Tentang Luka Dan Cinta

Tentang Luka Dan Cinta
Memutar balikkan keadaan


__ADS_3

HM Kayla langsung berdetak dengan sangat cepat ketia dia mendapat pertanyaan itu dari sang suami, Alby menanyakan soal rahasianya, apa yang harus dia jawab?


‘A-apa mas Alby dan orang tuanya sudah mengetahui tentang kehamilan ku?’ Batin Kayla.


"Jawab Kayla." ucap Alby menekan suaranya, dia tidak membentak Kayla sama sekali.


"Mas, a-aku  minta maaf," Isak Kayla.


"Jawab!" ucap Alby, tanpa memandang Kayla, rasanya hati ALby begitu berdenyut nyeri, hati pernikahan yang seharusnya begitu membahagiakan berujung pahit. Alby menertawakan dirinya, jika memang benar kandungan Kayla sudah 4 minggu, bukankah seharusnya saat check up kesehatan, kehamilan itu terdeteksi? Lalu apakah Kayla mencoba membohongi Alby dengan rancana liciknya? Begitu kira-kira pertanyaan yang ada di dalam benak Alby.


"Aku tidak tahu," jawab Kayla dengan menundukan wajahnya.


"Apa?" Ucap Alby tak percaya, "apa kamu melakukan dengan banyak lelaki Kayla? Sampai kamu tidak tahu siapa ayah dari bayi kamu?" Tanya Alby tak percaya. Sangat terlihat kalau Alby begitu kecewa dengan Kayla, karena wanita yang dia nikahi, tidak sebaik yang dibayangkan. Haryanto juga menatap wajah Kirana dengan tatapan tajam, seolah mengatakan apakah ini menantu yang ingin dia pertahankan?


Kedua orang tua Alby dan Kayla hanya diam, mereka terlalu bingung harus bersikap bagaimana.


"Al, kamu harus sabar, coba tarik napas," ucap Haryanto, mencoba menenangkan putranya.


"Gimana aku bisa sabar Pah? Setelah aku tahu istriku hamil dengan lelaki lain, dan aku yang harus bertanggung jawab? Dia selalu memperlihatkan sisi wanita yang baik, tapi nyata, dia tidak sebaik itu." Ujar Alby, suara nya benar benar menyiratkan kekecewaan, bahkan sampai bibirnya bergetar menahan gejolak emosi.

__ADS_1


"Ini semua karena Sandra dan teman-temannya" jawab Kayla tiba tiba. Membuat Alby, Kirana dan Haryanto menatap Kayla dengan bingung.


"Apa? Siapa Sandra?" Tanya Fani pada putrinya.


"Mantan pacar mas Alby," jawab Kayla seraya terisak.


"Apa yang Sandra lakukan? Apa dia punya andil besar sampai kamu bisa begini?" tanya Alby serius.


"Iya, jelas dia punya andil besar Mas," jawab Kayla dengan lantang.


"Aku sangat menyukai Angkasa, yang tidak lain teman Sandra. Tapi aku terus ditolak,  dan dengan tidak tahu malunya aku selalu berusaha mengejar cintanya," Kayla menjeda kalimatnya karena terisak.


"Memang apa yang dia lakukan?" Tanya Kirana, bisa dilihat bahwa Kirana sangat marah mendengar Sandra adalah orang yang sudah menghancurkan kehidupan menantunya.


"Waktu itu, Angkasa mengajak aku bertemu, aku sangat senang tentunya karena aku merasa Angkasa mulai membalas perasaanku, dan yang membuat aku semakin bahagia, saat aku melihat Angkasa sudah sampai. Aku merasa Angkasa seperti menantikan kedatanganku, dia memakai pakaian yang semakin membuatnya berkarisma, dia sangat tahu bagaimana caranya membuat aku semakin terpikat," ucap Kayla, mulai mengarang sebuah cerita, dan nampaknya mereka semua sudah termakan cerita Kayla.


"Dan yang membuat aku semakin bahagia, ketika Angkasa sudah  memesankan minuman jus kesukaan ku. Aku meminum jus itu dengan senang hati, karena itu pemberian Angkasa, yang tidak lain, orang yang aku suka. Tapi ternyata, itu adalah kesalahan," Kayla mulai kembal terisak, membuat Kirana dan Fani yang mendengar ceritanya, mulai termakan cerita tersebut.


