Temen Tapi Menikah

Temen Tapi Menikah
Bab 22


__ADS_3

Teddy berdecak kesal saat tiba di rumah kontrakan Cinta, Della membuka pintu pagar memberitahukan bahwa Cinta sudah berangkat 5 menit yang lalu.


Teddy menendang ban mobil nya, lalu masuk kembali ke dalam mobil, di nyalakan kembali handphone yang tadi dia sengaja matikan. Dan ada 5 panggilan masuk tak terjawab dari Cinta sekitar 10 menit lalu.


"Pagi-pagi udah bikin BT aja." Umpat Teddy dengan gemas nya, Teddy melajukan mobil nya dengan cepat, berharap masih bisa menyusul Cinta menuju kantor nya.


"Apalagi....." Teriak Teddy di sambungan telphone nya, saat ini Lisa tengah menghubungi nya


"Kamu dimana, Teddy?" Tanya Lisa


"Bukan urusan mu, Ada apa sih Lissss?" Tanya Teddy dengan geram


"Yah...Aku mau tau kamu dimana?" Jawab Lisa


"Gak penting buat kamu tau sekarang aku ada dimana" Jawab Teddy lalu memutuskan sambungan telphone nya.

__ADS_1


Teddy terus mengendarai mobil nya menuju kantor Cinta, namun jalanan sudah sangat padat, kemungkinan Teddy bisa mengejar Cinta itu kecil dan Teddy terus memaki mobil-mobil yang menghalangi laju nya kali ini.


"Beli sarapan buat Cinta dulu." Ide itu tiba-tiba muncul dan Teddy seketika tersenyum, Teddy akan menunjukan rasa bersalah nya dengan perhatian kecil untuk Cinta.


Teddy memarkirkan kendaraan nya di tepi ruko, lalu memesan 2 box bubur ayam, setelah pesanan nya selesai Teddy langsung mengendarai mobil nya. Dan tiba lah Teddy di gedung perkantoran tempat Cinta bekerja,


Teddy menghubungi Cinta lalu meminta nya turun ke Lobby gedung. Teddy sudah memasang wajah bersalah nya, satu tangan nya memengang plastik sarapan untuk Cinta, saat melihat Cinta datang menghampiri nya, Teddy pun berjalan maju ke arah Cinta


"Maaafff...Aku telat jemput kamu, Cint. Jalanan itu macet banget dari arah Apartement ku." Ucap Teddy saat mereka sudah berdiri berdekatan.


"Harus nya aku ga beli ini, jadi aku gak terlambat jemput kamu." Ucap Teddy dan Cinta mulai tersenyum, saat mendengar penjelasan Teddy.


"Maaf.." Ucap Teddy


"Males" Jawab Cinta tapi Cinta tersenyum saat mengatakan nya.

__ADS_1


"Ya udah, aku buang bubur nya." Jawab Teddy dan Cinta menarik tangan Teddy


"Kamu itu bikin aku bt tau." Ucap Cinta dengan jujur


"Maaf sayang ku." Jawab Teddy lalu mengusap pipi cinta dengan jari-jari tangan nya.


"Kamu beli apa sih? Ngerepotin diri sendiri banget." Tanya Cinta dan Teddy tersenyum


"Bubur kesukaan mu. Aku puter balik Cint." Ucap Teddy dan Cinta tertawa lalu mencubit pinggang Teddy dengan gemas.


"Mau sok romatis gitu?" Tanya Cinta dan Teddy pun tertawa


"Niat gitu Cint, Cuma gagal. Ya udah aku ga lama. Aku minta maaf, ini sarapan mu." Ucap Teddy dengan diplomatis dan serius, Kata-kata Teddy begitu menyakinkan Cinta, dan Cinta yang merasa bersalah saat ini


"Aku juga minta maaf, aku takut terlambat hari ini. Makasih buat sarapan nya, Maaf bikin kamu repot dan kamu pasti terlambat ke kantor mu." Jawab Cinta dengan melirik jam besar di dalam gedung perkantoran ini.

__ADS_1


"Gak masalah terlambat ke kantor, yang masalah buat aku itu kalo kamu marah dan gak terima penjelasan aku." Jawab Teddy.


__ADS_2