Terjebak Oleh Masa Lalu

Terjebak Oleh Masa Lalu
Bap 17


__ADS_3

Sampai dirumah...


Alaric mengetuk pintu dan Alesha membukanya.


"Baju kamu kok sobek?" tanya Alesha.


"Kamu ambil minuman dingin untuk Jef ya" ucap Alaric.


Alesha pun mengambilnya...


Terlihat Jefkha yang sudah duduk disofa bersama Alaric...


"Jef... dari mana kalian?" tanya Alesha.


"Kita dari club tadi" jawab Jefkha yang terus memperhatikan memar dilengan Alesha dan wajahnya.


Alesha pun duduk disofa tepat dihadapan Jefkha dan Alaric.


"Bener... memar ditubuh kamu karna Reza" ucap Alaric.


Alesha terdiam karna bingung harus menjawab apa...


"Kamu minta aku selalu jujur sama kamu, bisa kan aku minta itu juga sama kamu" ucap Alaric.


Mata Alesha berkaca-kaca...


"Jef... kamu lihat ini, separah ini" Alaric menaikan sedikit dress yang dipakai Alesha, memberitahu memar dipaha Alesha yang terlihat parah.


"Kamu ngomong ajalah, jangan takut" ucap Jefkha.


Dengan terbata-bata Alesha pun mengatakan hal yang terjadi saat itu yang dimana ia tidak sengaja bertemu dengan Reza ditaman Apartmen saat akan menemui Thewiq.


"Aku ribut sama Reza soal perceraian yang gak dia terima" ucap Alesha.


"Kamu kenapa gak ngomong ke aku sayang" ucap Alaric.


"Aku takut kamu marah nantinya, aku gak mau kamu berurusan sama Reza karna dia orang gila, aku takut kamu kenapa-kenapa" ucap Alesha.


Teringat dengan hal tersebut membuat tangis Alesha menjadi pecah kembali.


Alaric duduk mendekati Alesha dan menenangkannya...


Hanya satu hal yang tetap menjadi rahasia Alesha, yaitu saat Reza sudah memaksanya melakukan hubungan intim.


...


Semenjak hal yang sudah menimpa Alehsa, ia lebih sering dirumah. Alaric melarang Alesha untuk pergi terlalu jauh dari rumah.


Disisi lain...


Reza menghampiri rumah Putti dan bercerita dengannya tentang Alesha. Ia mengatakan bahwa saat ini hidupnya menjadi tidak tenang setelah mengetahui Alesha sudah memiliki suami. Ia merasa tidak terima Alesha menceraikannya hanya demi lelaki lain.


"Wanita itu perlu kasih sayang, kebutuhan tercukupi, dan waktu. Alesha gak dapetin itu semua selama sama kamu" ucap Putti sambil merokok.


"Iya... tapi aku sayang sama Alesha aku gak pernah selingkuhin dia" Reza berbaring disofa.

__ADS_1


"Bukan gitu cara kamu sayang sama Alesha, sikap kasar kamu itu, cara kamu salah. Kata berubah saat ini uda gak diperlukan lagi bagi Alesha. ucap Putti ketus.


Reza hanya diam menatap sinis Putti...


Dalam hati Reza mengatakan bahwa ia tetap akan berusaha merebut Alesha kembali.


....


Waktu terus berlalu...


Reza tidak lagi pernah melihat Alesha baik di club atau dimana pun.


Nomor ponsel Alesha juga sudah tidak bisa dihubungi.


Tiba dimana hari ulang tahun Putti akan dirayakan malam ini dengan meriah diclub.


Alesha dan Alaric pun ikut menghadiri acara tersebut, yang dimana saat itu belum terlihat Reza.


Alesha juga tidak tahu jika Putti mengundang Reza.


Belum lama Alesha berada diclub bersama Alaric, Reza datang bersama wanita untuk menemaninya diclub tersebut.


Alesha merasa heran, dengan Reza yang terus berganti pasangan.


"Hih... selain suka kasar, narkoba ternyata juga suka ganti-ganti pasangan" dalam hati Alesha.


Melihat Alesha, Reza mengedipkan sebelah matanya, yang kemudian Alesha langsung memalingkan wajahnya.


Alaric kaget melihat Reza yang juga datang diacara tersebut, ia terus menatap Reza dengan tatapan yang tajam.


Tatapan Reza pun seakan mengejek Alaric...


