Terjebak Oleh Masa Lalu

Terjebak Oleh Masa Lalu
Bap 14


__ADS_3

Sepulang Alaric, ia melihat Alesha yang tertidur disofa dengan tv yang menyala.


Alaric pun makan duduk dilantai tepat disebelah Alesha tertidur.


Selesai makan, Alaric bersandar dikepala Alesha yang masih tertidur sambil menciumi tangan Alesha.


"Emh... awaslah" ucap Alesha.


"Mending kamu mabuk ajadeh" ucap Alaric.


Alesha memukul bahu Alaric...


"Uda dong marahnya, kamu gak kasihan sama aku" Alaric berbicara dekat diwajah Alesha.


Alesha hanya diam dan cuek...


"Kita mulai semuanya dari awal, aku janji selalu jujur sama kamu" Alaric mencium kening Alesha.


Alesha menatap Alaric dan mencium pipinya...


Alaric pun kembali menciumi Alesha berulang kali.


"Emmm... uda stop" Alesha menahan Alaric yang terus menciumnya.


Alaric mengatakan bahwa dirinya sangat senang sekali bisa melihat Alesha tersenyum...


Semenjak ini, hubungan Alesha dan Alaric menjadi lebih baik dari sebelumnya.


Mereka juga tidak lagi tinggal bersama ibu Alesha melainkan menetap dirumah Alaric yang biasa mereka tinggali.


Disisi lain...


Tidak sengaja Reza bertemu dengan Putti di cafe bersama Reua.


Reza yang mengetahui bahwa Putti adalah teman Alesha pun menghampirinya, ia meminta izin pada Putti untuk bergabung dimeja yang sama, Putti pun mengizinkannya.


Reza sengaja tidak membahas soal Alesha pada Putti, ia lebih memilih membahas hal lain.


"Aku belum pernah loh masuk club" ucap Reza.


"Gabunglah sama kita kalau ada waktu" ucap Reua.


Ini awal kedekatan Reza dan Putti, karna Reza sendiri memang sengaja mendekati Putti agar lebih banyak mengetahui tentang Alesha nantinya.


Malam ini Reza bergabung dengan Putti di club...


Putti juga mengenalkan Reza pada teman-teman lain, disana Putti juga tidak mengatakan pada teman-teman bahwa Reza adalah mantan suami Alesha.


Teman-teman pun tidak ada yang mengetahuinya kecuali Putti saja.


Melihat di club tersebut banyak wanita cantik, Reza pun mendekati salah satunya.


Reza juga mengajak Reua dan Raffael memakai narkoba, hanya Jefkha yang menolak ajakan tersebut.


Sejak saat ini Reza sering masuk ke club dan berganti-ganti pasangan.


Namun sudah beberapa kali Reza bertemu dengan Putti ia tidak pernah melihat Alesha bersamanya.


Seminggu berlalu...


Tepat dihari ini malam Minggu, Alaric mengajak Alesha ke club bergabung bersama Jefkha.


"Gantian dong, aku pengen minum kaya kamu kemaren" Alaric berbaring dipaha Alesha.

__ADS_1


Alesha pun mencubit pipi Alaric...


"Kamu nyindir aku" ucap Alesha.


Alaric pun tertawa...


Alesha dan Alaric pun bersiap untuk ke club...


Setiba diclub...


Saat Reza masih duduk berduaan dengan wanitanya, ia melihat Alesha datang bersama seorang lelaki.


Tatapan Reza pun terus terfokus pada Alesha dan Alaric, ia merasa kesal karna Alesha meninggalkannya.


"Oh... ini alasan kamu ninggalin aku" dalam hati Reza.


Reza terus memperhatikan kemesraan Alesha dengan Alaric.


Selang beberapa waktu, Reza melihat Alesha yang berjalan menuju toilet. Dengan cepat, Reza pun mengikutinya.


Reza menunggu Alesha didepan pintu toilet.


Ctekkk... suara kunci pintu toilet yang dibuka oleh Alesha.


Dan saat Alesha membuka pintu, ia sudah melihat ada Reza dihadapannya. Alesha melanjutkan langkahnya namun Reza menahannya dan mendorongnya masuk ke toilet.


Alesha pun mulai ketakutan...


"Kaget kamu..." Reza menahan kedua tangan Alesha.


Reza menatap Alesha dari dekat dan seperti akan menciumnya.


Alesha pun memalingkan wajahnya dari tatapan Reza.


Reza membalikkan tubuh Alesha kearah tembok dan tetap menahan tangannya.