"Angkasa ternyata mencampurkan sesuatu ke dalam minuman ku, yang menyebabkan aku merasa pusing, mataku juga terasa begitu berat, aku ingin meminta tolong karena aku merasa ada yang aneh, namun bibir ku terasa kaku, aku tidak bisa mengatakan apapun, tubuhku terasa sulit untuk digerakkan. Dan tidak lama, aku tidak sadarkan diri," terang Kayla, dia benar-benar pandai merangkai sebuah cerita.

__ADS_1


"Sebelum menutup mata, samar-samar aku melihat Sandra dan teman-temannya datang membawa ku, aku sangat yakin bahwa itu adalah mereka, aku masih berusaha ingin minta tolong namun tidak mampu. Akhirnya aku pun pingsan. Saat terbangun aku sudah berada di kamar hotel sendirian, penampilanku," Kayla tidak melanjutkan ucapannya karena dia semakin meraung sampai sesenggukan. Benar-benar sangat ahli dalam bersandiwara, membuat semua orang yang mendnegar cerita Kayla percaya, bahkan mereka iba dengan apa yang menimpa Kayla, dan mengecap buruk Sandra dan teman-temannya.


"Sudah sayang, jangan di teruskan," Fani memeluk putrinya, begitupun Dias. Menangkan Kayla yang masih meraung dalam pelukan mereka.


"Kamu dengar Alby? Bagaimana wanita yang selama ini kamu bela? Dia begitu jahat sampai merusak masa depan orang lain. Apa sekarang kamu masih mengatakan bahwa Kayla jauh lebih baik dari pada Sandra?" tanya Kirana dengan amarah yang sudah di ubun-ubun.


"Apa buktinya Kayla?" Tanya Haryanto, entahlah. Haryanto masih sulit percaya bahwa Sandrasebagai sesama wanita bisa melakukan tindakan itu.


"Kayla tau, tidak akan ada yang percaya pada cerita Kayla. Tapi kalau memang Mas Alby mau bukti, Mas Alby bisa tanyakan pada teman-teman kampus ku, bagaimana hubungan ku dengan Sandra dan teman temannya. Mereka pasti akan menjawa bahwa hubungan kami sangat jauh dari kata akur, bahkan bisa Mas Alby tanyakan, apakah benar aku pernah mengejar Angkasa? Pasti jawaban mereka sama," ucap Kayla dengan berani. Jelas Kayla berani mengatakan hal itu, karena memang itu faktanya, semua teman kampusnya tahu soal bagaimana hubungan Kayla dan Sandra, bahkan mereka juga tahu bagaimana Kayla yang terus menerus mengejar cinta Angkasa, meskipu hanya bertepuk sebelah tangan.


"Aku juga sadar, aku bukan wanita yang pantas untuk mas Alby, aku rela dan siap jika memang Mas Alby mau menceraikan aku sekarang juga, meskipun itu menyakitkan," ucap Kayla semakin terisak. Perasaan Alby semakin tidak menentu, dia mengusap wajahnya frustasi, sedangkan Kayla masih terus ditenangkan oleh kedua orang tuanya. Tidak lama, Alby pun mendekati Kayla, sedangkan Fani dan Dias memilih menyingkir. Memberikan waktu untuk pasangan suami istri itu.


"Aku tidak akan menceraikan kamu, aku akan bertanggung jawab atas anak dalam kandungan kamu, aku janji akan menjadi ayah yang baik untuknya, dan juga suami yang bertanggung jawab untuk kamu," ucap Alby sambil memeluk Kayla.


"Kamu yakin Mas?" Tanya Kayla ragu.


"Aku yakin," Jawab Alby mantap. Mereka berdua saling bersitatap dan kemudian kembali saling memeluk.


"Terimakasih Mas," Ucap Kayla, dia semakin memeluk erat Alby, diam-diam Kayla tersenyum puas, karena akhirnya dia bisa memutar balikkan fakta, dia bisa menyelamtakan dirinya sendiri dan kembali menumbalkan Sandra beserta teman-temannya.

__ADS_1


‘Setidaknya dengan aku mengorbankan perasaanku,  rahasia tentang kamu yang telah menjebak Kayla, hingga membuat Kayla hamil tidak akan terkuak San, aku kecewa sekali dengan sikap kamu. Aku  bahkan tidak menyangka, kalau kamu bisa begitu tega merusak masa depan wanita lain, bukankah kamu juga seorang wanita Sandra?’ batin Alby.


__ADS_2