TESAERI DININGRAT

TESAERI DININGRAT
LAMA TERPENDAM


__ADS_3

Karena libur jadi Tesa bekerja pagi hari sampe sore(pastinya ada gaji tambahan dongggπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰)


Pekerjaan tesa ditambah membantu ART rumah Tezi


"kerja terus kerja terus"nyanyi Tesa sambil menyetrika


"ngga tahu kapan healing"lanjut TesaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Beberapa saat kerjaan Tesa selesai sekarang di harus membantu ART Tezi


"finish jugaa"lega Tesa keluar Ruangan


Tak sengaja dia melihat 4 orang berkumpul bersama di ruang tamu tepatnya di bawah


Ayah Tezi,ibu Tezi,Tezi,dan Qiya pacar Tezi


"mereka kelihatan akrab banget,ibu Tezi juga kayaknya suka sama Qiya"gumam Tesa melihat mereka


"lo ngga akan pantes Tes jangan ngimpi"ucap Tesa pada diri sendiri( menundukan kepala)


"Tes"panggil seseorang


"iya bu"saut Tesa mengangkat kembali wajahnya


"ini minuman buat mereka,jadi anterin yaaa"pinta ART sambil melirik keluarga Tezi di bawah


"harus saya bu?"Tesa menunjuk diri sendiri


"ngga juga sii Tes,kamu keberatan?,ngga biasanya kamu menolak Tes"ART


"☺☺"Tesa tersenyum kecut


"ya udah bu sini saya,maaf ya bu"Tesa segera menuju ruang Tamu


Belum sampai ke hadapan orang-orang semua mata sudah tertuju pada Tesa

__ADS_1


"gini nih gue ngga suka,berasa kek jadi artis"πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯batin Tesa


"permisi"ucap Tesa menghidangkan minuman


"Tesa yaa?"tanya Qiya


"iya"lirih Tesa


Qiya,Tezi,dan Tesa sekolah SMP ditempat yang sama dan itu awal pertemuan Qiya dan Tezi yang akhirnya pacaran dari kelas sembilan sampai sekarang


"kamu lagi main juga disini saa?"tanya Qiya


"ngga,dia lagi kerja disini bantu-bantu kami"celetuk ibu Tezi memotong pembicaraan


"mah"bisik papah


"emm iya Qi gue kerja di rumah Tezi"jawab Tesa


"oouuuh"Qiya


Air mata Tesa menetes,tangan kiri masih memegang nampan tapi tangan kanannya memegang dada yang terasa sesak,dan bibirnya dia paksakan untuk tersenyum(sakit bukan?)


Tesa langsung menuju taman belakang dekat dapur dia duduk dengan memegang Terus dadanya


"bi Tesa mana?"tanya Tezi pada ART


"nak Tesa ada di luar den"ucap ART sambil melihat luar dapur


"makasih bii"Tezi langsung berlari


Tezi langsung duduk dekat Tesa dengan jarak yang sangat dekat


Lamunan Tesa buyar ketika Tezi datang dan segera menggeser tubuhnya mencari titik aman


"ada apa Tez?"tanya Tesa

__ADS_1


"maafin ibu gue yaa"pinta Tezi denga wajah serius


"what for?Tesa


"dasar lo yah masa ngga nyadar, untuk ucapan ibu gue tadi"geram Tezi


"ouuh,ucapan ibu lo kan bener"Tesa membuang muka


"iya gue tahu tapi cara ibu gue ngomong yang salah"terang Tezi


"πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚"Tesa


"Tez"teriak Qiya kesal karena di tinggal Tezi


"apaan qi?"Tezi


"apaan apaan,katanya mau nunjukin kolam ikan"rengek Qiya


"ya udah ayo tuh deket kok dari sini"tunjuk Tezi tidak jauh dari mereka


Tezi dan Qiya terlihat sangat bahagia melihat Kolam ikan


Sedang Tesa melihat mereka dari jauh


"ya alloh salah ngga si kalo Tesa suka Tezi?,rasanya sesek banget ya alloh ditahan terus"batin Tesa meneteskan air mata


Tesa sudah menyukai Tezi dari kelas 5 SD,saat itu dia pikir hanya perasaan mainan sampai pas SMP ternyata perasaan itu masih ada


Dia tetap menganggap sepele perasaannya sendiri karena ingin fokus sekolah dan ketika lulus SMP dia benar-benar meenyadari perasaannya itu tapi sayang Tezi sudah pacaran dengan Qiya dan satu hal lagi


IBU TEZI NGGA SUKA TESA


Dari saat itu dia menahan perasaannya sendiri,berusaha menjauh dari Tezi dan mencari kesibukan lain


yang pada akhirnya manjadi bumerang bagi dirinya sendiri.selalu menangis dan menahan dada yang sesak ketika meliahat Tezi dan Qiya Bersama

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2