Terbiasa Tanpamu

Terbiasa Tanpamu
Bab 46


__ADS_3

Teo pusing tujuh keliling saat ini, meskipun istrinya itu hanya salah paham saja, tapi ia juga merasa resah.


Berulang kali Teo mencoba menelpon Lista, namun panggilan nya selalu di tolak.


“Ya ampun sayang.. Marah mu ini membuat aku gelisah!” umpat Teo sendiri.


Sedangkan Lista, ia datang ke kantor Fiona.


“Loh Lis.. Kenapa muka lo? kusut amat, pengantin baru itu ceria harus nya, nah elo..”


“Tau ah, gue sebel sama Teo!” ucap nya dengan misuh-misuh, ia membanting tas nya diatas Kursi tamu diruangan Fiona.


“Kenapa?”


“Gue tadi liat Fero datang ke kantor Adelio, dan lo tahu di dada nya itu loh, ada bekas gigitan, jijik gue liat nya Fi.. Gue yakin itu pasti kerjaan Teo, mana badannya bau parfum Teo lagi!”


“Ha.. Masa sih Lis.. Gak mungkin ah Teo begitu, kenapa lo hak cari tau aja sih, daripada prasangka lo buruk ke suami lo sendiri!” nasehat Fiona.


Lista berpikir benar juga yang dikatakan Fiona, kenapa ia tidak selidiki sendiri.


“Coba lo telpon Jerry Fi.. Gue mau ngomong!”


“Oke sebentar!”


Tak lama Fiona mengotak atik ponsel nya untuk menelpon sang kekasih.


“Halo sayang.. ”


(Kenapa sayang..)


“Ini Lista mau ngomong sama kamu!”


Lista langsung mengambil alih ponsel Fio untuk bicara pada Jerry.


“Jerr, diruangan Teo ada Cctv kan?”


“Ada kak, mau aku kasih?”


“Kirim ke aku segera ya, plus cctv di depan ruangan Teo dan didalam lift tadi,”


“Oke..”

__ADS_1


Jerry sudah mengirimkan seluruh cctv disana, benar saja kalau Fero mencoba merayu suami nya, dia dengan sengaja memeluk Teo dari belakang, namun Teo menepis nya, ‘Jadi ini penyebab tubuh mu bau wanita ulat bulu itu.. Menyebalkan!’ batin Lista dalam hati.


Dari keseluruhan isi Cctv tersebut, tak ada tanda-tanda jika suami nya bermain dibelakang nya seperti dugaan nya itu.


“Gimana Lis.. Ada bukti?”


“Gak ada Fi.. Dasarnya si ulat bulu itu yang kegatelan sama Teo, dia cari gara-gara sama gue ini kayak nya!” Lista langsung beranjak dari tempat duduknya dan menyambar tas nya.


“Eh elo mau kemana?” tanya Fiona.


“Mau ketemu si jal*ng sialan itu, kenapa?”


“Gue ikut dong, duh bahaya entar kalau lo peti sendirian..”


“Lo pikir gue selemah itu Fi!”


“Enggak gitu Lis, damage anak nya Williams emang beda!”


“Serah lo deh, tapi inget ya.. Kalau lo ikut, lo harus diem aja waktu gue ngasih pelajaran sama si kunti itu!”


“Kunti?”


“Oke bos!”


Lista dan Fiona pergi menemui Feronica di tempat biasanya ia datangi, sebuah tempat yang dijadikan ajang kumpul-kumpul para kaum model.


*


Sementara itu, ditempat yang dimaksud oleh Lista, Fero, Jovanka dan juga Kevin serta Jimy sedang menikmati pesta mereka, mereka merayakan awal dari rencana mereka.


“Seperti nya Lista sudah termakan dengan jebakan gue Vin!”


“Bagus kalau memang benar, tapi lo jangan senang dulu, Lista itu anak nya Abraham girls.. bringasnya bisa sama atau pun lebih, jadi lo harus hati-hati!” sahut Kevin.


“Ya.. Dia bisa bela diri, gak nyangka kan, muka yang cantik bagai dewi itu ternyata anak seorang mafia besar?” timpal Jimy.


