Terjebak Oleh Masa Lalu

Terjebak Oleh Masa Lalu
Bap 3


__ADS_3

Dibutik...


Alesha tidak menceritakan hal tadi malam dengan Anna, kali ini ia lebih memilih merahasiakannya, karna Anna bukan anak clubbing dan pasti akan marah jika mendengar hal tersebut.


"Alaric asyik banget tau orangnya" ucap Alesha.


"Kamu suka?" tanya Anna.


"Suka bangeeeettttt" Alesha menggoyang-goyangkan bahu Anna.


Anna mengingatkan Alesha untuk tidak terlalu percaya dengan lelaki diluaran, krna kebanyakan lelaki hanya mempermainkan perasaan wanita.


"Kamu kok nakut-nakutin gitu sih" ucap Alesha.


"Fakta loh, kamu jaga diri lah" ucap Anna.


Alesha hanya diam...


Hari ini butik tutup lebih awal, karna bos pemilik butik akan menghadiri acara keluarga.


Alesha mengirim pesan kepada Putti bahwa hari ini ia kembali kerumahnya, karna ia harus bicara sesuatu dengan ibunya.


Anna yang saat itu juga sudah dijemput oleh kekasihnya, ia terburu-buru hingga tidak berpamitan dengan Alesha.


Alesha duduk didepan butik yang sudah ditutup...


Tuttt...


Suara panggilan telpon


Alesha menelpon sepupunya Lilac.


Berkali-kali menghubungi Lilac namun tidak ada jawaban.


"Apa Lilac tidur ya" dalam hati Alesha.


Drrtt...


Pesan masuk dari Alaric.


"Lagi sibuk?" tanya Alaric.


"Mmp... enggak kok, hari ini butik tutup lebih awal" jawab Alesha.


Membaca pesan tersebut, Alaric langsung menghubungi Alesha.


"Kamu dimana?" tanya Alaric.


"Aku didepan butik nih mau pulang tapi sepupu aku gak jawab panggilan dari aku" ucap Alesha.


Mendengar hal tersebut, Alaric menawarkan jemputan...


Alesha pun tidak menolaknya.


Sebelum mengantar Alesha pulang kerumah, Alaric membawa Alesha ke sebuah cafe dan makan disana.


Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan kembali menuju rumah Alesha.


Sampai dirumah Alesha...


Alaric memberi salam dengan ibu Alesha dan terlihat sikap Alaric yang sangat sopan sekali.


"Bu... aku langsung pamit pulang ya" ucap Alaric sambil memberi salam dengan ibu Alesha.


"Kenapa buru-buru, masuklah dulu" ucap ibu Alesha.


Alaric pun menolaknya dengan alasan masih ada pekerjaan yang harus ia selesaikan.


"Makasih ya uda anter aku" ucap Alesha.


Alaric mengangguk dan tersenyum...


Saat bersantai didepan tv, Alesha izin pada ibunya bahwa dirinya akan tinggal bersama Putti dikota, karna semenjak hal yang terjadi malam itu membuat Alesha takut jika harus pulang sendirian.


Ibu Alesha pun mengizinkannya dan meminta Alesha untuk menjaga dirinya.


Keesokan harinya...


Alesha meminta Lilac untuk mengantarnya kerumah Putti karna hari ini ia libur bekerja.

__ADS_1


Sampai dirumah Putti, terlihat Jefkha dan Reua sudah di sana.


Mereka sedang asyik ngobrol...


"Masuklah..." ucap Putti.


"Aku langsung pulang ya, mau kerumah temen aku" ucap Lilac.


"Okee... hati-hati kamu" ucap Alesha.


Saat berkumpul di depan tv, Reua berkali-kali menyindir Alesha yang malam itu terus memeluk Jefkha. Mendengar hal itu, Alesha pun merasa sangat malu.


"Bisa gak kalau sekarang aku lihat kalian berdua pelukan lagi" ucap Reua.


Alesha menutup wajahnya dengan bantal sofa, sementara Jefkha hanya senyum-senyum melihat Alesha.


Saat Alesha sedang asyik ngobrol dengan teman-teman, Alaric menghubunginya.


"Gabung sama temen aku disini dong" ucap Alesha.


Alaric menolak, ia lebih memilih menjemput Alesha dan bertemu diluar saja.


"Okee... kalau kamu gak mau" ucap Alesha.


Beberapa jam kemudian...


Tinn... tinnn


Suara klakson mobil.


Saat Alesha berdiri didepan pintu melihat ternyata Alaric sudah menunggu didepan.


"Aku keluar dulu ya" ucap Alesha.


"Oke" ucap Putti.


