
"Selamat Makan." Ucap Cinta dan hampir bersamaan dengan ucapan semua teman - teman nya yang saat ini duduk bersama di meja makan panjang di rumah kontrakan ini.
Mereka makan bersama, mencoba makan tanpa bicara.
"Kok pada diem?" Tanya Bella, Bella sedikit tertawa saat mengucapkan nya
"Makan jangan bersuara...." Spontan Githa menjawab dengan nyanyian, dan akhirnya mereka tertawa
"Yang keliatan kaku itu si Ellen loh!" canda Della yang saat sedang usil dan menggoda Ellen
"Lah..Memang gw kenapa?" Tanya Ellen dengan melirik ke arah Della
"Pegang sendok nya gemeter loh. Pasti loe kikuk kan ada Fahri di samping loe." Jawab Githa dan 6 teman nya yang lain tertawa.
"Gw gak biasa makan pake sendok. Udah ah ... Gw mau makan pake tangan aja." Ucap Ellen dan menyimpan sendok nya, lalu mulai menikmati makan langsung dengan tangan nya.
"Makan begini itu lebih nikmat, Guys. Apalagi pake kangkung plus tempe model begini." Ucap Ellen kemudian dan melihat kan jari jari tangan nya yang mulai kotor karna kuah kangkung dan butiran nasi.
"Gw juga deh." Abi ikut menyimpan sendok nya, Abi mulai mengikuti gaya Ellen dan ini lebih nikmat.
"Enak Llen..!" Ucap Abi kemudian
"Enak makan gak pake sendok?" Tanya Fahri dengan mengedipkan mata nya pada Abi
"Enak makan pake tangan begini...Apalagi gw makan....Duduk nya deket Cinta ku." Jawab Abi dan membuat Cinta yang di sebut nama nya langsung tersedak.
"Uhuk - uhuk"
Cinta langsung mengambil gelas yang sudah berisi air putih, meminum nya, kemudian mengatur nafas nafas nya, Cinta harus mengatur nafas nya, bukan karna tersedak lagi saat ini, tapi karna tangan Abi yang sedang mengusap leher nya Cinta, Abi bermaksud membantu Cinta yang tadi tersedak, namun untuk Cinta bodi contact ini membuat jantung nya bergetar.
"Udah Ih!" Cinta menepis tangan Abi yang saat ini mengusap leher nya.
__ADS_1
"Makan nya gak pelan - pelan sih." Ucap Abi lalu melanjutkan makan nya kembali.
Acara makan malam pun selesai. Piring dan gelas kotor sudah mereka bersihkan kembali, dan waktu nya mereka masuk ke kamar mereka masing - masing.
Cinta terbaring di tempat tidur nya, tangan nya sibuk membalas chat dari Teddy, Cinta berkali - kali menarik nafas nya berat. Mood nya sedikit tidak baik, Teddy begitu posesif pada Cinta, padahal konteks mereka saat ini masih dalam rangka PDKT, untung saja ada suara musik terdengar dari boom box yang memutar lagu - lagu cinta di malam minggu ini, jadi Cinta tidak begitu BT saat ini.
Lalu chat itu harus Cinta hentikan, pintu kamar nya di ketuk dari luar, dan Cinta berjalan membuka pintu kamar nya.
"Belum tidur, Cint?" Tanya Abi, tangan nya memegang laptop
"Belum....Lagi jawab chat dari Teddy." Jawab Cinta jujur. " Ada apa, Bi?" Tanya Cinta kemudian
"Laporan gw belom beres,Cint. Dosen minta di revisi, dan minggu ini harus selesai." Jawab Abi, Abi berharap sekali Cinta mau membantu nya.
"Revisi ketikan doang kan, Bi?" Tanya Cinta
"Iya...Dosen gw teliti banget buat koma dan tanda seru nya." Jawab Abi. Abi masih terus berharap Cinta mau membantu nya.
"Ok...Gw kerjain, 3 hari ke depan kebetulan gw cuti, semoga bisa kelar" Jawab Cinta, Cinta membuka pintu kamar nya lebar - lebar, mengajak Abi masuk ke dalam kamar nya.
"Ok." Ucap Cinta, Cinta sudah melihat file yang di maksud oleh Abi, lalu menggeser sedikit laptop tersebut, agar berada tepat di depan nya.
"Loe mau gw bikinin kopi atau susu coklat, Cint." Abi menawarkan minuman hangat untuk Cinta
"Apa aja boleh, Bi. Gw penikmat segala minuman kok." Jawab Cinta, Abi tersenyum mendengar jawaban Cinta, Cinta sudah terlihat fokus pada layar monitor.
Dengan hati yang bahagia, 2 cangkir kopi Abi bawa masuk kembali ke kamar Cinta, tidak lupa satu pack keripik kentang Abi bawa untuk camilan nya, malam ini Abi akan menghabiskan waktu di kamar Cinta, dan ini adalah kesempatan lagi untuk Abi, kesempatan untuk bisa lebih mendekatkan diri dengan wanita yang bernama Cinta.
"Kopi nya Cint." Abi menyimpan kopi untuk cinta di bagian meja yang masih kosong, sementara kopi milik Abi, masih dia pegang.
"Hemh...thanks Bi." Jawab Cinta tanpa menoleh, Cinta begitu fokus pada laporan Abi.
__ADS_1
"Cint..." Panggil Abi, ketika 10 menit Cinta masih fokus mengedit laporan nya.
"Apa?" Jawab Cinta singkat.
"Boleh buka jendela kamar gak?" Tanya Abi
"Buka aja, Bi. Pasti mau ngerokok kan?" Jawab Cinta, lagi - lagi Cinta menjawabnya tanpa sedikit pun melepaskan pandangan nya dari layar monitor. Abi tertawa kecil dan membuka jendela kamar ini.
Udara malam yang dingin mulai terasa masuk ke dalam kamar, Abi duduk di dekat jendela dan mulai membakar rokok nya.
"Cint..." Panggil Abi dengan tertawa kecil
"Napa?" Jawab Cinta
"Si Bella bawa laki nya?" Tanya Abi, Cinta kemudian menoleh dan bangun dari duduk nya. Cinta berjalan ke arah Abi, Cinta melihat ke jendela kamar Bella, lalu mereka berdua tertawa.
"Rusuh banget." Abi tertawa kecil dan Cinta memukul lengan Abi
"Mirip loe, Bi. Gw tuh gak tidur kemaren malem." Jawab Cinta dan Abi tertawa, Abi ingat apa yang di keluhkan Fahri tadi sore. Abi mengambil tangan Cinta setelah selesai tertawa, lalu memegang nya erat.
"Maaf gw bikin loe gak tidur...Tapi gw ga ada komitmen sama cewek mana pun, Cint." Ucap Abi dan Cinta mengkerutkan dahi nya.
"Maksudnya?"
"Gw gak pacaran sama siapapun. Itu cuma kegiatan orang - orang dewasa, just have fun." Abi mencoba menjelaskan kata - kata nya pada Cinta
"Oh Gitu...Tapi itu hak loe, Bi. Gw cuma ngeluh...Suara cewek itu rusuh banget." Jawab Cinta, Cinta melepaskan tangan yang sedang di genggam oleh Abi, lalu kembali menuju laptop yang sempat di tinggalkan nya.
******
Selamat malam minggu, selamat berkumpul bersama orang - orang terkasih dn tersayang yah Kak, Bund.
__ADS_1
Ditunggu koment, like dan vote nya.
😁😁😁😁