“Halah, palingan semana sih kuat nya dia!” Fero mengambil gelas nya hendak meminum wine nya, namun.. Tanpa disangka, gelas itu pecah seketika.


Prang...


“Awww!” Teriak Fero terkejut, sekaligus merasakan sakit, karena jarinya terkena serpihan dari kaca gelas itu.

__ADS_1


“Apa-apaan ini!” pekik nya lagi.


“Gimana rasa nya Fero?? bidikan ku tepat sasaran!” ucap Lista dengan meniup ujing jari nya yang berbentuk pistol, ternyata semua itu ulah dari Lista, ia membidik gelas yang ada ditangan Fero dengan belati kesayangan nya, yang entah bagaimana cara nya lagi belati itu langsung kembali pada tempat nya lagi.


“Callista! brengsek kau!” Fero mendekati Lista dan langsung menjambak rambut Lista, Fero menjambak nya dengan sekuat tenaga yang dia punya, namun seperti nya Lista tak bereaksi sama sekali.


“Kau pikir aku akan merasakan sakit,” Lista langsung meraih tangan Fero dan membekuk nya kebelakang tubuh nya.


“Awww sakit, Kevin tolong aku!”


“Ohh.. ternyata ada mantan, plus selingkuhannya disini!” sahut Lista lagi, sebenar bya ia sudah tahu jika disana ada Kevin dan juga Jo, para musuh nya sedang berkumpul disana, jadi ibarat menimpuk burung, kali ini satu sangkar akan jadi sasarannya.


Kevin menatap Lista tanpa ekspresi, sedangkan Jo, ia sudah beringsut mundur dan berlindung dibalik tubuh Kevin.


“Kau pikir dengan kau menganiaya Fero aku akan bereaksi??” ejek Kevin, ia menyipitkan mata nya untuk menyerang mental Lista, dulu...saat ia bersikap seperti itu, Lista akan mulai takut dan goyah.


“Kau pikir aku Callista dengan wajah istrimu??” Lista menyunggingkan bibir nya, dengan tangan yang masih mengunci tubuh Fero, Fero sendiri merasa terkurung didalam sana, dia heran.. Ia dan Lista sama-sama perempuan, tapi kenapa Lista jauh lebih kuat dari nya.


“Jangan karena kau anak seorang Abraham lantas aku takut padamu! kau salah Lista!”


“Aku datang kesini bukan untuk menakuti mu, tapi memperingati mu Kevin Lano Alberto!”


“Really???”


“Sudahlah... Kau pikir dengan kau hidup begini kau menganggap papa ku salah sasaran??”


“Dia bangga karena dia pikir dia selamat dari pedang om Abraham!” timpal Fio lagi.


“Ya Fio kau benar, aku rasa tuan dihadapan ku ini berpikir sama dengan yang kau katakan! tapi sayang nya itu semua sebuah kesengajaan, apa kau pikir orang yang terkena hunusan pedang Abrahan Williams akan selamat??”


Kevin mengepalkan tangan nya dengan kuat, ia baru sadar kalau ucapan Lista ada benar nya, selama ini yang ia tahu hunusan pedang Abraham tidak pernah meleset, apa itu artinya Abraham sudah menyiapkan sesuatu yang jauh lebih menakutkan untuk nya.


‘Tidak!! Lista pasti bohong!’ lirih Kevin dalam hati.


“Kenapa?? kau merasa gemetar saat tahu kebenarannya?? jangan anggap aku bodoh Kevin, nyalimu itu tidak ada apa-apa nya bagiku!” Lista melempar Fero ke dalam pelukan Kevin dengan kasar.


“Silahkan saja jika kalian akan melakukan apapun, tapi Kevin tidak sendirian, ada aku!” sambung Jimy.


“Oh...Ternyata bawahan mu pun ikut melindungi dirimu?? tapi apa kau tahu kalau dia ini hanya seorang penjilat?? kau pasti tidak sadar kalau selama ini dia berdiri disamping mu, hanya untuk menjadikan kau itu pion balas dendam nya! benar kan Jimy??”


“Ngomong apa kamu? jangan racuni pikiran Kevin dengan asumsi busuk mu itu! Aku menyayangi Kevin melebihi siapapun!”

__ADS_1


__ADS_2