
Cinta menerima panggilan telephone dari Teddy,
"Iya...Aku di rumah." Jawab Cinta
"Ok, Aku tunggu." Jawab Cinta lagi di panggilan telphone nya, sambungan telphone nya pun Cinta putus, lalu Cinta menyimpan handphone nya.
"Teddy mau datang." Ucap nya pada teman-teman di kontrakan nya ini.
"Kok loe kaya kagak semanget sih?" Tanya Githa melirik ke arah Cinta, Cinta mengkerucutkan bibir nya.
"Teddy nih banyak ngatur gw, Beib. Padahal kita baru PDKT loh." Keluh Cinta dan teman-teman di kontrakan nya pun tertawa
"Kalo loe gak nyaman gak usah loe jalanin, loe cut dari sekarang." Saran Fahri, Fahri menggulung kemeja nya, dia siap berangkat untuk bekerja hari ini.
"Bener itu Cint." Ujar Bella, Bella bahkan lebih mendukung Cinta dengan Abi saja, dari pada Cinta dengan Teddy, saat bertemu Teddy, Bella merasa Teddy lebih dominan pada Cinta, seperti tidak suka bila Cinta berkumpul dengan teman-teman di kontrakan nya.
"Tapi Teddy itu udah akrab sama keluarga gw." Keluh Cinta
"Yang ngejalanin hubungan itu loe, Cint. Bukan keluarga loe." Kali ini Ellen yang berkomentar untuk Cinta
"Andai yah bisa semudah itu, cuma loe gak kenal keluarga gw sih. Keluarga gw itu masih berpikiran kolot, Maklum lah....Gw dari daerah." Jawab Cinta dan semua teman nya hanya bisa diam, bila sudah berhubungan dengan keluarga, mereka juga mencoba untuk bisa menghargai pendapat keluarga nya masing-masing.
25 menit kemudian Teddy datang, Setelah menyapa semua teman-teman nya Cinta, Teddy menarik pelan tangan nya Cinta.
__ADS_1
"I miss you." Ucap Teddy, Cinta tertawa kecil lalu mengikuti Teddy yang mengajak nya mengobrol nya di teras rumah, ini lah yang tidak di sukai oleh Bella, Teddy itu tidak berusaha mendekatkan diri dengan orang-orang di rumah ini, padahal orang-orang di rumah ini sudah begitu ramah dan baik menyambut Teddy.
"Kapan mau pulang, Cint?" Tanya Teddy, Teddy terus menanyakan kapan Cinta akan pulang ke kampung nya.
"Hari Raya mungkin." Jawab Cinta, dan Teddy mencium punggung tangan Cinta.
"Masih terlalu lama,Cint."
"Aku sibuk, Ted." Jawab Cinta
"Bukan nya kamu cuti, Ayolah Cint, Keluarga ku menunggu kita." Ucap Teddy lagi. Cinta tersenyum lalu menarik tangan nya dari tangan Teddy.
"Kamu itu gimana sih, Ted. Kita ini masih PDKT loh, kamu nyatain aja belom, udah bawa-bawa keluarga segala." protes Cinta dengan tertawa
"Cinta...Kita bukan anak SMA, Kita udah dewasa Cint, Dan apa menurut kamu....Semua yang kita lakukan selama ini kurang untuk membentuk satu Kotak yang nama nya hubungan?" Teddy berkata dengan nada heran, tapi Cinta hanya diam setelah Teddy mengatakan itu
"Kalo itu penting buat kamu, aku bakal lakuin sekarang." Ucap Teddy lagi, Teddy lalu meraih tangan Cinta yang duduk samping nya. Tubuh nya di posisikan menghadap pada Cinta, hal ini malah membuat Cinta tertawa.
"Kamu mau ngapain?" Cinta memukul lengan Teddy
"Diem, Dulu deh." Pinta Teddy, saat Cinta tertawa dan Teddy mengatur nafas nya.
"Cinta...AKU MENCINTAI KAMU...MAU KAH KAMU MENJADI KEKASIH KU, LALU KITA BERHUBUNGAN SERIUS DAN KITA MENIKAH SECEPAT NYA." ucap Teddy dengan kata-kata baku yang berhasil membuat Cinta tertawa.
__ADS_1
"Kamu itu..." Ucap Cinta
"Tuh kan...Kamu nya ga serius," Ucap Teddy kali ini, Teddy ikut tertawa lalu mengusap pipi Cinta.
"Aku sayang kamu, Cint. Jadilah pacar ku, dan kita akan menikah." Ucap Teddy dengan serius, Cinta tersenyum dan tersentuh dengan kata-kata romantis dari Teddy.
"Jawaban kamu?" Tanya Teddy
"Kita jalanin aja yah, Tedd. Tapi aku harap jangan dulu bawa-bawa keluarga lah."
"Keluarga kita udah saling kenal Cint. Kita itu dari daerah yang sama." Jawab Teddy dan Cinta mengkerucutkan bibir nya.
"Mereka memang saling kenal Tedd. Setiap minggu ketemu, tapi gak usah bahas hubungan kita dulu ke mereka lah." Jawab Cinta,
"Yang pertama bahas itu Abang mu, Lalu Mama ku, dan Mama mu, Aku cuma jalani, Mereka di kampung dan kita di sini." Jawab Teddy, Cinta berpikir sejenak mengingat kejadian saat pulang kampung 6 bulan lalu, dimana Cinta, Teddy dan Abang Haris mengobrol saat di pernikahan salah satu keluarga besar nya mereka.
"Bukan aku yang mulai kan."
"Tapi kamu langsung semangat ke Rumah Mama ku," Jawab Cinta dan Teddy tertawa,
"Semua laki-laki pasti semangat Cint, Lampu hijau sudah menyala, Dukungan keluarga di depan mata, Tunggu apa lagi."
"Itu sih kamu banget...Opportunities." Keluh Cinta dan Teddy mengusap pucuk kepala Cinta dengan lembut.
__ADS_1
"Aku memang seperti itu, Dan aku serius dengan hubungan kita." Ucap Teddy dengan tersenyum, Teddy mendekatkan wajah mereka, lalu mencium kening Cinta.
" I LOVE YOU "