Terbiasa Tanpamu

Terbiasa Tanpamu
Bab.47


__ADS_3

Lista berdiri dengan senyum devil nya.


“Oohh ck ck ck! Aku terharu atas kesetiaan mu itu Jim! lihat tuan Kevin... sekretaris mu ini, eh bukan... teman setiamu ini sungguh sangat menyayangi dirimu, tapi boleh aku beri saran?” balas Lista lagi, ia memainkan belati kesayangan nya di tangan nya, membuat Jovanka dan Fero semakin merinding.


Mereka baru tahu, kalau ternyata Callista yang mereka kenal anggun dan tak banyak bicara, aslinya jauh lebih menyeramkan seperti wanita yang psikopat.


“Hentikan atau ku patahkan lehermu Callista!” ancam Jimy memperingati Lista. Baru saja Jimy hendak menjegal kaki mantan istri Kevin , tapi pergerakan nya sangat mudah dibaca oleh Lista, hingga kaki Jimy lah yang lebih dulu dijegal oleh nya. Jimy langsung meringis kesakitan menahan kaki nya yang diinjak oleh Lista.


“Jurus murahan mu ini tidak mempan padaku Jimy! aku mulai bosan bermain-main dengan kalian!! peringatan terakhir dariku, jika sampai kalian semua berusaha mengganggu rumah tangga ku dengan Teo, dikemudian hari kupastikan jari-jari tangan kalian akan lepas dari tempat nya!” Lista melepaskan pijakan kaki nya pada kaki Jimy lalu berlalu keluar dari sana.


Setelah Lista pergi, Fero dan Jo bernafas lega, sedangkan Jimy dan Kevin mengumpat dengan kesal.


“Brengsek!” Kevin meninju udara menahan kekesalan nya.


“Tenang Kevin, kita pikirkan cara lain!”


“Aku gak ikutan deh sayang, aku takut ancaman Lista beneran, aku gak siap ya kehilangan jari-jariku!” sahut Jo, setelah melihat langsung dengan yang baru saja terjadi, tentu semua itu membuat nyali Jo menciut, begitu juga dengan Fero, saingannya bukan perempuan biasa yang hanya mengandalkan tubuh nya saja.


“Kau menyerah karena gertakan sambal dia?”


“Please baby.. itu bukan gertakan sambal! kamu gak lihat gimana sorot mata nya tadi, benar-benar bukan Callista loh!!”


“Jo! kamu lupa selama ini aku lebih mentingin kamu daripada dia? secantik apapun dia tetap aku gak pernah tertarik! dan sekarang saat aku dalam masalah kau mau lari?? seriously?? hanya sebatas ini rasa cinta mu padaku?” Kevin memicingkan matanya menunggu jawaban dari Jo. Sebenarnya Kevin tak masalah jika Jovanka tidak mencintai nya, itu sama sekali tidak penting untuknya, hanya saja, Jo bisa jadi umpan yang baik untuk membantunya melawan Callista dan Abraham.


“Bukan begitu sayang, aku takut dengan cara Lista tadi, gimana kalau ternyata dia beneran bakal ngelepas jari-jari aku!” jawab Jo, jelas ia takut kehilangan Kevin, aktor kaya raya yang mampu menjamin segala hidup nya, mana mungkin akan dilepaskan begitu saja.


“Kalau begitu berpihak lah padaku!”


“Baiklah..” jawab Jo akhirnya.


“Kita jangan mau kalah dengan mereka Vin! meskipun mereka sangat kuat, tapi aku yakin mereka juga punya kelemahan!” Kevin berpikir keras, keluarga Abraham semua nya sangat kuat. Calliara dan Calliana adalah duo wanita yang tak tertandingi kungfu nya. Sedangkan Abraham sendiri, raja dari para mafia. Ditambah lagi dengan Callista dan Teo yang ternyata adalah Black king, pembunuh paling dingin yang ditakuti banyak orang, bagaimana cara nya melumpuhkan mereka semua! sekelas klan pisau merah saja bisa kalah telak!

