
Cinta dan Teddy sudah tiba di rumah kontrakan, ada beberapa mobil juga terparkir di depan rumah itu.
"Ada tamu?" Tanya Teddy sambil mematikan mesin mobil nya.
"Kayanya gitu deh, hari ini Abi ulang tahun, kita tuh tadi rencanain makan bareng gitu." Jawab Cinta dengan semangat, Teddy tidak menanggapi nya, dia keluar mobil lalu membukakan pintu mobil seperti biasa untuk Cinta.
"Jangan terlalu sering tinggalin aku, Aku kesini buat kamu, bukan buat ngobrol sama teman-teman mu." Pesan Teddy ketika sudah memegang tangan Cinta, Cinta hanya tersenyum, dan mereka masuk ke dalam rumah.
Cinta di sambut oleh teman-teman nya, mereka duduk berkumpul di ruang TV.
"Lama bener deh" Ucap Fahri yang duduk dengan merangkul bahu kekasih nya Fita, Cinta tersenyum lalu melepaskan tangan Teddy, Cinta memeluk Fita dan semua pasangan dari teman-teman nya ini.
Selain Fita, sudah ada Dion kekasih nya Della, Gilang kekasih nya Githa, Dan Eqi kekasih nya Ellen, hanya Bagas kekasih Bella yang sedang keluar kota hari kemarin, jadi Bagas tidak hadir saat ini.
"Cewe loe mana, Bi?" Tanya Cinta lalu duduk dan tidak lupa pada Teddy, Cinta mengajak nya duduk disamping nya.
"Gw kagak ada Cewe..."Jawab Abi dengan datar, Abi sekilas memperhatikan Cinta yang semakin akrab dengan Teddy
"Keren kan, Cint. Hari ultah gak perlu cewe." Canda Fahri dan semua orang tertawa, Kecuali Teddy...Teddy tidak ikut tertawa, karna dia berpikir ini tidaklah lucu untuk nya.
"Ultah yang ke berapa, Bro?" Tanya Eqi
"22" Jawab Abi dan dia tertawa sendiri
"Masih muda, waktu nya mengejar karier. Gw 22 tahun udah mulai di level Assistant Manager." Ucap Teddy seperti menggurui, Abi tersenyum dan ucapan Teddy itu betul adanya, walaupun terkesan sombong, tapi di usia Teddy yang baru 25 tahun, Teddy sudah berada di posisi Manager saat ini.
"Trus makan nya udah belom?" Tanya Cinta mengalihkan pembicaraan
"Yah belum lah, Cint. Kita nunggu loe." Jawab Gilang
"Ayo lah...Kita makan." Ajak Ellen pada semua orang, semua orang langsung berdiri hendak ke ruang makan.
"Kita udah makan." Jawab Teddy cepat, Cinta mengusap pipi Teddy, "Aku ikut makan bareng mereka, kamu ikut? atau tunggu disini?" Tanya Cinta sebelum dia bangun duduk nya.
Teddy berdecak "Kita sudah makan, Cint. Kalo kamu masih lapar harus nya tadi kamu bilang." Jawab Teddy
__ADS_1
"Aku cuma nemenin doang, Mereka nunggu aku." Jawab Cinta dan Teddy menggenggam tangan Cinta.
"Aku tunggu di luar aja, aku pinjam handphone mu." Jawab Teddy dan Cinta mengkerutkan dahi nya.
"HandPhone mu lowbat?"
"No...Hanya untuk membuang waktu saja." Jawab Teddy, Cinta memberikan handphone nya pada Teddy, Teddy tersenyum lalu mencium pipi Cinta.
"Aku tunggu diluar" Ucap Teddy, Cinta hanya tersenyum nyinyir untuk dirinya sendiri, sementara Teddy sudah berjalan ke teras rumah, dia membakar rokok nya dan mulai memeriksa handphone milik Cinta.
