
Malam ini, Teddy mengendarai mobil nya, selesai menghubungi Cinta, Teddy langsung menuju ke rumah kontrakan kekasih nya itu, dan saat Cinta masih tertidur di kamar nya, Fahri sudah tiba kembali di rumah kontrakan bersama dengan Ellen dan Githa.
"Malam..." Sapa Teddy
"Hei...Malem Ted. Ayo masuk." Jawab Fahri dengan hangat
"Cinta ada?" Tanya Teddy yang masih berdiri di depan pintu masuk rumah
"Masuk aja, Tedd. Santai lah." Jawab Ellen kali ini.
"Loe tau kamar Cinta kan? Dia masih tidur tuh." Jawab Fahri, dan Teddy tersenyum, Teddy lalu mengetuk pintu kamar Cinta, Perlahan Teddy membuka handle pintu, Teddy masuk dan menutup pintu kamar kembali.
Di simpan nya tas kerja di atas meja kosmetik Cinta, Teddy tersenyum saat melihat wajah cantik Cinta sedang tertidur malam ini.
"Cint..." Teddy mengusap Pipi Cinta dengan jari-jari tangan nya.
"Aku datang, Sayang." Ucap Teddy lagi dengan lembut, Cinta menggerakkan tubuh nya lalu tersenyum
"Kok ga telphone?" Tanya Cinta, Cinta malu-malu saat Teddy melihat nya seperti ini
"Aku telphone, cek aja hp nya." Jawab Teddy, Cinta bangun dan mengambil handphone nya di meja kecil nya, terlihat beberapa chat dari Teddy dan Cinta tersenyum.
"Aku nya ngantuk banget." Ucap Cinta dan Teddy lebih suka seperti ini, Cinta yang tertidur di kamar dari pada mengobrol dengan teman-teman nya.
"Makan yuks, kamu pasti belum makan." Ajak Teddy dan Cinta tersenyum, Cinta mengambil jaket nya lalu pergi hendak dengan Teddy.
Di luar pagar rumah, Motor Abi berhenti, Abi menyapa Cinta dan Teddy.
"Mo jalan?" Tanya Abi dengan membuka helm full face nya
"Nyari makan, Mau nitip,Bi." Tanya Cinta seperti biasa nya, hal biasa sekali untuk Cinta dan teman-teman nya saling menitip sesuatu. Teddy mengeratkan pegangan tangan nya, Teddy tidak suka pada sikap Cinta yang terlalu baik pada teman-teman nya.
"Boleh Cint, Samain yah." Jawab Abi
"Tapi kita lama." Komentar Teddy yang keberatan dengan jawaban Abi
"Lama banget yah?" Tanya Abi tidak paham dengan keberatan nya Teddy
__ADS_1
"Iya...Mau ke rumah temen dulu." Jawab Teddy asal, dan Cinta kali ini tidak paham dengan Teddy, karna tidak pembicaraan sebelum nya.
"Ya udah gak jadi deh, Tedd. Gw nanti jalan lagi aja." Jawab Abi lalu memasukan motor nya ke dalam garasi.
Teddy membukakan pintu mobil untuk Cinta. "Kita mau ke rumah siapa, Teddy?" Tanya Cinta dengan polos nya, Teddy tertawa lalu mengusap kepala Cinta
"Aku gak suka Abi nitip-nitip gitu, Dia punya kaki sendiri." Jawab Teddy dengan tertawa, sementara Cinta mendengus kesal.
"Tedd....Aku gak suka kamu begitu, Mereka itu saudara ku disini. Aku juga sering begitu Tedd...Kadang males keluar nyari makan" Keluh Cinta dan Teddy merilik pada Cinta
"Ada aku Cint, Kamu bisa hubungi aku buat pesan makanan mu." Jawab Teddy dengan gampang nya, Teddy tetap pada pandangan nya, tidak memikirkan hal-hal yang lain nya.
"Kok diem?" Tanya Teddy,
"Ishhh kamu tuh, aku bukan diem, Aku tuh lagi pengen jawab, cuma kamu duluan ngomomg." Jawab Cinta dan Teddy tertawa
"Ya udah...Ngomong dong, kamu pasti gak suka kan...kamu pasti pikir aku egois kan!" Ucap Teddy lagi dan Cinta tertawa
"Aku gak seburuk yang kamu pikir, Cint. Aku cuma pengen kamu tahu, ada aku saat ini yang bisa kamu andalkan untuk semua kegiatan kamu" Ucap Teddy dengan lembut, Cinta tersenyum lalu dia mulai memikirkan kata-kata Teddy.
