
Flasback on
3 hari lalu
Ketika Tesa sedang membereskan rumah
Dreeet dreeeeet
"siapa yang telfon dan ganggu baginda ratu yang lagi ngebabu"ππππTesa tertawa sendiri dengan ngakaknya
Tesa segera menyambar ponselnya itu
"abah"ketika melihat siapa yang menelvonnya
"hallo bah assalamungalaikum"salam Tesa
"wangalakumalam"terdengar suara orang lain
"who is this?"Tesa
"lupa mba sama saya?,ini zikra mbaa"Zikra
"π²π²π²π²"Tesa
"mba kata Tezi mba lg cari kerja"langsung intinya zikra
Sebenernya Tezi crita ke abah dan abah crita ke Zikra
"langsung to the poin banget nih orang,mana telfon pake hp bapaknya pula.agak lain emang"batin Tesa
"emmm iya,emang kenapa ya kak?"jawab Tesa ragu-ragu
"mba ngga usah cari kerja,semua kebutuhan mba biar saya yang penuhi mba"jelas zikra
"what?"π±π±π±Tesa
"maaf kak sebelumnya makasih tapi ngga usah lah kak,Tesa bisa sendiri kok kak"Tesa masih sedikit syok dengan ucapan Zikra
"mba pasti mikir yang enggak-engga kan?"tebak Zikra
*"saya mau bantu mba sebagai tanda tanggung jawab saya atas kejadian disini mba"sambung zikra *
"makasih kak atas niat baik kakak,tapi maaf Tesa ngga bisa,wassalamungalaikum"tutup Tesa singkat
Bagi Tesa dia memang hidup sendirian tapi dia menolak untuk dikasihani,bukan gengsi tapi Tesa selalu takut merepotkan orang lain
__ADS_1
Dan yahh satu lagi Zikra telfon lewat hp abah itu karena dia ngga bisa sembarangan menyimpan nomor seseorang di hpnya tanpa izin orang tersebut
Tesa memandangi langit-langit kamar dengan bingung sebab dia juga ditawarkan oleh ayah Tezi yang siap memenuhi kebutuhannya
"ya alloh Tesa ngga mau nyusahin siapapun,Tesa masih bisa usaha kok.bantu Tesa ya alloh"harap Tesa langsung memeluk guling kesayangannya dan terlelap tidur
Pagi hari Tesa sudah berada disekolah,Terlihat setiap klompok sedang menyiapkan presentasi masing-masing
"Nal punya kita kok beda sendiri yaaa"cletuk Tio sambil melihat hasil klompok yang lain
"tanya sama Van kan ini Idenya"malas Renal
"van"panggil Tio
"heemm"Van
"jangan ha hem ha hemm lo van,kenapa konsep kita beda dari yang lain"kesal Tio
"kemaren yang minta gue mikir siapa?,yang minta harus beda dari yang lain siapa?"tanya balik Van
"iya gue,tapi kenapa beda banget sih Van.yang lain bentuknya persegi kenapa kita bulat sendiri"protes Tio
"ya ampun ni berdua anak siapa sii,ribut terus.udahlah ti yang pentingkan Tempat pensilnya dari stik soal bentuk ngga masalah kok"Renal menengahi
"betul"timpal Vanπππ
Waktu sekolahpun selesai
Tesa pulang kerumahnya biasalah nebeng si perdana mentri izmiiππ
"papay mii"Tesa
"papapy"Izmi langsung melajukan motornya pulang
"Tezi ngapain looo"Tesa terkejut melihat Tezi duduk di depan rumahnya
"maling"Tezi
"nungguin loh lah"sambung Tezi kesal karena menunggu lama
"ngapain juga lo nungguin gue?"tanya Tesa
"ngga masuk niiih"ππTezi
"lupa,ya udah yu masuk"ajak Tesa
__ADS_1
Merekapun masuk
"mau minum apa?"Tesa
"ngga usah gue cuman mau ngomong lo kan lagi cari kerjaan kan?"Tezi
"Betul"Tesa
"gue udah nemu"jelas Tezi
"seriusan loo Tez"girang Tesa
"iya tapi di ru mah gu e"jelas tesi tidak enak pada Tesa
Tesa terdiam sejenak
"tapi ngga mau juga ngga papa ko saaa,gue cariin lagii"ungkal Tezi
"ngga kok Tez gue mau,kerjaannya apa emang?"tanya Tesa
"nyetrika baju sama lo ngajarin gue"terang Tezi
"okelah kalo nyetrika baju tapi ngajarin lo maksudny
a gue jadi guru les lo gitu?"Tesa
"iya otak lo kan encer yaa saa mau kan ajarin gue,kalo soal waktu habis pulang lo sekolah bisa kok saa ntar bgajarin gue sorenya gimana?"Tezi
"oke deh tezzz,mulai kapan gue kerjanya?"
"sukur deh,mulai besok aja saaa"pinta Tezi
"okey"Tesa
Tezi segera pulang setelah menyampaikan pesan ayahnya ketika Tezi akan keluar tiba-tiba
"Tezzz"panggil Tesa
"hemm iya"Tezi membalikan tububnya
"makasih yaa"lirih Tesa
"santai aja saaa"ucap Tezi pergi
Tesa memandangi Kepergian Tezi dengan sesuatu yang sudah lama dia pendam
__ADS_1
Bersambung