
Aku ingin memilikimu
Seperti pohon yang tumbuh diatas batu
Seperti seperti ikan yang tak mampu terbang
Seperti pelangi dimalam hari
Ketidak mungkinan yang sudah pasti
Terlihat Tesa sedang menyender didekat jendela sambil menatap Rembulan yang bersinar
"bulan mau ngga nemenin gue?"tanya Tesa seperti orang gila
"gue mau"jawab seseorang
"what?"π²π²π²π²Tesa terkejut melihat Izmi disampingnya
"kok bisa disini sihh?"penasaran Tesa
"gue ketok-ketok pintu,ngucap salam ngga aada suara ya udah masuk aja lah"bodo amat Izmi
"neng cantik ngga baik kayak gitu"bisik Tesa
"berhubung gue ngga cantik trobos aja lahh"jawab Izmi bangga
"πππππ"Izmi dan Tesa
Akhirnya pemandangan perdana mentri dan baginda ratu akur terlihat jugaπππ
"kenapa saaa?"tanya Izmi tiba-tiba
"apanya yang apa?"tanya balik Tesa
"ada apanya dalam ketidak apaan lalu bertanya apannya"singkat Izmi
"apaan si loh mii"ketus Tesa
"tahu ngga gue udah masuk rumah lo dari tadi"bisik Izmi ditelingan Tesa
"π±π±π±π±"Tesa
"jadi gue denger puisi lo"sambung Izmi
"biasa aja kali saa kan udah udah biasa gue denger puisi looo"ucap Izmi menatap Bulan
__ADS_1
"jadi ada apa?"tanya Izmi tersenyum
"siapa yang ngga bisa dimiliki?"lanjut Izmi
"boleh gue jujur?"Tesa
"tentu"Izmi
"Tezi"Tesa
"what"kaget Izmi
"why?,salah emang?"Tesa
"ngga sii,syok aja"jawab Izmi
"sejak kapan?"tanya Izmi dengan tatapan begitu Dalam
"7 tahun lalu"jawab Tesa memalingkan wajah pada sang bulan
Izmi begitu tercengang mendengar jawaban Tesa,dia sahabat dari kecil tapi tidak mengerti hal ini sedikitpun
"saaa"lirih Izmi
"hemm"Tesa melihat Izm
"buat?"Tesa
"nuduh lo suka Van"Izmi
"ngga apaap miii,sains aja"jawab Tesa mengelus pundak Izmi
Sontak saja izmi memeluk Tesa dengan masih duduk
"rezekimu tidak akan tertukar karena sudah tertakar,apa yaang menjadi takdirmu tidak akan lepas darimu,apa yang harusnya milikmu akan tetap miliku meski hari ini orang lain yang menggenggamnya"bijak Izmi
"jadi kepemilikannya?"Tesa
"kurang lebih"jawab Izmi melepaskan pelukan
"lo ngga coba ngomong perasaan lo ke Tezi saa?"Izmi
"nggaklah lo kan tahu dia punya qiya"Tesa
"ya ngga papa lah kan cuman ngungkapin"Izmi
__ADS_1
"lagian sebelum jalur kuning melengkung masih bisa ditikung"Izzmi
"astaghfirulloh lo pengin gue jadi pelakor hah?"kesal Tesa
"mending gue jadi simpenan sugar daddy mii"ketus Tesa
Pakkkk
"auuuu"rengek Tesa lengannya dipukul Izmi
"gila lebih parah lo dari gue saa"Izmi
"lagian nanggung"Tesa
"πππ"Tesa dan Izmi
"kalo ada apa-apa cerita ke gue ya saa"pinta Izmi
"okay"πππTesa
"ya udah nyok tidur"ajak Izmi
"hah"lola Izmi
"hah hoh hah hoh,gue tidur sama lo,lebih tepatnya gue nginep sini"jelas Izmi
"iya lah"malas Tesa
"kan udah lama Tesa perdana menteri ngga qualitytime sama baginda ratu"Izmi
"hilih"πππ Tesa
"orang kita setiap hari ketemu berdua lagi"terang Tesa
"yaudah ayo"setuju Tesa
Bersaambung
Maaf yaa baru update lagi soalnya lagi sibuk,makasih banget buat yang nunggu terus upnya
Sedikit kata bijak
Tuhan itu baik tapi prasangka kita yang buruk
Kegagalan yang kita tangisi adalah hal terbaik dari tuhan yang tidak kita sadari
__ADS_1
Terima kasih