
Di minimarket handphone Teddy berdering, Teddy menerima panggilan telphone.
"Sebentar." Pamit Teddy pada Cinta, saat menemani Cinta memilih camilan untuk di kontrakan nya, Cinta hanya tersenyum dan Teddy pun pergi menjauh dari Cinta.
"Yah.." Jawab Teddy di sambungan telephone nya.
"Jangan aneh-aneh lah." Ucap Teddy
"Tunggu saja disana, Aku pasti datang." Ucap Teddy dengan kesal, Teddy menyimpan hanphone nya kembali ke saku celana nya lalu menemui Cinta kembali.
"Gak ada yang lain? Coklat mungkin? Masa cuma keripik kentang Cint?" Tanya Teddy ketika melihat Keranjang belanjaan nya Cinta
"Aku masih ada coklat di rumah. Ini udah cukup lah." Jawab Cinta, Teddy mengambil alih keranjang belanja itu lalu membawa nya ke kasir.
"Aku aja." Cinta menepis tangan Teddy saat Teddy mengeluarkan dompet nya.
"Aku aja, Cint." Jawab Teddy dengan cepat, Teddy meraih tangan Cinta dan memegang nya erat, Satu tangan nya Teddy berhasil memberikan uang pada kasir di minimarket ini.
"Aku ada uang Tedd." Ucap Cinta
"I Know my sweety." Jawab Teddy dengan lembut, lalu membawa plastik belanjaan itu setelah transaksi selesai, Tangan mereka tidak pernah berhenti berpegangan, bahkan di dalam mobil pun, Teddy berkali-kali mencium punggung tangan Cinta, Teddy menunjukan rasa sayang nya untuk pada Cinta.
"Aku langsung pulang yah, Cint." Ucap Teddy ketika mobil mereka sudah sampai di depan rumah kontrakan
"Kok gitu?" Protes manja Cinta, rasa nya baru saja Teddy datang, pergi makan lalu kenapa harus cepat pulang.
"Aku cape, Sayang. Besok aku masih ada meeting." Jawab Teddy dengan mencium pipi Cinta, Cinta mengusap pipi Teddy yang begitu dekat dengan wajah nya.
"Tidur di kamar ku, gimana?" Tanya Cinta menggoda Teddy
"Next time yah. Aku pasti tidur di kamar mu." Jawab Teddy dan Cinta tertawa.
"Takut khilaf?" Tanya Cinta
" Iya." Jawab Teddy jujur, Teddy mencium pipi Cinta lagi untuk ke dua kali nya.
"May i kiss on ...?" Tanya Teddy terpotong, Teddy khawatir meminta itu pada Cinta, Cinta yang paham maksud Teddy langsung mengangukkan kepala nya
Dengan lembut Teddy mencium bibir Cinta, Ciuman bibir pertama di hari ke dua mereka berpacaran. Ciuman lembut yang membawa Cinta terbang bersama gairah nya.
__ADS_1
"Enough, Cint. Thanks" Ucap Teddy berusaha mengontrol diri nya sendiri, Teddy tidak ingin melakukan hal lebih untuk hari ini, ciuman di dalam mobil ini sudah cukup untuk nya.
"Kamu serous gak masuk dulu?" Tanya Cinta lagi.
"Aku antar kamu sampai ke pintu deh." Jawab Teddy dan Cinta memukul lengan Teddy,
"Gak usah lah. Aku turun sendiri aja" Jawab Cinta lalu keluar dari mobil Teddy, Teddy membuka kaca mobil nya, dan tersenyum pada Cinta yang sedang mengkerucutkan bibir nya.
"I love you, Cint." Teddy berkata pada Cinta yang sedang berjalan ke arah pintu mobil nya
"Hati-hati." Jawab Cinta tanpa membalas kata-kata cinta nya Teddy dan Teddy tertawa, Teddy melambaikan tangan nya lalu mobil nya pergi dengan cepat.
"Kok ga goyang mobil nya Cint?" Canda Fahri ketika Cinta datang dengan wajah yang masih kesal, 4 teman Cinta sedang duduk di teras.
