
‘Setidaknya dengan aku mengorbankan perasaanku, rahasia tentang kamu yang telah menjebak Kayla, hingga membuat Kayla hamil tidak akan terkuak San, aku kecewa sekali dengan sikap kamu. Aku bahkan tidak menyangka, kalau kamu bisa begitu tega merusak masa depan wanita lain, bukankah kamu juga seorang wanita Sandra?’ batin Alby.
‘Bagus, semua orang percaya dengan cerita ku. Dengan begini, aku yakin Mas Alby akan benci dengan Sandra dan aku tidak perlu lagi takut kalau Mas Alby akan berpaling dari ku, aku yakin mas Alby tidak akan pernah memaafkan Sandra,’ batin Kayla, dia tersenyum devil dan merasa dirinya sudah lebih unggu; dari pada Sandra.
Sedangkan di balik pintu kamar hotel, di mana Alby dan Kayla berada, 3 orang pria tengah menahan emosi mereka. Bima mengepalkan tangannya kuat saat mendengar cerita karangan yang dibuat oleh Kayla. Dia tidak pernah menyangka, kalau otak Kayla sepicik itu.
"Gue harus masuk dan bilang kalau itu cuman cerita karangan Kayla. Gue nggak terima nama baik kita semua dihancurkan oleh dia," ucap Bima dengan emosi yang menggebu.
"Tunggu Bim, jangan gegabah, kalau lo masuk, yang ada mereka akan curiga kalau kita udah rancang semua ini. Dan gue nggak yakin kalau mereka akan percaya sama sanggahan kita, mereka udah kemakan sama semua cerita Kayla," cegah Angkasa.
“Lo nggak denger Kayla bilang apa? Dia fitnah kita semua,” ujar Bima dengan nada emosi.
"Mending sekarang kita cabut." ajak Excel, dia tidak mau kalau ketahuan berada di sini. Mereka bertiga pun segara pergi dari sana sambil menyeret Nando yang tengah diliputi emosi karena kebohongan yang diciptakan oleh Kayla sangat merugikan mereka.
"Kenapa sih loe berdua seret gue!harusnya biar gua bilang semuanya, dan jelasin bahwa ittu bohong!" seru Nando emosi.
"Kita nggak punya bukti," ucap Angkasa.
"Dia aja nggak punya bukti, tapi dia bisa bikin mereka percaya," ujar Nando marah.
"Bim, tahan emosi lo dan coba berpikir jernih, kita nggak boleh gegabah," Excel mencoba menenangkan Nando yang begitu terbakar emosi, saat ini apapun yang mereka lakukan tidak akan ada benarnya.
"Dia bilang kan tadi, kalau kita punya hubungan yang nggak baik, bahkan semua anak-anak kampus tahu. Kayla menggunakan hal itu untuk meyakinkan mereka semua, dan jelas itu sudah menjadi bukti bagi Kayla. Mereka pasti berpikir bahwa kita benar-benar melakukan apa yang dituduhkan Kayla, kita harus cari bukti supaya kita bisa bersihin nama kita," ucap Excel.
__ADS_1
"Bener apa yang Excel bilang, mending sekarang kita ajak Sandra, Rissa, Felly dan Natasha pergi dari sini," ucap Angkasa, pasalnya akan sangat bahaya kalau orang tua Bima melihat Sandra berada di sini.
"Kenapa?" Tanya Bima.
"Gue yakin kalau nyokap Alby bakalan ngelabrak Sandra dan kita semua, karena gue tahu banget gimana nggak sukanya Tante Kirana ke Sandra. Mereka juga nggak segan menyebarkan fitnah itu ke semua orang, lo mau orang kita tahu soal fitnah ini?" tanya Angkasa. Dan mendapat jawaban gelengan Dari Bima dan Excel.
"Lo bener Sa, semua ini bakalan bikin rumit kita semua, ya udah kita cabut yuk." ajak Bima. Mereka pun bergegas kembali ke tempat resepsi, di mana Sandra dan teman-teman yang lain berada. Sandra dan teman temannya yang tengah bersantai duduk dikejutkan dengan kehadiran Bima, Angkasa dan Excel yang berlari dengan terburu-buru.