__ADS_1


“Sial! otakku buntu memikirkan semua itu Jim! kau tahu kan mereka semua sangatlah kuat, sekelas Klan besar dari pisau merah saja mereka kalahkan dengan mudah,”


“Tunggu deh! Klan pisau merah? itu bukannya terkenal dengan racunnya yang mematikan ya?” tanya Fero menyela obrolan Kevin dan Jimy, ia sangat penasaran dengan semua itu.


“Iya.. terkadang para pengusaha disini, bersaing dengan melenyapkan musuh dengan menyewa Klan mereka! dan kalian tahu kan saingan terberat Klan pisau merah adalah Black King, dan kau tahu siapa itu Black king?” Fero menggeleng.


“Laki-laki yang kau puja-puja selama ini!”


“Mak-sud mu.. Teo?”


“Ya!”


“Aku harus memberi tahu Daddy! Daddy harus tahu kalau Teo itu adalah Black King!” Dengan cepat Fero langsung mendial nomor Daddy nya, saat panggilan tersambung, ponsel nya langsung dirampas oleh Kevin.


“Apa-apaan kau ini! kau mau semua orang tahu kalau dia Black king?” rutuk Kevin kesal.


“Terus masalah nya apa? justru ini kabar baik untuk keluarga ku Kevin! Mereka akan mendesak Teo untuk menikahi aku kalau tidak ingin rahasia nya terbongkar!”


*


*


Dikanyor, Teo mondar-mandir memikirkan istrinya yang menurut bodyguard yang diutus Teo untuk menjaga Lista, ia sedang berada di sebuah resor dan disana ada Kevin cs.


Meskipun Lista sangat jago melindungi dirinya sendiri, tapi tetap saja, sebagai suami ia merasa was-was dan sangat takut.


“Kenapa s'ih Te!” tanya Jerry yang melesak masuk begitu saja tanpa ketukan pintu, dapat tergambar jelas diwajah Teo kalau saat ini pria itu tengah memikirkan sesuatu.


“Lista pergi ketemu Fero!”


“So..”

__ADS_1


“Ya gue cemas Jerry! disana ada Kevin dan juga Jimy!”


“Gue mah percaya sama kakak ipar, dia bisa jaga dirinya baik-baik, bela diri nya juga hebatan dia ketimbang gue Te!” jawab Jerry enteng Membuat Teo memicingkan mata nya.


“Lista kesana sama Fiona loh!”


“Ya Ter... Eh tunggu sama Fiona?”


“Iya.. Calon istri Lo! kalau sampai mereka berantem disana, bisa diundur nikahan Lo kayak nya!”


“Gila! kenapa Lo gak bilang dari tadi sih Teo!” Jerry langsung berlari keluar ruangan.


“Mau kemana?”


“Ya nyusul mereka lah! memang nya Lo gak khawatir,”


“Barusan Lo bilang, kalau Lo percaya kakak ipar loh bisa jaga diri baik-baik!” ejek Teo.


“Ya kalau Lista gue yakin, nah Fiona.. dia tuh gak bisa bela diri sama sekali Te!” geram Jerry.


“Siapa bilang! aku bisa kok sedikit-sedikit!” suara lembut wanita yang sangat Jerry kenali tiba-tiba terdengar, Jerry menoleh ke arah sumber suara, ternyata sudah ada Callista dan Fiona disana.


“Sayang..” Jerry langsung berhambur memeluk Fiona. Sedangkan Lista masih diam mematung memandang ke arah Teo, mengingat kejadian cctv tadi mendadak Lista jadi kesal sendiri.


Teo datang mendekati sang istri. Ia sudah bersiap hendak memeluk Lista,namun di tolak.


“Berhenti di situ! aku masih sebel sama kamu ya.. jangan deket-deket!” kata Lista dengan wajah kecut.


“Ya ampun sayang.. kamu kan udah lihat cctv, aku gak salah loh!”


“Terserah! kamu ngebiarin Fero jadi salah satu model kita aja itu udah salah! ditambah dia sentuh-sentuh kamu dan kamu no respon! itu jadi kesalahan kedua kamu, jadi stop disana!”

__ADS_1


Teo pasrah, ‘Beginikah mengahadapi pasangan yang lagi ngambek!’ batinnya sambil garuk-garuk tengkuk nya yang tidak gatal, situasi yang sangat serba salah menurut nya. Diam salah , dibujuk juga salah.


__ADS_2