TESAERI DININGRAT

TESAERI DININGRAT
AKHIR SAHABAT


__ADS_3

Tesa bergegas menuju rumah Tezi,dia benar-benar telat cukup lama


"om,maaf Tesa telat"Tesa melihat ayah Tezi di depan rumah


"ngga papa Tes,tumben telat kenapa?"ayah Tezi


"tadi ban motor bocor om pas pulang sekolah"jelas Tesa


"oouuuh,ya udah cepetan sana kerjain tugas kamu soalnya nanti ada acara disini"Ayah Tezi


"acara apa yaa omm?"Tesa


"Tezi ngundang temen-temennya kesini,makan-makan"ayah Tezi


Teman Tezi dan Teman Tesa beda yaa,kan beda sekolahan


Tesa segéra mengerjakan Tugasnya dengan waktu yang singkat


Waktu menunjukan pukul 16.30,Tesa sudah selesai menyetrika dan segera membantu melayani teman-teman Tezi,sedang teman-teman Tezi sudah mulai berdatangan


Tepat jam 5 sore acara dimulai


Tesa sedang menata gelas yang sudah berisi minuman untuk dibawa kedepan


"Tesaà"panggil seseorang


"kok lo ada disini"kaget Tesa melihat Izmi ada di rumah Tezi


"Tezi ngundang gue juga,kita kan sahabatan"Izmi


"ouuuu,ya udah gue kedepan dulu yaaa"pamit Tesa


"gue bantuin"pinta Izmi


"ngga usah"Tesa

__ADS_1


"ya udah gue bantuin bawa makanannya"Izmi


"okey"😄😄😄Tesa


Tesa didepan membawa minuman sedang Izmi dibelakang membawa makanan


Minuman yang dibagikan Tesa tinggal satu dan akan diberikan ke teman Tezi yang berdiri didepan tangga


Tesa sudah sangat dekat dengan teman Tezi tinggal selangkah lagi tapi kaki Tesa tergelincir dan


greeèpp


Teman Tezi menangkap Tesa sedang minumannya jatuh mengenahi baju Teman Tezi


Seluruh mata tertuju pada Tesa dan Teman Tezi karena suara gelas jatuh terutama Izmi,Tezi,dan Qiya


Qiya ada dipesta karena pacar Tezi


Tezi terlihat sangat marah dan segera menarik Tesa dari tangan temannya


Tesa terdiam mendengar ucapan tersebut keluar dari mulut Tezi


"Tez gue ngga caper"lirih Tesa menahan air mata


"cewe murahan"maki Qiya


"gue ngga murahan qii"bela Tesa


"Qiya bener,lo murahan"ucap Tezi di depan wajah Tesa


Seketika tesa mengangkat wajahnya dan melihat Tezi


"lo tahu gue kaya apa dari kecil Tez,kenapa lo bisa ngomong kayak gitu"Tesa benar-benar menahan air matanya meski terlihat jelas berkaca-kaca


"karena gue lihat sendiri"Tezi

__ADS_1


"Van,Renal itu apa"tegas Tezi


"sok-sokan ngga bersentuhan padahal aslinya kaya apa"maki Qiya


Tesa tetap diam


Izmi yang melihat tidak tinggal diam,dia segera berdiri didepan Tesa untuk menghadapi Tezi


Tapi Tesa memegang tangan Izmi dari belakang


"cukup saaa"pinta Izmi


Tesa segera maju dan Izmi mundur


"Tez gue emang punya banyak temen cowo,gue ngga tahu apa yang lo liat dan kaya apa pemandangannya"lembut Tesa


"tapi,gue ngga pernah jadi apa yang lo omongin tadi Tez"suara Tesa benar-benar pelan


"dan yaa gue berhenti kerja disini"ucap Tesa pergi


Izmi mengejar Tesa


Tesa segera mengambil tas dan pergi padahal diluar sedang hujan


Tesa berjalan kaki dengan hujan-hujanan,Izmi menghentikan Tesa dan memeluknya


Yang terjadi saat ini adalah Tesa menangis sangat kencang dipelukan Izmi,Izmi ikut menangis sambil mengelus punggung Tesa


"saaa ada gue,inget itu baik-baik saaaa"lirih Izmi


"kenapa si miii harus kaya gini?"tangis Tesa


"karena alloh sayang sama Tesa"Izmi menenangkan Tesa


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2