
"Aku gak mau nikah sama kamu." Jawab Cinta masih tanpa menoleh ke arah Teddy, entah keberanian dari mana Cinta bisa berbicara seperti itu. Teddy bahkan terkejut mendengarnya.
"Kamu menolak aku?" tanya Teddy lantang
"Pasti." Jawab Cinta dengan cepat, Teddy tertawa, tawanya membuat Cinta takut, tanpa ba bi bu, Teddy mendorong tubuh Cinta dengan tubuh nya ke pojokan dinding lemari pakaian.
"kamu gak bisa nolak aku." Teddy tertawa lagi membuat Cinta mendorong tubuh Teddy dengan sekuat tenaga nya.
"Kamu cuma boleh kawin sama aku." Ucap Teddy lagi, tubuh nya yang tadi terdorong sudah dekat lagi dengan Cinta, Teddy laki-laki dengan postur tubuh yang tinggi besar, jadi dorongan dari Cinta tidaj berarti apapun untuk dirinya.
"Aku berhak tentuin dengan siapa aku bakal kawin. Jangan pernah paksa aku" Jawab Cinta dengan mendorong wajah Teddy yang hendak mencium wajah nya.
"No...Kamu cuma milik ku." Teddy pun menyerang Cinta dengan ciuman nya, membuat Cinta seperti di lecehkan oleh penjahat.
__ADS_1
"Loe brengsek Tedddddddddd." Maki Cinta dengan terus mendorong Teddy yang begitu kesal dan marah pada nya, Teddy tidak perduli dengan dorongan dan makian dari Cinta, itu bahkan membuat nya semakin marah dan terus mencium leher atau pun bibir Cinta, kaos yang Cìnta pakaipun di robek oleh Teddy dan Cinta menjerit saat ini, Cinta memanggil sembarang nama sabahat nya, Teddy sudah melecehkan diri nya saat ini dengan mengusap dan meremas payud@ra milik nya.
Fahri yang mendengar jeritan Cinta pun berlari ke kamar Cinta, memanggil Abi dan Ellen, sayang pintu itu terkunci dari dalam, Cinta hanya sudah menangis dan terus berusaha mendorong Teddy yang sedang kalap dan marah ini, Cinta tidak suka tubuhnya di lecehkan seperti ini.
"Ada apa?" Tanya Abi panik saat melihat Fahri dan sahabat-sahabatnya berdiri di depan pintu kamar Cinta, Abi yang baru pulang mencari makan siang bersama Githa kaget dengan siatuasi ini.
"Si Teddy bikin masalah." Jawab Fahri dengan menggerakkan handle pintu yang masih terkunci.
"Dobrak aja Bi..." Perintah Githa dan Abi pun segera mendorbrak pintu kamar cinta bersama Fahri.
"Lepasin Gak?" Abi menarik tubuh Teddy dari belakang.
"Loe gak usah ikut campur, kaya loe gak pernah ML aja" maki Teddy pada Abi
__ADS_1
"Sialaaaan loe." Fahri sudah tidak bisa menahan emosi nya, Fahri dan Abi memang brengsek, tapi tidak pernah memaksa wanita untuk tidur bersama nya.
Abi dan Fahri menyeret berhasil melepaskan Cinta dari Teddy, Githa dan Ellen langsung memeluk Cinta yang pakaian atas nya sudah lepas saat ini, Bella langsung memakaikan kaos yang dia ambil dari lemari Cinta untuk Cinta.
Pukulan-pukulan dari Abi dan Fahri untuk Teddy tidak terhenti, bahkan terus membabi buta saat Teddy terus berusaha menghajar balik Abi atau pun Fahri.
"Cari mampus di kandang gw." Fahri semakin marah saat merasa bibir nya mengeluarkan darah segar akibat pukulan balasan dari Teddy. Cinta yang melihat kejadian ini hanya bisa menangis dan menangis, dirinya takut, kaget dan syock atas kejadiaan yang baru menimpa nya ini.
Duel 2 lawan 1 memang tidak baik, kondisi Teddy sudah semakin lemah saat ini, melihat Teddy yang sudah tidak melawan dan lemah saat ini, cinta pun berteriak pada Abi dan Fahri untuk menghentikan pemukulan itu.
Cinta tidak ingin Fahri dan Abi tersangkut masalah hukum nanti nya, karna cinta tahu, Teddy pasti berulah setelah ini.
"Panggil Pak Rt." Perintah Bella, Dan dengan cepat Abi berlari, Abi harus menemukan orang lain sebagai saksi dari perbuatan yanh sudah Teddy lakukan pada Cinta.
__ADS_1
Abi berlari dengan rasa marah di dadanya, wanita yang cintainya sudah di lecehkan oleh Teddy.
Abi memanggil satpam komplek untuk segera datang ke rumah kontrakan setelah menceritakan singkat peristiwa yang dialami oleh Cinta.