"Gw bukan si Abi." Jawab Cinta Asal, lalu ikut duduk di teras dan menyimpan plastik belanjaan nya
"Kok bawa-bawa Gw?" Tanya Abi dengan terkekeh
"Yah lagi si Fahri nanya nya gitu banget sama gw. Loe tanya dia aja deh, Bi." Balas Cinta dan 4 orang ini tertawa
"Ishhh sensi banget Cint." Keluh Fahri
"Di mobil gak leluasa, Fahri. Mending di kamar." Canda Della dan Cinta membulatkan mata nya
"Ishhh loe pada mesum aja deh. Males ah gw" Protes Cinta dan masuk ke dalam rumah dengan plastik yang tidak lupa dibawa nya
4 orang teman Cinta ikut masuk ke dalam rumah, lalu duduk bersama Cinta yang sudah bersila di depan televisi. Cinta membongkar keripik kentang nya dan 4 teman nya itu ikut menikmati bersama.
"Gw jemput dulu." Ucap Abi sambil melirik jam tangan nya, hampir 30 menit mereka duduk sambil menonton televisi
"Sekarang?" Tanya Ellen
"Iya lah, 15 menit lagi dia bubar gawe." Jawab Abi, dan Ellen pun bersiap untuk ikut bersama Abi.
"Loe mau kemana,Bi?" Tanya Cinta
"Jemput Bella, Cint. Mau ikut?" Abi menawarkan pergi menjemput teman mereka malam ini
"Ikut gak yah?" Ucap Cinta ragu-ragu
__ADS_1
"Udah ikut aja, biar rame di mobil." Ajak Fahri dan Githa kompak
"Ya udah deh...Gw ikut." Jawab Cinta, Mereka berlima pergi menjemput Bella di kantor nya, perjalanan di malam ini cukup padat, karna masih jam 9 malam, masih banyak pekerja yang baru selesai dengan aktifitas mereka di kantor nya masing-masing.
"Bi...Editan gw udah rapih, Loe periksa yah malem ini." Ucap Cinta membuka pembicaraan dengan Abi
"Cepet banget, Cint." Jawab Abi sambil melirik Cinta dari kaca spion mobil
"Cuma ganti tanda baca doang." Jawab Cinta dengan tertawa
"Ga gratis loh,Bi." Canda Githa
"Loe apa sih, Gith." Keluh Cinta
"Iya...Loe lagi sensi yah, Cint." Ucap Ellen kali ini, Dan Cinta akhir nya tertawa.
"Sorry...Gw lagi kesel ama Teddy, Tadi dia cepet banget buru-buru mau balik." Cinta menjelaskan kondisi nya saat ini
"Loe masih kangen?" Tanya Abi dengan menelan sedikit saliva nya
"Ya begitu, Bi. Gw masih kangen, Tadi nya malem ini pengen rada ngobrol, karna kerjaan gw udah beres." Jawab Cinta dan lagi-lagi Abi menelan saliva nya, Jawaban Cìnta cukup membuat kuping nya sakit.
"Ok...Makasih banyak Cint. Nanti malem gw liat yah" Jawab Abi mencoba semangat dan mengalihkan pembicaraan soal Teddy , Cinta hanya menjawab "Iya" dan melanjutkan obrolan ringan nya dengan Githa dan Ellen, sementara Abi fokus pada jalanan yang cukup macet di depan nya.
Fahri mencolek paha Abi, membuat Abi tertawa terkekeh.
"Gw masih normal, Nyet." Seru Abi dan Fahri mengeluarkan handphone nya. Fahri menchat Abi memberitahukan maksud nya.
"Samping gw mobil si Teddy, Dia bawa Cewe." Isi chat Fahri pada Abi.
Abi mengeluarkan HandPhone nya yang berbunyi, lalu membaca nya.
Abi memperhatikan mobil sedan hitam di samping mobil yang Abi kendarai saat ini, Abi melihat Teddy sedang memegang tangan wanita yang duduk di samping nya. Posisi ini jelas terlihat karna mobil Abi lebih tinggi dari mobil sedan Abi.
Abi mendengus kesal lalu memaksakan mobil nya untuk pindah jalur ke kanan, menghindari agar Cinta tidak melihat mobil Teddy berada di dekat nya, apalagi sampai Cinta melihat isi mobil tersebut.
"Amannnn..." Ucap Fahri terkekeh saat mobil mereka sudah terhalang beberapa mobil
"Amannnn Bro..." Jawab Abi dengan ikut tertawa.
__ADS_1