
Riuh tepuk tangan terdengar menggema di seluruh ruangan aula. Seorang Callista Quinza, model ternama dan papan atas yang selama ini mereka anggap hanya sebagai partner kerja QCL ternyata adalah pemilik sah nya.
Para model yang sebelumnya merendahkan dan tidak memang merasa tidak suka pada Callista semakin melongo tak percaya, ternyata atasan mereka sendiri selama ini adalah saingan terbesar mereka.
"Gue gak nyangka ternyata Lista pemilik QCL Group selama ini, gue kira nona Fiona Cloe, ternyata malah si Lista!" ucap salah seorang model QCL.
"Sshhht... Lo jangan kenceng-kenceng ngomong nya, Lo mau Lista denger, bisa besar kepala dia," jawab salah seorang lagi.
"Gue kesel, ini pasti karena dia Deket sama Teo, tunangan nya si Fero! eh ngomong-ngomong si Fero udah tau belum ya?"
"Lo kasih tau aja gih, gue bakal bilang ke temen gue yang satu agensi dengan Jovanka, itu artis baru yang jadi selingkuhannya Kevin, mantan suami dari Lista!"
"Bagus!"
Fiona mendengar kasak kusuk dari para model disana. Ia berjalan mendekat dengan posisi tangan melipat kedada.
"Udah puas bergosip nya?" tanya Fiona serius pada kedua model itu. Nampak kedua nya terkejut dengan kedatangan dari Fiona yang tiba-tiba sudah ada di belakang mereka.
"Nona Fio? Emmm Sej-ak kapan an-da berada disana?" tanya salah satu dari mereka.
Fiona menarik sudut bibir nya.
"Sejak kalian berdua bergosip tentang Callista!" jawab Fio tenang, namun aura wajah nya terlihat sedikit sangar..
“Kalian itu tau kan kalau Callista itu pemilik asli dari QCL, Selama ini kalian mengais rezeki dari dia! kok bisa sih dibelakang kalian bergosip, tentang CEO kalian sendiri lagi!” ucap Fiona lagi dengan ketus, selama ini memang sudah tidak asing lagi jika para sesama model mereka akan saling menjatuhkan satu sama lain, apalagi jika melihat jam terbang Callista jauh lebih padat dari mereka semua. Tapi selama ini Callista sama sekali tidak pernah mau ambil pusing dengan semua itu.
Kedua model itu tertunduk malu mendengar ucapan dari Fiona. Ada rasa malu, dan geram dihati mereka.
“Kenapa kalian berdua diam? tadi kalian begitu semangat sekali menceritakan Lista!”
“Maaf Nona Fio, kami tidak bermaksud begitu, kami hanya terkejut pemilik asli dari QCl Adalah Nona Callista, itu saja nona!” Ucap Salah satu model itu membuka suara dan membela diri.
“Terserah kalian deh, tapi pastikan cerita kalian itu tidak sampai terdengar langsung ke telinga Calista, kalian tau kan apa akibat nya! kalian bisa dipecat dari QCL!” Fiona memutar tumit nya untuk pergi meninggalkan mereka. Namun sebelum pergi, Fiona nampak ingin mengutarakan sesuatu pada kedua model itu.
“Dan ya.. Silahkan kalau kalian mau mengadu ke Jovanka dan juga Feronica, bagus kalau mereka tau, biar kejang-kejang sekalian!” ucapnya lagi yang di selingi dengan ketawa renyah.
Para model itu menatap heran Fiona, mereka saling melempar pandangan satu sama lain.
__ADS_1
Disisi lain.
Callista tengah menunggu Fiona di ruangan nya, tiba-tiba ponsel Lista berdering, ia merogoh tas nya dan melihat nama Teo tertera disana.
(Halo.)
(Quin.. Lagi dimana?)
(Kantor Honey, why?)
(Nanti malam kami sekeluarga mau bertandang ke keluarga Williams Quin!)
(Really?? secepat itu Teo?)
(Yeah.. Memang nya kenapa Quin? Nenek sendiri yang bilang, aku harus menghubungi mu hari ini.)
