


"Abang dukung aku kan?" Tanya Teddy setelah menceritakan semua versi dirinya sendiri.


"Abang dukung kebahagian Cinta, dengan atau pun tanpa kamu, Cinta adalah yang terpenting dalam hal ini." Jawab Bang Haris membuat Teddy sedikit kecewa.


"Aku pikir abang setuju." Keluh Teddy dengan jujur


"Tapi Mama setuju, Bang." Jawab Teddy lagi, Teddy terus meminta dukungan Bang Haris untuk bisa mempengaruhi Cinta, agar mau menikah secepat nya.


"Tetap saja, Cinta yang akan menjalani rumah tangga nya, bukan Mama atau aku, atau kau saja. Ada Cinta di dalam nya, Jadi dia harus yakin dengan pilihan nya." Jawab Bang Haris dan Teddy kecewa dengan jawaban Bang Haris.

__ADS_1


" Aku mau mandi, Dimana kamar mandi nya?" Tanya Bang Haris, Teddy pun dengan malas menunjukkan kamar nya,


"Abang pakai kamar ku saja, ada handuk baru di sana." Teddy menunjukkan kamar mandi dan lemari kecil tempat penyimpan handuk.


Bang Haris pun menepuk bahu Teddy, sedikit memberikan dukungan untuk Teddy yang saat ini kecewa dengan jawabannya.


"Jodoh tidak akan kemana, Tedd."


"Cinta itu adik perempuan ku satu-satu nya. Menikah bukan hal yang mudah, apalagi dengan gadis seperti Cinta. Kau perlu banyak berjuang untuk nya." Pesan Bang Haris dan Teddy hanya bisa menelan saliva nya.


-"-:-"-"-"-"--"



GWS bestie😍😍😍😍😍

__ADS_1


jgn pake ngeluh sakit nya, dinikmati kek makan bareng dia.


🀏🀭🀫


__ADS_2