
Van,Renal,dan Izmi langsung mengunjungi rumah Tesa setelah pulang sekolah
Tapi Tesa juga tidak ada dirumah.Izmi juga sudah berusaha menelvon kak yohan tapi nyatanya Tesa juga absen
"saaa loo dimana sih"khawatir Renal
"saa angkat dongg,gue minta maaf"ucap Izmi dengan menelvon Tesa dan sambil menangis
"kalo tesa kenapa-kenapa itu salah lo mi"Van
"kenapa gue sih yang selalu salah dimata lo Van"bela Izmi
"karena lo yang udah bikin dia kayak gini"teriak van
"Van udah,ngga usah nyalahin Izmi"menengahi Renal
Van sangat frustasi dan mengacak-ngacak rambutnya
Kembali ke Tesaeri Diningrat
Ternyata malam hari setelah izmi memaki-maki Tesa,dia tetap memilih ke cirebon
Dan keesokan harinya Tesa berangkat bersama Tezi yang memilih absen sekolah dan mengantar Tesa
Di dalam mobil terlihat Tesa dan Izmi
"saa lo yakin mau netep tinggal sama Abah guru?"tanya Tezi
"ngga tahu tez tapi untuk sekarang gue pengin tinggal sama Abah,gue pengin jauh dari banyak orang"jelas Tesa
"gue boleh nanya?"jawab Tezi
__ADS_1
"apa?"Tesa
"masalahnya apa si saa? Tezi
Tesa tertawa mendengar pertanyaan Tezi
"kok ketawa emang lucu?"tezi
"lucu lah,dari kemaren lo nemenin gue bahkan sekaran lo ngantar gue tapi gue ngga ngomong masalahnya apa"ujar Tesa
"iya juga yaa,jadi apa?"tanya Tezi
"persahabatan gue sama izmi putus tez"lirih tesa dengan menunduk
"kok bisa?,ini Izmi lo saa,sahabat karib loo,why?"Tezi sengan wajah terkejut
"karena cowo yang tesa suka malah suka sama gue"terang tesa
"iya,tapi masalahnya malah tambah runyam tez"terang Tezi
"Izmi bener-bener udah benci sama gue"sambung Tesa
"ini bukan Tesa yang gue kenal,kenapa Tesa sekarang malah kabur dari masalah"ujar Tezi menatap tesa serius
"i am tired"jawab Tesa
"cape ngejelasin,cape selalu nangis,cape selalu disalahkan,dan gue juga cape ngadepin semua sendirian"terang tesa tak terasa air matanya menetes
"saa lo ngga niat nikah muda?"tanya Tezi tiba-tiba
"gila lo tezz,gue aja ngga pernah mikirin kesitu"kaget Tesa
__ADS_1
"ya kan lo tadi bilang sendirian,sedang lo anak tunggal cara satu-satunya ya nikah biar ngga sendirian"ledek Tezi
"lo tahu gue itu menentang pernikahan kan?"ujar Tesa
"iya princess kraton"saut tezi
Sedangkan Izmi,Van Dan Renal masih berada di delan rumah Tesa berharap tesa bakal pulang.kenapa mereka bisa kesulitan mencari Tesa adalah karena tesa tidak memberitahu siapapun.
Bahkan kepada kak yohan dia sendiri telah mengundurkan diri.
"mi tadi gue baru aja nemu surat pengunduran diri tesa di meja kasir"pesan kak yohan
"saaa kok lo sampe mengundurkan diri sih,kemana lo saaa"batin Izmi
"kata kak yohan Tesa mengundurkan diri"ucap Izmi terduduk lemas
"bodoh loo miii,bodoh looo"izmi berteriak menyalahkan diri sendiri sambil memukul kepalanya sendiri
"kemana sih lo saa"batin Renal
sedangkan Van menangis sejadi-jadinya,perempuan yang ia sukai menghilang entah kemana
Pemandangan yang langkah di liat Izmi,seorang Van menangis seperti anak kecil yang kehilangan mainannya
"cuman lo saa yang bs bikin muhammad van auf azzayyn nangis kaya gini"batin Izmi
"sekarang kita pulang aja dulu.ngga mungkin kan kita terus disini dikira mau ngrampok rumah tesa"ucap renal mengubah suasana
Tidak ada yang terhibur dengan ucapan Renal.semua fokus pada duka masing-masing
Tidak dipungkiri kalo Renal juga kehilangan Tesa
__ADS_1