
Rumah kontrakan ramai dengan orang, masalah pelecehan yang dilakukan oleh Teddy pada Cinta di selesaikan dengan cara kekeluargaan, Teddy menandatangani surat pernyataan bahwa dirinya mengakui sudah berbuat tidak senonoh pada Cinta, dan sebagai ganti nya, pihak Teddy tidak akan melaporkan tidakan brutal yang dilakukan oleh Abi dan Fahri.
Teddy tersenyum penuh kemenangan saat memberitahukan pada semua orang yang hadir saat ini, bahwa di rumah ini juga sering dijadikan tempat mesum oleh para penghuni nya, dan mulai warga pun meminta para penghuni ini untuk bersikap baik dan wajib melapor bila membawa teman menginap di rumah kontrakan ini, Teddy sungguh pandai bersilat lidah.
Jam 3 sore hari minggu, Cinta masih saja menangis dikamar nya, sabahat nya selalu menghibur Cinta, tapi semua terasa tidak berarti untuk Cinta saat ini, bahkan beberapa kali Cinta meminta sendiri untuk ditinggalkan oleh sahabat-sabahat nya.
"Ok...kita keluar, tapi kita ada diluar yah Cint."
"Panggil kita kalo loe butuh sesuatu." ucap sahabat nya, mereka pun pergi meninggalkan kamar Cinta, bukan tidak sayang atau tidak perduli, tapi Cinta butuh waktu untuk sendiri saat ini.
Cinta bingung saat ini, Mama sudah memberitahukan kedatangan keluarga Teddy tadi pagi, keluarga nya sudah menerima lamaran itu dan Cinta tidak sampai hati untuk memberitahukan peristiwa yang menimpa dirinya itu, Mama sedang bahagia dan Cinta hanya bisa menjadi pendengar yang baik.
Bicara melalui telphone tidak semudah berbicara secara langsung, jadi Cinta berniat untuk kembali ke kampung nya jumat malam setelah selesai bekerja.
Hari senin sampai kamis, Cinta lalui dengan tidak semangat bukan untuk masalah pekerjaan nya tapi untuk hati dan perasaan nya, Cinta masih belum tenang saat diri nya belum bertemu dengan keluarga nya di kampung.
__ADS_1
"Besok jadi balik Cint?" Tanya Abi saat menemani Cinta makan di kamar nya
"Iya...Balik gawe gw langsung jalan." Jawab Cinta, Cinta selesai dengan makan malam nya, hanya beberapa sendok nasi goreng yang dia santap, selebihnya dia simpan begitu saja.
"Gw ikut yah."
"Mau ngapain, Bi?" tanya Cinta dengan sedikit tertawa
"bantu jelasin sama nyokap loe." jawab Abi dengan serius
"gak perlu, Bi. Loe gak akan diterima baik sama keluarga gw, keluarga kita beda type, keluarga gw intropet, posesif dan you know lah." Jawab Cinta malas untuk menjelaskan keluarga nya Abi, Abi hanya diam lalu ikut hanya mengaduk-ngaduk nasi goreng nya.
"Gw ga mau, Bi." Jawab Cinta lalu menarik tangan nya sendiri
"kenapa Cint?"
__ADS_1
"Loe ga suka sama gw?"
"Loe ga nyaman sama Gw?" tanya Abi panjang lebar, Cinta hanya menggelengkan kepala nya
"trus kenapa Cint?" Tanya Abi
"boleh gw jujur?" tanya balik Cinta pada Abi
"loe dah gak Virgin?" tebak Abi begitu saja
"gw gak ada masalah sama masalah begituan Cint. Gw juga bukan orang bener." Jawab Abi lebih serius saat ini
"kalo soal loe, itu sih gw udah tau." Jawab Cinta dengan tersenyum
"terus apa dong?" tanya Abi semakin penasaran dengan jawaban Cinta
__ADS_1
"gw jijik sama badan gw sendiri, Bi. malah kadang gw suka nangis pas mandi, di lecehin gitu tuh sakit banget." Jawab Cinta dengan mata yang berkaca-kaca.
"Ya ampun Cint" Abi langsung memeluk Cinta, mengusap punggung dengan lembut dan menangislah Cinta saat ini.