
Setelah kembali mengantarkan kopi Liona menjadi lebih banyak diam dan terkadang tidak mendengarkan Emma berbicara, perkataan Ethan selalu terngiang di pikirannya. Emma yang melihat Liona yang bengong tidak mendengarkannya bicara pun heran.
"Sayang" tegur Emma sambil menggoyangkan bahu Liona.
Merasakan bahunya disentuh seketika Liona tersadar.
"Ya Mom ada apa" ucap Liona sambil memaksakan senyum.
"Kau kenapa? Apa ada masalah?" tanya Emma.
"Aku baik-baik saja Mom." jawab Liona memaksakan senyum.
"Benarkah?" tanya Emma memastikan.
"Iya Mom, mungkin Aku sedikit kecapean" jawab Liona yang tidak sepenuhnya bohong, memang dia merasa sedikit capek apalagi sebelum datang ke rumah orangtua Ethan mereka melakukan penyatuan hampir 1 jam.
"Lebih baik kamu istirahat lagian ini sudah larut malam, besok kalian juga akan pergi ke butik untuk mencoba gaun pengantin kalian." terang Emma.
Liona yang mendengar ucapan calon mertuanya menjadi tidak enak.
"Apakah tidak apa Mom Aku beristirahat duluan?" tanya Liona.
"Tentu saja sayang, maafkan Mommy yang terlalu bersemangat mengajak mu bergosip sampai lupa waktu, ayo naiklah ke kamar Ethan istirahatlah semoga kamu nyaman dirumah ini." ucap Emma dengan tulus sambil mengelus rambut calon menantunya itu.
"Terimaksih Mom" ucap Liona dengan mata yang berkaca-kaca.
Emma yang melihat itu mengecup kening Liona lalu membiarkan Liona naik ke lantai atas dimana tempat kamar Ethan. setelah Liona naik Emma pun masuk ke dalam kamarnya yang berada di lantai satu.
__ADS_1
......................
"Dad ini sudah larut malam, lebih baik Daddy istirahat" ucap Ethan.
"Baiklah besok kita lanjutkan lagi, Mommymu pasti sudah menungguku." ucapnya seraya beranjak dari kursi kebesarannya.
Setelah Mr.Dean keluar tinggalah Ethan sendiri, dia masi betah berada didalam ruang kerja Daddynya. entah apa yang dipikirkan,yang pasti pikirannya saat ini sedang berkecamuk di ambilnya sebotol wine didalam lemari tempat penyimpanan minuman-minuman mahal itu,lalu dibukanya setelah itu diteguknya langsung dari botolnya.
Setelah menghabiskan minumannya Ethan beranjak dari sana lalu menuju ke kamarnya yang ada di lantai atas, setelah memasuki kamarnya Ethan melihat Liona yang tertidur di ranjangnya,Ethan berjalan ke arah Liona dilihatnya gadis yang sudah menjadi wanita itu meringkuk dibalik selimut, lalu Ethan duduk disampingnya ditatapnya wajah Liona lalu tangannya terulur mengelus pipinya setelah itu Ethan beranjak dari sana untuk ke kamar mandi membersihkan diri,setelah selsai Ethan lalu naik dan tidur disamping Liona.
Pagi harinya seperti biasa suasana mansion Lawrence akan rame oleh aktifitas para pelayan begitu juga koki yang sedang membuat sarapan.
Emma yang sudah bangun kini menuju ke arah dapur untuk membuatkan suaminya kopi.
"Selamat pagi Nyonya." sapa para Pelayan.
"Pagi juga semua" sapa Emma.
"Selamat pagi Nyonya" sapa Samuel.
"Hm pagi Samuel." sapa Emma balik.
Setelah selsai membuat kopi, Emma beranjak dari sana menuju ruang makan.
"Pagi Dad." sapa Emma sambil menaruh kopi yang di bawanya.
"Pagi juga sayang" ucap Mr.Dean kepada sang Istri.
__ADS_1
Jarum jam menunjukan 7:40am dua sejoli yang ditunggu tidak ada tanda-tanda menampakan diri.
Mr.Dean yang melihat Istrinya selalu melihat ke atas pun bersuara.
"Kita sarapan duluan sayang." ucap Mr.Dean.
Mendengar ucapan suaminya Emma lantas mengambil roti dan juga selai setelah selsai Emma menaruh roti itu dipiring suaminya.
Sedangkan dua sejoli yang tidak menampakan diri kini sedang berbagi peluh, Ethan tidak menyiakan kesempatan tubuh Liona begitu candu untuknya. Sedangkan Liona hanya pasrah karna tidak bisa menolak sentuhan-sentuhan tangan profesional yang menjamah tubuhnya suara ******* saling bersahutan sekitar 30menit Ethan melakukan berbagai gaya kini merasakan sesuatu yang mendesak keluar tidak berselang lama lenguhan panjang terdengar pertanda permainan mereka berakhir, Ethan berguling kesamping sambil mengatur nafas setelah nafas mereka normal lalu Ethan mengendong Liona masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selsai dan memakai pakaian mereka lalu keluar menuju ruang makan, sesampainya di meja mereka tidak menemukan siapa pun lalu mereka duduk dan memulai sarapan.
"Dimana Mommy?" tanya Ethan kepada pelayan yang menuangkan jus.
"Nyonya sudah pergi Tuan satu jam yang lalu" jawab sang pelayan.
"Hm" ucap Ethan.
Setelah selsai sarapan Ethan menghubungi Ibunya.
"Hallo Mom." ucap Ethan.
"Ya apakah kau baru bangun Ethan?" tanya Emma.
"Tidak Aku baru selsai sarapan" jawab Ethan.
"Kau tidak melihat jam? Cepat berangkat sekarang Mommy sudah menunggumu dari tadi" ucap Emma lalu mengakhiri panggilan.
"Apa kau sudah selsai?" tanya Ethan.
__ADS_1
"Hm iya" ucap Liona.
Melihat Liona yang tidak seperti biasanya Ethan menghela nafas tau akan perubahannya tapi Ethan tidak tau harus mengatakan apa,karna dia bukan type orang yang suka membahas tentang perasaan dan semacamnya.