"Ada apa?" tanya Sandra khawatir, karena Bima, Angkasa dan Excel datang dengan tergopoh-gopoh.
"Nanti kita jelasin, kita cabut dari sini sekarang," titah Bima, tanpa dibantah mereka pun langsung pergi keluar dari tempat resepsi.
"Kita mau ke mana?" Tanya Felly setelah mereka berada di tempat parkir.
‘Sebenarnya ada apa sih?’ Batin Sandra was-was, dia yakin ada sesuatu yang terjadi, sampai Bima, Angkasa dan Excel datang dengan tergesa-gesa.
Sedangkan Kayla kini tengah beristirahat, untuk acara akan dilanjutkan meskipun tanpa kehadiran kedua mempelai. Alby sebenarnya bisa saja melanjutkan acara tanpa Kayla, tapi dia lebih memilih untuk menemani Kayla dan menjaganya.
"Alby kami titp Kayla ya," pesan Fani.
"Iya Mah, tenang aja Alby bakalan jagain Kayla kok. Maaf ya Mah, karena kami nggak bisa menemui tamu sampai selesai," ujar Alby.
"Sudah Al, kamu istirahat saja temani Kayla, masalah tamu undangan nggak perlu kamu pikirkan, serahkan pada kami," ujar Kari.
__ADS_1
"Iya Mah," jawab Alby mengangguk paham. Setelah itu merekapun pergi dari kamar Alby dan Kayla, kini hanya menyisakan Alby dan Kayla yang tengah beristirahat. Kayla terbangun dari tidurnya dan melihat sekeliling yang sudah sepi, hanya ada suaminya yang berdiri di dekat jendela.
'Mas Alby mikirin apa? Mikirin soal kehamilan ku, atau soal cerita ku yang mengatakan bahwa Sandra lah orang yang bertanggung jawab soal ini?' batin Kayla.
"Mas?" Panggil Kayla.
Alby pun menoleh kearah istri nya. "Kenapa bangun? Kamu butuh sesuatu?" tanya Alby sambil dengan begitu perhatian, Alby pun mendekat kearah Kayla.
"Aku mau ganti baju, Mas. Aku ngak betah dan bikin tidur nggak nyenyak," ucap Kayla manja.
"Ya sudah, aku akan memanggil penata rias agar datang kemari dan membantu kamu melepas gaun dan aksesoris," ucap Alby.
"Baiklah Mas, terimakasih ya," ucap Kayla seraya tersenyum. Dalam hati Kayla, dia merasa menang karena meskipun rahasia kehamilannya sudah terungkap, tapi dia tetap menjadi istri Alby, bahkan Alby bersikap perhatian.
"Samasama sayang," ucap Alby sembari mengusap puncak kepala Kayla, "oh ya Kayla," ucap Alby sambil menatap Kayla.
"Ada apa mas?" tanya Kayla penasaran, dia takut kalau Alby akan kembali membahas soal kehamilannya.
"Aku mohon, jangan bicarakan tentang Sandra yang sudah membuat kamu menjadi seperti ini, supaya yang orang-orang tahu bahwa anak dalam perut kamu itu adalah anak ku," pinta Alby.
"Baiklah Mas, aku nggak akan mengungkit soal Sandra dan teman-temannya," jawab Kayla dengan terpaksa, namun di hadapan Alby, tentu saja Kayla tidak bisa menunjukkannya, dia masih menunjukkan senyum terbaiknya.
"Terimakasih sayang," Alby memeluk Kayla dengan tersenyum tulus. Berbeda dengan Kayla yang mengepalkan tangannya.
__ADS_1
‘Sebegitu cintanya kamu pada Sandra mas? Sampai kamu mengatakan hal itu, kamu takut nama baik Sandra tercoreng?’ batin Kayla geram, dia tahu alasan Alby mau menerima anaknya karena yang Alby tahu ini adalah ulah Sandra, dan Alby merasa harus bertanggung jawab demi Sandra. Dan masih mencoba untuk melindungi Sandra tentunya. Tapi Kayla berjanji, akan membuat Alby membcenci Kayla, dengan cara apapun.