
Setelah melepaskan Rindu lewat telpon, Emma beranjak dari tempat tidurnya untuk memilih memilah pakaian yang akan dipakai untuk berlibur senyumnya tidak pernah surut,meski mereka menikah karna perjodohan Emma sangat bersyukur Suaminya sangat mencintainya tapi perlahan senyumnya redup mengingat mantan pacar atau cinta pertamanya hilang bagaikan ditelan bumi, Saat Dia memberi tahu bahwa Dia akan dijodohkan, Cinta pertamanya itu tiba tiba menghilang.
"Apakah Kamu baik-baik saja" Ucap Emma.
Tidak ingin berlarut dalam kisah masa lalunya. Dia pun kembali memilih pakaian yang akan dipakai karna sebentar lagi akan memasuki musim dingin. Setelah puas memilih Emma menutup pintu lemari dan dia kembali ke tempat tidurnya.
......................
Di apartemen Dua pasang manusia yang kelelahan dengan aktifitas berbagi peluh kini tertidur saling berpelukan, Ethan yang sudah lama tidak merasakan penyat**n bagaikan Harimau yang menerkam mangsanya.
Sedangkan Ella yang sedang memasak untuk makan malam, setelah selsai Dia pun menata makanan itu di meja makan, sesudah beres Ella pun hendak memanggil majikannya saat akan mengetuk pintu terdengar suara *******, Ella yang mendengar itu mengernyit heran, apakah dia salah dengar pikirnya. ingin memastikan pendengerannya itu, Diapun menempelkan telinganya di daun pintu setelah beberapa saat dia tidak mendengar suara apa pun "Apa mungkin Aku salah mendengar" Ucapnya.
Saat akan beranjak, terdengar lagi suara *******, Ella yang mendengar itu melebarkan matanya sambil menutup mulutnya yang terbuka, "Apakah mereka lagi,," Ucapnya menggantung, Tidak ingin berlama-lama disitu, Diapun beranjak dari sana.
Sedangkan yang ada dibalik pintu itu, Sepasang manusia sedang mengejer kenikmatan.
......................
Germany.
James Sedang melakukan transaksi beruba ganja dan narkotika, Saat ini dia berada dipelabuhan, Semilir angin menerpa tubuhnya diatas kapal, Saat semua transaksi berhasil dan mereka sepakat kedepanya untuk melakukan kerja sama. James pun pamit untuk pergi dari sana, Setelah James memasuki mobil mewahnya Diapun mengendarai mombilnya dengan kecepatan sedang, tidak lupa anak buahnya mengikuti dari belakang.
Drrrrtt...
__ADS_1
Drrttt...
Drtttt....
Getaran ponsel Didasboard menandakan ada panggilan masuk. Di ambilnya dan melihat siapa yang menelpon.
"Hallo" jawab James.
"Tuan,,ada barang baru yang masuk malam ini"
"Bagus cepat perintahkan Anak buahmu untuk mengambil barang-barang itu" Tukas James.
"Baik Tuan" Setelahnya sambungan telpon terputus.
Malam ini James begitu senang karna barang-barang yang dia pasoknya banyak yang laku terjual. Dia bersiul sambil mengikuti irama musik didalam mobilnya,Saat dilampu merah karna Lampu merah yang mendadak berubah warna, bersamaan itu ada seorang wanita yang tiba-tiba berlari menyebrang, James pun mengereem mendadak, James yang kesal pun membuka kaca mobilnya dan meneriaki wanita itu.
Melihat orang yang membentaknya Dia pun lari ke arah James "Tuan tolong saya Tuan, Saya mau dijual tolong selamatkan Saya" Ucapnya sambil berderai airmata.
Melihat itu James langsung mebuka pintunya, wanita itupun langsung masuk tanpa memikirkan apapun, yang terpikirkan sekarang bagaimana dia bisa lepas dari orang-orang yang mengejarnya. Tanpa tahu Dia akan terjerat oleh sang mafia. Setelah masuk James langsung melajukan mobilnya yang bertepatan lampu yang berubah warna hijau. Setelah dirasa sudah aman wanita itu duduk dengan tegak karna sebelumnya Dia menunduk.
"Apa yang terjadi pada dirimu Nona,?" Ucap James.
"Aku hendak di jual oleh Ayahku" Ucapnya sesegukan.
__ADS_1
Mendengar itu James hanya terdiam.
"Dimana tempatmu tinggal?" Tanya James.
"Aku tidak mau kembali lagi kesana" Ucapnya ketakutan.
James pun membawa wanita itu kekediamannya. Setelah perjalanan memakan waktu sekitar satu jam setengah Dia pun sampai, Diliriknya wanita itu yang ternyata tertidur. "Menyusahkan saja" ucapnya.
"Heee Nona bangun," Sambil menoel pundak wanita itu.
"Hmm Apakah sudah sampai?" Ucapnya sambil menguap.
Melihat itu membuat James bergidik,dilihatnya wanita itu yang tidak ada anggun-anggunnya. "Cepatlah turun" Setelah mengatakan itu James keluar dari sana. Wanita itu pun turun lalu mengekor James dari belakang, Setelah sampai didalam wanita itu menganga melihat betapa besar dan megahnya rumah James.
Melihat kelakuan Wanita itu James pun makin bergidik, diperhatikannya penampilan wanita itu yang memakai kaos,jeans,sepatu sniker,kemeja yang diikat dipinggangnya tak lupa rambut dikuncir, Penampilannya jauh dari karakter wanita yang disukai oleh James.
"Masuklah ke kamar itu dan nanti ada pelayan yang akan mengantarkan pakaian ganti" Saat akan berjalan James membalikan badannya dan bertanya nama wanita itu.
"Siapa namamu?" Tanya James.
"Evelyne" Ucapnya.
James yang mendengar nama wanita itu yang mirip dengan mendiang Adiknya terpaku. Tidak mengucapkan sepatah kata James berlalu dari sana.
__ADS_1
......................
Pasangan yang baru berbagi peluh itu, lagi-lagi mereka mengulang dikamar mandi satu jam berlalu barulah meteka keluar dengan Liona yang digendong karna tidak kuat untuk berjalan.