Jefkha hanya memperhatikan Alesha yang tampak riang ketika dijemput oleh Alaric.


"Kita kemana?" tanya Alesha.


"Nonton ya" jawab Alaric.


Mereka berdua pun mendatangi sebuah mall dan nonton bioskop disana.


Alesha terlihat sangat senang sekali berduaan dengan Alaric...


"Kita balik kerumahku ya" ucap Alaric.


"Boleh" ucap Alesha.


Alaric pun membawa Alesha kerumahnya...


Sampai disana, Alaric bercerita tentang perasaannya yang menyukai Alesha sejak pertama melihatnya dicafe saat itu.


Alaric terus menatap Alesha, semangkin dekat tatapannya dan...


Mereka berciuman...


Deg...


Jantung Alesha serasa ingin meledak...


Alaric terus mencium Alesha dengan penuh nafsu hingga mereka berlanjut bercinta...


Setelah bercinta...


Belum sempat beristirahat, Alaric terburu-buru meninggalkan Alesha.


"Kamu mau kemana?" ucap Alesha.


"Aku ada urusan, kamu naik taxi aja ya" Alaric meletakan uang diatas bantal.


"Oke kalo gitu aku juga pulang sekarang" Alesha beranjak dari tempat tidur.


Alesha dan Alaric pun pergi kearah yang berbeda...


Sampai dirumah Putti...


"Pergi sama siapa pulang sama siapa" ucap Jefka.

__ADS_1


Reua dan Putti tertawa...


Alesha melempar Jefkha dengan tasnya...


"Jadi simpanan juga kamu sekarang" ucap Jefkha.


"Diem dong Jeffff..." Alesha memukul paha Jefkha.


Didepan tv, Alesha melamun mengingat hal yang baru saja terjadi bersama Alaric.


Dalam hatinya merasa takut setelah bercinta dengan Alaric, mengingat ucapan Anna yang mengatakan bahwa kebanyakan lelaki hanya memanfaatkan wanita, apalagi Alesha baru saja mengenal Alaric.


Alesha terus menatap foto Alaric diponselnya...


Sesekali ia membaca kembali pesan singkat yang Alaric kirimkan.


Ia mencoba menghubungi Alaric namun tidak tersambung...


"Hey... kamu ikut gak ke club" ucap Jefkha.


"Emhh... bisa gak kalau ngomong jangan ngagetin" ucap Alesha.


Alesha menggelengkan kepala...


"Ikutlah yuk" ucap Putti.


"Aku takut pusing lagi" ucap Alesha.


"Gak apa-apa nanti juga kamu terbiasa" Putti menaikan alisnya.


Alesha menatap Putti kaku...


Karna Putti memaksa akhirnya Alesha menerima ajakan tersebut dan segera membereskan diri...


Sampai di club...


Raffael memberikan ekstasi ketangan Alesha.


"Apa ini?" ucap Alesha.


"Minum... kaya gini" ucap Putti.


Alesha menoleh kearah Jefkha dan menaikan alisnya...


Jefkha menaikan kedua bahunya...


"Ayolah..." ucap Raffael.


Alesha pun meminum ekstasi yang diberikan oleh Raffael.


Jefkha mendekati Alesha yang duduk di sofa...


"Kamu jangan kemana-mana" ucap Jefkha.


Raffael dan Putti mendekati Alesha dan memintanya untuk berdiri.


"Nikmati aja musiknya" ucap Putti.


Jantung Alesha mulai berdebar, badannya terasa ringan dan pandangannya buram.


Alesha melihat Jefkha ke sekeliling namun ia tidak melihatnya...


Alesha bersandar disofa dan hanya menggerak-gerakkan kakinya.


Belum lama itu, Jefkha datang dan memegang tangan Alesha memintanya untuk berdiri...


"Kamu jangan tinggalin aku dong" ucap Alesha.


"Aku ke toilet tadi" Jefkha memeluk Alesha.


Mereka semua asyik berjoget menikmati musik di club...


Tidak terasa waktu sudah habis, club akan segera tutup...


Mereka semua pun kembali berkumpul dirumah Putti.


Sampai dirumah Putti, Alesha dan Jefkha duduk disofa. Karena merasa lelah dan mengantuk Alesha tertidur dibahu Jefkha.


Dengan pelan Jefkha memindahkan posisi Alesha agar berbaring nyaman disofa, ia juga menyelimuti Alesha yang sudah tertidur pulas dan Jefkha tidur disofa sebelah dekat dengan Alesha.

__ADS_1


Jefkha terus memperhatikan Alesha yang tertidur pulas...


"Hmmp..." Jefkha tersenyum melihat Alesha.


__ADS_2