Acara pun berlangsung, mereka masing-masing asyik menikmati musik dan minuman yang tersedia.


Reza terus memperhatikan kemesraan Alaric dan Alesha membuatnya merasa cemburu.


Ia juga menyadari bahwa selama hidup dengan Alesha ia tidak pernah bersikap manis seperti Alaric memperlakukan Alesha.


Saat ini Reza merasa bahwa dirinya sudah bisa memberikan kasih sayang, kebutuhan yang cukup, dan juga waktu seperti yang dikatakan Putti saat itu. Walaupun sebenarnya sudah terlambat tapi Reza merasa tidak ada yang terlambat selagi dirinya akan terus berusaha mengambil hati Alesha kembali.


Ia terus memperhatikan kemesraan Alesha dan Alaric, canda tawa mereka selalu diperhatikan oleh Reza. Ia belum pernah melihat senyum Alesha selepas saat ini, selama mereka berumah tangga hanya keributan dan wajah kusut yang ia lihat dari Alesha, berbeda dengan saat yang ia lihat kali ini.


Dipertengahan waktu mereka semua pun mulai mabuk, dan tidak sengaja saat Alesha bercanda dengan Thewiq, Alesha menyenggol meja didepan Reza yang kemudian minuman dimeja tersebut tumpah dan membasahi celana Reza juga pasangannya.


Dengan spontan Reza mendorong meja tersebut dengan keras...


"Awww..." Alesha memegang betisnya.


Reza langsung bersandar disofa dan memegang kepalanya, ia merasa lemah sekali karna tidak bisa mengontrol emosinya.


Alesha dan Thewiq pun ke toilet...


Didalam toilet Alesha terus mengomel tentang Reza, Thewiq yang bercermin di luar toilet pun mengatakan bahwa memang sudah menjadi watak Reza sikapnya tersebut.


"Parah tu orang... padahal aku juga gak sengaja kan" ucap ketus Alesha.

__ADS_1


Tiba-tiba Reza masuk dan mendengarkan omelan Alesha tentang dirinya.


Reza pun masuk ke toilet pria...


Setelah itu Alesha keluar dari toilet dan bercermin, ia masih saja terus mengomel tentang Reza.


Kemudian Thewiq masuk kedalam toilet yang dimana secara bersamaan Reza keluar dari toilet.


Reza memegang betis Alesha yang tadi terkena meja, Alesha pun terkejut dan melihat Reza yang sudah jongkok trpat disebelah kaki Alesha.


Spontan Alesha pun melangkahkan kakinya ingin keluar dari toilet namun Reza menahannya.


Reza memeluk Alesha tanpa berkata apapun, sementara Alesha berusaha untuk melepaskan pelukan Reza.


Reza dan Alesha pun saling bertatapan...


"Alesha ayo..." ucap Thewiq yang berdiri dieepan pintu toilet.


Reza pun melepaskan pelukannya...


Alesha kembali mendekati Alaric yang bersandar disofa.


"Kamu dari mana?" tanya Alaric.


Alesha menunjuk ke arah toilet.


Karna Alaric mulai drop ia pun hanya duduk disofa, sedangkan Alesha berdiri bergabung bersama Putti dan Jefkha.


Reza pun mendekati pasangannya yang berdiri dekat dengan Alesha.


Reza terus memperhatikan Jefkha yang terlihat sangat dekat sekali dengan Alesha.


Bahkan ketika tidak bisa menahan rasa rindunya Jefkha menarik Alesha dan memeluknya tanpa sepengetahuan Alaric.


Reza mengerutkan keningnya dan membuang rokoknya, dengan spontan Reza menarik lengan Alesha membuat Jefkha merasa bingung. Alesha pun melepaskan tangan Reza yang memegangnya.


Pasangan Reza pun bingung melihat sikap Reza barusan.


Kemudian Alesha menarik Jefkha duduk mendekati Alaric disofa.


"Kenapa dia?" tanya Jefkha.


"Hmmp... uda biarin aja" jawab Alesha.


Melihat Alaric yang tertidur disofa Jefkha pun memberikan segelas alkohol yang sudah ia beri ekstasi.


"Kamu kalau mau tidur pulang aja sana" Jefkha memberikan gelas minumannya.


Alaric tersenyum...


Jefkha menarik Alaric agar bergabung bersama teman yang lain.


Malam berlalu...


Acara pun sudah selesai, mereka kembali ke kediaman mereka masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2