
Beberapa hari setelah nongkrong bareng Tesa mendapat pesan whatsap dari salah satu guru bahwa biayaa bulanan sekolah tesa sudah dibayar sampai tesa lulus
"ini beneran"๐ฑ๐ฑ๐ฑsyok tesa
"terus siapa yang bayar bulanan guee"
"apa selama ini gue punya fens berat kalii yaaa"
"ahhhh masa iyaaa"
Ditengah perbincangan tesa dengan diri sendiri tiba-tiba ada yang menelvon
*Drreeet
Dreeeeet*
"van"kaget tesa
"apa van yang bayar bulanan gue yaaa"
dreeeeet
"sabar kaliii"ucap tesa langsung menangkat telvon
"*asaalamungalaikum saa"
"wangalaikumsalam van,why?"
"gue kesitu yaa,mau main sama ngomong sesuatu"
"emang lo tahu rumah gue van?"
"ngga"
"๐๐๐๐"tesa
"gue ajak renal yaaa?"van
"serah lo van"
"okeyy*"
Telvon langsung ditutup
"ya alloh,alloh kan maha penyayang,Tesa harap ngga akan ada masalah ya alloh,kalo pun ada tolong bantu tesaa yaa.Tesa mohoon okey?"do'a tesa merasakan firasat buruk
Tesa menyiapkan sedikit cemilan di meja untuk van dan renal,tiba-tibaaaaa
"assalamungalaikum"salam seseorang
"izmi"panik tesa yang sudah hafal suara izmi
"wangalikumsalam"jawab tesa langsung membuka pintu
__ADS_1
"haiiii"๐๐๐sapa izmii
"lo sehat kan mii?,baru dateng udah mringis aja"ejek tesa
"sehat dongg"
"ada apa miii?"
"gue mau main"
"sekarang?"tanya tesa
"iya lah masa taun depan"
"eeeรจ"tesa berfikir keras
Tapi izmi langsung masuk saja
"miiii"panggil tesa yang melihat izmi masuk duluan
"wahhh banyak cemilan nihhh tahu aja gue mau dateng saa"ujar izmiii langsung makan
"mampus guee,ya alloh bantu tesa"batin tesa
Tiba-tiba izmi menghentikan aktivitas makannya
"kenapa mii?"
"ini buat gue atau ada yang mau dateng saa?"tanya izmii
Suara motor terdengar berhenti di halaman rumah tesa,Tesa dan Izmi langsung melihat siapa yang datang dan ternyata
"van"kaget izmi"sama renal pula"
Izmi langsung menatap wajah tesa
"hello,wih udah ditunggu kita van"ucap renal melihat izmi dan tesa didepan pintu
Mereka berempat masuk rumah dan duduk di satu ruangan
Suasana sangat canggung sampai tidak ada yang berkata
"ooiiii,napa pada diemm"Renal mengawali
"ohh ya van ada apa lo kesini?"sambung tesa
"kan gue bilang mau main"jelas van
Izmi dan tesa saling menatap
"mampus guee"batin tesaa
"maksudnya lo mau ngomongin apa?"lanjut tesa
__ADS_1
Van melihat izmi sejenak
"bodo amat"batin van
"saa lo tahu gue suka sama lo,gue juga pengin ngerti gimana perasaan lo ke guee"
Renal dan Izmi diam termangu
"apa lo yang bayar uang bulanan sekolah gue?"balik tanya tesa
"iya"spontan van
"karena hal ini?"tesa
"gue mau lo jadi istri gue saaa"jelas van
"what"kaget renal
izmi sangat terkejut mendengar hal itu,dia segera berdiri dan akan pergi tapi tesa memegang tangannya
"miii"lirih tesaa
"what for?"izmi
"cuman buat nyaksiin lo sama van iya?"
"izmii"marah van
"apa"bentak izmi
"emang benerkan?"izmi
"kalo iya kenapa?,ini hak gue mii"jelas van
"pernah ngga si lo mikirin gue van,sedikit aja van"
"ngga bisa mii,gue ngga bisa maksain perasaan gue"
Tesa menangis melihat perdebatan tersebut
"stop"pinta izmi sesegukan
"hari ini lo yang diem saa"izmi
"saa"panggil van sangat sakit melihat tesa menangis
Renal langsung baangkit dan merangkul tesa
"dia calon istri guee"tegas Renal
Bersambung
Mohon dukungan yaa,jangan lupa kasih like dan lainnya
__ADS_1
Juga bijaklah dalam berkomentar yaa๐ค๐ค๐ค๐ค