"Lepas Re..." Alesha mencoba melepaskan tangannya dari Reza.


Reza mencium bahu Alesha sambil mengelus pahanya...


"Lepasin... atau aku teriak" ucap ketus Alesha.


"Silahkan teriak sekuat yang kamu mau aku gak takut" ucap Reza.


Dering ponsel Reza berbunyi...


Saat Reza melihat ponselnya, Alesha pun berkesempatan mendorong Reza dan keluar dari toilet.


Alesha mendekati Alaric kembali...


Reza pun keluar dari toilet dan berdiri tepat disebelah Alaric dan Alesha.


Alaric menciumi Alesha yang dimana Reza terus memperhatikannya dengan tatapan marah, ia pun mendekati Jefkha dan menanyakan siapa lelaki yang bersama Alesha.


"Itu suami Alesha" ucap Jefkha sambil merokok.


Perasaan Reza pun semangkin tidak karuan mendengar Alesha sudah menikah lagi.


Wanita yang bersama Reza tadi pun menghampirinya...


Alesha memperhatikan wanita tersebut yang ia fikir itu adalah kekasih Reza.


Reza juga sengaja bermesraan dengan wanita tersebut, karna ia mengira dengan seperti itu akan membuat Alesha cemburu, yang ternyata Alesha malah cuek dan tidak memperdulikannya.

__ADS_1


Kehadiran Reza malam itu membuat Alesha tidak nyaman dan terus memaksa Alaric untuk pulang. Namun karna masih asyik dengan suasana Alaric pun meminta Alesha untuk bersabar dan menunggu.


Reza terus memperhatikan Alesha, sehingga membuat Alesha semangkin tidak nyaman dan memilih duduk diam disudut sofa.


Melihat Alesha yang terlihat berbeda dari biasanya, Jefkha pun menghampiri...


"Kamu kenapa duduk terus dari tadi?" tanya Jefkha.


Alesha mengatakan bahwa mantan suaminya berada di club yang sama. Ia merasa takut dengan tatapan Reza yang tajam, teringat dengan masa lalunya saat berumah tangga dengan Reza selalu mendapatkan kekerasan.


Jefkha pun heran mengapa Alesha mau dengan lelaki yang tempramen. Saat berpacaran Reza tidak pernah melakukan kekerasan, Alesha menikah dengan Reza juga karna dirinya yang sudah ditiduri oleh Reza, oleh sebab itu Alesha terus mengejar Reza agar mau menikahinya. Karna Alesha tidak ingin jika dirinya diberi segel gadis tidak perawan.


"Reza uda gabung sama kita dari Minggu lalu loh" ucap Jefkha.


"Putti tau kalau Reza mantan suami kamu?" tanya Jefkha.


Alesha mengangguk...


Jefkha sangat menyayangkan sikap Putti karna mengizinkan Reza bergabung dengan mereka.


"Lain kali aku gak bisa gabung kalau ada Reza" ucap Alesha.


Alesha pun kembali mendekati Alaric dan memintanya untuk pulang, namun masih saja Alaric menolaknya.


"Kamu temeni aku dulu ya" ucap Alaric.


Alesha tersenyum dan mengangguk...


Waktu kunjung club pun habis...


Alaric dan teman-teman yang lain pun kembali kerumah masing-masing.


Diperjalanan...


Alaric menanyakan pada Alesha mengapa malam ini ia terus meminta kembali lebih awal. Alesha beralasan bahwa perutnya yang merasa tidak enak karna harus berkali-kali ke toilet.


"Kamu makan apa?" tanya Alaric.


"Aku makan mie level" jawab Alesha.


Alaric pun melarang Alesha untuk tidak lagi memakan makanan tersebut.


Alesha hanya mengangguk...


Sampai dirumah...


Saat berbaring ditempat tidur Alesha masih memikirkan Reza yang sudah melewati masa tahanan.


"Bukannya vonisnya dua tahun masa tahanan" dalam hati Alesha.


Tatapan Reza malam itu seperti penuh dendam pada Alesha membuat Alesha menjadi tidak tenang.


Terlagi Alesha mengetahui Reza adalah seorang yang nekat.


"Apalagi dia uda jadi mantan napi, pasti mangkin gila tu orang" dalam hati Alesha.


Pkkkk...


Alaric memukul bokong Alesha yang berbaring membelakanginya.


"Sini dong..." Alaric memegang lengan Alesha.


Alesha pun berbaring memeluk Alaric.

__ADS_1


__ADS_2