
...Harus kah Cinta mengetahui hal buruk mengenai Teddy, bahkan hati ini sedih saat mendengar keluhan Cinta, tentang rasa rindu Cinta untuk Teddy kekasih nya. ( Abijuana )...
Abi dan Cinta duduk di depan laptop nya, Cinta meminta Abi memeriksa hasil pekerjaan nya itu, tapi Abi hanya memeriksa sekilas hasil editan Cinta, Abi sudah yakin apa yang Cinta kerjakan untuk nya sudah maksimal, terbukti dengan semua hasil editan skripsi Fahri yang Cinta kerjakan sebelum nya, hasil nya bisa di bilang sempurna.
"Thanks yah, Cint" Ucap Abi
"Sama-sama" Jawab Cinta dengan tulus
"Semoga dosen loe terima hasil editan ini, jadi tahun ini kita bisa wisuda bareng-bareng" Ucap Cinta lagi,
"Aamiin, Besok balik gawe gw janjian sama dosen nya Cint. Semoga aja gw lolos." Jawab Abi lagi, Abi langsung mematikan layar monitor nya, lalu menyimpan laptop itu ke kamar nya, Sudah tidak ada alasan untuk Abi menginap di kamar Cinta, dan malam ini Abi menghubungi ibu nya melalui Chat.
Apa kabar Bu? Sehat-sehat yah Bu. Abi disini sehat.
dan chat nya terbalas
__ADS_1
Ibu sehat, Bi. Alhamdulilah kalo Abi sehat, jangan lupa makan bi, lalu Gimana kuliah Abi?
Abi tersenyum membaca chat dari ibunda tersayang nya, chat dari ibu langsung Abi Jawab
Kuliah aman bu, Kerjaan Aman, Gimana Bapak? Anna, Arra dan Ayya?
Dan handphone Abi pun berdering, panggilan masuk dari Ibu. Dengan senang nya Abi menjawab semua pertanyaan dari ibu, dan begitu pun ibu, Ibu menjawab semua pertanyaan Abi tanpa ada yang terlewat.
Sedang kan di kamar Cinta, Cinta sedang mengerjakan tugas translate novel teman online nya, kerjaan iseng yang menghasilkan uang tambahan yang cukup lumayan untuk nya.
"Kangen kamu, Tedd" Ucap nya lirih sambil terus mencoba konsentrasi dengan layar monitor nya.
"Hemmhhh jam 12 lebih, Pasti udah tidur." Keluh Cinta lalu membatalkan niat nya untuk menghubungi Teddy di malam ini.
Sementara di lain tempat, Teddy yang di rindukan Cinta sedang duduk mengobrol dengan gadis yang bernama Lisa, Lisa adalah teman sekantor Teddy.
__ADS_1
"Aku tuh nyariin kamu, Tedd." Ucap Lisa dengan kesal nya
"Aku bilang, aku ada keperluan." Jawab Teddy dengan sedikit kesal
"Keperluan apa sih?" Tanya Lisa dengan penuh curiga
"Bukan urusan mu." Jawab Teddy semakin kesal bahkan nada nya membentak Lisa, Lisa lalu bangun duduk nya, dia membanting pintu dan masuk ke dalam kamar nya, meninggalkan Teddy yang masih duduk di ruang tamu unit apartement Lisa.
Teddy hanya mendengus kesal di tinggal seperti ini, lalu mulai terdengar suara isak tangis Lisa dari dalam kamar nya, Dengan malas Teddy masuk ke dalam kamar Lisa, dilihat nya Lisa sedang menangis terisak
"Kenapa nangis sih, Lis?" Tanya Teddy
"Kenapa?" Tanya Lisa balik lalu melempar bantal ke arah Teddy, Teddy menangkap bantal itu lalu menyimpan nya sembarang, di pegang nya bahu Lisa dengan ke dua tangan nya.
"Kamu kenapa?" Tanya Teddy
__ADS_1
Lisa yang sedang menangis semakin terisak karna Teddy benar-benar tidak paham dan mengerti kondisi nya saat ini, di pukul nya dada Teddy dengan rasa kesal.
"Kamu itu Jahat, Teddyyy." Ucap Lisa dengan terus menangis.