(Oke.. Aku akan bersiap dan kasih tau kabar baik ini ke orang tua aku ya?)
(Oke.. See you Honey, and love you!)
(Love you more honey!)
"Hei Lista? Why?" tanya Fiona.
"Eh Fi, tolongin gue dong!"
"Tolong apaan?"
"Bantuin gue cari baju, entar malam keluarga nya Teo bakal Dateng kerumah gue, ngomongin masalah pernikahan, gue nervous banget tau, sumpah ya... Rasanya jantung gue mau meledak, gue bakal dilamar secara resmi Fi!"? jawabnya kegirangan,
"Lis.. coba Lo atur nafas Lo dulu, pelan-pelan aja ngomong nya, gue denger Lis, gak budek gue, girang amat sih! kayak baru di lamar pertama kali aja deh!" ledek Fiona.
Lista yang semula kegirangan mendadak mencebikan bibir nya.
"Lo gak seneng amat sih liat temen nya bahagia! kalau sama Kevin kemarin kan beda!"
"Iya iya gue paham Lis, ya pasti gue bahagia lah, gue lagi kesel!" kata Fiona lagi, kini ia mengerucutkan bibir nya, dan membuang nafas secara kasar.
__ADS_1
"Lo kesel kenapa?"selidik Lista.
"Tadi ada model anak QCL, mereka shock dong tau kalau Lo itu CEO yang asli, pada gak suka kayak nya mereka sama Lo deh Lis, terus gue denger tadi, katanya mereka mau bilang sama Jo juga sama mantan tunangannya Teo si Fero itu!" terang Fiona panjang lebar.
"Siapa Fi?"
"Si Moana Ama Vallen!"
"Biar aja sih, mereka kan memang antek nya si Feronica, kalau soal Jo, terserah mereka! Gue gak takut sama sekali, udah lah gak usah Lo pikirin ucapan mereka, mending sekarang kita keluar buat jalan-jalan sembari temeni gue cari baju yang cocok buat dipake entar malem!"
Fiona menuruti Lista, mereka keluar untuk jalan-jalan dipusat perbelanjaan.
Dirumah sakit
Nampak dua orang pemuda tengah bercakap-cakap. Mereka adalah Kevin dan juga Jimy.
"Thanks banget Jim, Lo udah nyelametin nyawa gue," ucap Kevin.
"Udah pasti lah Vin, gue gak mungkin ngebiarin elo mati gitu aja ditangan Abraham dan juga Calliara, dendam kita belum tuntas kan!" jawab Jimy, wajah nya yang agak tenang, namun menyimpan amarah dan dendam yang teramat besar.
"Jadi, mereka berhasil melumpuhkan klan Pisau merah?"
"Iya , sepertinya kita harus menyusun rencana yang matang untuk membantai mereka, kepala dari klan pisau merah yang terkenal anti benda tajam aja mampu mereka kalahkan, apalagi kita yang gak punya kemampuan apapun!" terang Jimy lagi.
"Gue tau caranya Jim, Lo tenang aja!" jawab Kevin dengan seringai licik diwajah nya. meskipun kini tubuh nya tengah terbalut pakaian rumah sakit,namun semangat nya untuk balas dendam, masih menggebu-gebu. Ia mengepalkan tangannya yang masih memegang sebuah garpu, Hingga terlipat menjadi beberapa bagian. Hal itu menunjukan seberapa besar amarah nya saat ini.
"Apa rencana lo?"
"Lo bakal tau nanti! pastiin aja tanggal pernikahan Teo dan Lista!"
"Lo tau kalau Lista bakal nikah lagi?"
Kevin beralih memandang Jimy, tatapan yang semula keluar jendela kamarnya,kini beralih ke Jimy.
"Lo pikir gue bodoh! meskipun gue disini, mata gue ada dimana-mana Jim! bukan rahasia umum lagi berita nya, udah tersebar di seluruh kota!"
"Lo rela Lista nikah lagi!"
__ADS_1
Prannngg