Cinta bergabung dengan teman-teman nya, walaupun perut nya sudah kenyang, tapi menyenangkan hati orang lain adalah hal yang juga menyenangkan untuk diri nya sendiri. Mereka makan bersama, menikmati masakan yang sudah mereka masak bersama, tidak ada satu orang pun yang bertanya tentang Teddy, mereka tahu...Teddy tidak pernah mau bergabung dengan mereka ini.
"Awal bulan, Adik gw kawin. Gw harap kalian semua ada waktu buat datang ke rumah nyokap gw." Ucap Abi setelah mereka sudah selesai makan.
"Ade loe?" Tanya Della
"Iya," Jawab Abi
"Kok ade loe yang duluan kawin?" Tanya Githa
"Ade gw cewe, Jodoh nya lebih cepet dari gw." Jawab Abi menjelaskan pada teman-teman nya.
"Kalo jodoh abang nya?" Tanya Fahri menggoda Abi kali ini
"Yang mau sama gw banyak, Tapi yang gw cocok udah ada yang punya kayanya." Jawab Abi dan semua orang tertawa lagi.
"Sedih gw denger nya." Canda Dion
"Eh...Tapi jangan dulu nyerah,Bi. selama janur kuning belum melengkung, Usaha harus jalan terus, Iya gak, Cint." Pesan Della untuk Abi dan pertanyaan untuk Cinta,
"Yang kawin aja banyak yang cere, Bi." Jawab Cinta asal tanpa maksud apa pun dan Abi langsung menjawabnya.
"Gw pengen kawin sekali seumur gw, Cint. Dan gw harap cewek yang gw nikahin nanti, punya Visi dan Misi yang sama dengan gw." Jawab Abi dan semua orang tersenyum
"Dewasa banget Si Abi. Tumben otak nya bener." Canda Githa dan Abi tertawa
__ADS_1
"Itu cuma cita-cita gw. Impian gw lah." Jawab Abi setelah puas tertawa mendengar candaan teman-teman nya.
Selesai obrolan ini, Cinta pamit terlebih dahulu, Masih ada Teddy yang menunggu nya di luar, Teddy langsung mematikan rokok nya saat Cinta datang.
"Udah beres?" Tanya Teddy
"Udah" Jawab Cinta lalu duduk di dekat Teddy. Teddy mengembalikan handphone Cinta yang sudah selesai di periksa nya.
"Lain kali, Gak perlu jawab chat orang kantor kalo pas hari libur!" Ucap Abi
"Kenapa?" Tanya Cinta, Dia memeriksa handphone nya
"Kan urusan kantor sudah selesai, trus mau apalagi?" Jawaban Teddy dengan memberikan pertanyaan balik kepada Cinta.
"Kamu baca chat-chat aku?" Tanya Cinta pada Teddy
"Iya...Memang nya gak boleh aku baca chat kamu, kamu itu pacar aku Cint. Aku gak lakuin ini sebelum kamu jadi pacar aku, Kan!" Ucap Teddy, Teddy tidak suka saat Cinta menanyakan hal itu pada nya.
Cinta hanya diam, Cinta malas berdebat dengan Teddy, lalu dia merebahkan punggung nya ke sandaran kursi.
"Kamu besok kerja?" Tanya Cinta
"Iya...Besok ada meeting, Aku ke Jakarta Utara." Jawab Teddy
"Trus?" Tanya Cinta lagi
"Selesai dari kantor, aku ke sini." Jawab Teddy dengan mengusap kepala Cinta.
"Ngantuk yah?" Tanya Teddy ketika melihat Cinta menguap kecil, Teddy tertawa melihat sikap Cinta ini.
"Iya..." Jawab Cinta bohong
"Ya udah, Aku pulang. Kamu tidur deh." Ucap Teddy dengan nada yang tulus dan Cinta tersenyum.
Cinta mengantar Teddy sampai di mobil nya, Teddy sempat mencium kening Cinta, dan Cinta memeluk Teddy sebelum Teddy masuk ke Mobil nya.
__ADS_1
"Aku sayang kamu, Cint." Ucap Teddy dengan mengusap punggung Cinta.
"I know lah " Jawab Cinta dan Teddy tertawa