Cinta dan Teddy memilih makan di warung tenda, makanan seafood tengah malam yang banyak di sajikan di sekitar komplek perumahan nya.
"Cukup lah." Jawab Cinta lalu mencuci tangan nya, Cinta selesai dengan makan nya
"Nanti sampe rumah laper lagi!" Ucap Teddy dan Cinta tertawa
"Beli camilan aja...Malem ini aku ada tugas ngetik." Jawab Cinta dan Teddy menganggukan kepala nya, Teddy lebih suka Cinta membeli camilan dari pada makan bersama teman-teman nya nanti.
Sementara itu Abi masuk ke dalam rumah,
"Teddy bear datang lagi." Keluh Abi pada teman-teman nya, Fahri, Ellen dan Githa tertawa mendengar keluhan Abi.
"Kalah cepat,Bi." Komentar Githa
"Hooh." Jawab Abi lalu merebahkan diri nya di sofa, dimana teman-teman nya sedang duduk dan mengobrol
"Kemaren loe tidur di kamar nya Cinta, Bi?" Tanya Fahri lalu melemparkan bantal sofa agar di pakai oleh Abi
__ADS_1
"Kok ngintip?" Canda Abi dengan tertawa
"Kok bareng Bella?" Tanya Ellen
"Threesome lah." Canda Abi lagi dan semua orang tertawa
"Si Teddy denger di gorok leher loe." Ucap Fahri dan Abi bergidik geli membayangkan nya.
"Kagakkk Fahri....Gw cuma numpang merem doang, Lagian si Cinta mana mau ama gw." Abi berkata dengan serius
"Yah pasti kagak mau Bi. Orang si Cinta punya laki yang lebih keren dari loe." Canda Githa dan Abi mengkerucutkan bibir nya
"Teddy nya memang keren, Gith. Kerjaan udah mapan, Fisik ganteng, Kalah lah gw." Ucap Abi dan Ellen yang sedang duduk di sebelah Abi, menoyor kepala Abi.
"Gw dukung loe, Bi. Usaha loe belom maksimal aja." Ucap Githa memberikan semangat pada Abi
"Hemhhh...Thank Githa bebeb ku. Ayo kita makan yuks, Laper nih." Ajak Abi pada Githa dan yang lain nya.
"Jalan kaki?" Tanya Ellen
"Jalan aja...sekalian olah raga." Ajak Fahri dengan semangat, Ellen hanya tersenyum dan mereka berjalan berempat.
"Bella sama Della belom balik?" Tanya Abi ketika ingat 2 teman nya belum terlihat malam ini.
"Belom...Mereka mau balik malem banget, masih banyak kerjaan katanya." Jawab Githa yang sudah mendapatkan info tentang 2 teman nya itu.
"Yah udah, nanti gw yang nungguin mereka lah, siapa tau mereka gak dianter sama cowok nya, kan bisa gw jemput." Ucap Abi lagi, Abi memang begitu perhatian pada teman-teman nya, dan itu yang membuat mereka juga me lakukan hal yang sama untuk Abi.
Mereka berempat makan di tempat yang sama dengan Cinta, hanya saja Cinta dan Teddy sudah terlebih dahulu meninggalkan warung tenda ini sebelum Abi dan teman-teman nya datang.
"Mbak Cinta nya baru aja pergi." Ucap Kang Seafood yang memang kenal dengan Cinta dan semua teman-teman kontrakan nya
"Serius, Mang?" Tanya Fahri
"Iya Mas, Berdua pacar nya." Jawab Mamang Seafood
"Gak usah di perjelas kali Mang, Ada yang panas nih." Canda Githa dan Mamang Seafood pun tertawa
__ADS_1
"Aer di ember banyak tuh, Mas Abi!" Canda Mamang seafood dan Abi tertawa mendengar candaan mereka
"Besok tempat ini LENYAP." Canda Abi dan mereka tertawa bersama.