
esok harinya tesa bersih-bersih rumah karena hari ini hari minggu.dan setiap hari minggu jam kerja tesa dari pukul 07.00-14.00
"semua udah bersih,tinggal mandi terus berangkat"bicara sendiri tesa
ketika tesa mandi ponsel tesa berbunyi
Dreeeet dreeeeet dreeeet
tesa keluar dari kamar mandi
"ko hp ku nyala si"bingung tesa
tesa mengecek no tersebut dan ternyata nomor tidak dikenal,ketika tesa sedang memegang ponsel kembali berbunyi
dreet dreeet
"aduh angkat ngga yaaa"bingung tesa
"angkat deh"tesa
Tesa langsung mengangkat telepon tesebut
"hallo assalamungalaikum"salam tesa
"wangalaikumsalam,ini gue saa van"jawab van
deg
Tesa diam terpaku,tidak habis pikir van yg menelpon
"gue dapet no lo dari grup kelas,ngga ppa kan saa"ucap van
Tesa langsung mematikan telvon van
"gilaaa saa,astagfirrulloh ngga boleh ngga boleh"gelisah tesa "izmi aja ngga punya nomor van masa gue punyya"
Di tempat van
"kenapa dimatiin yaa,apa gue salah"pikir van
bagi tesaa hubungan sangatlah penting,dia mampu melakukan segalanya demi sebuah hubungan,setelah kedua orang tuanyya pergi bagi tesa izmii sosok yang penting dalam hidupnya
__ADS_1
Ditempat kerja tesa
"mba ini belanjaan saya"ucap salah satu pembeli
tesa sedang melamun memikirkan kejadian dirumah
"mbbaaa"teriak pembeli
"ehhh iya ada apa mba"jawab tesa dengan gugup
"ini belanjaan saya"ucap pembeli sambil menunjuk belanjaan saya
"maaf ya mbaa,saya ngga denger tadiii"mohon tesa
"ngga papa mba,jangan keseringan ngalamun mba ngga baik"nasihat sang pelanggan
"iya mba"jawab tesa sambil menghitung harga
Beberapa menit kemudia tesa selesai menghitung harga dang membungkus belanjaan sang pembeli
"ini agak banyak saya bantu angkat ke motor ya mbaa"pinta tesaaa
"oke mba,makasih lohhh"ucap pembeli
Tesapun keluar toko,ketika akan masuk tesa melihat motor van menuju ke toko tersebut
"matii aingggg"pelan tesa
Tesa buru-buru masuk toko.van memakirkan motornya didepan toko dan menghampiri tesaa
"tesaaa"panggil van
"i iya ada apa van"jawab twsa dwngan canggung
"gue mau minta bantuan boleh?"tanya van
"bantuan apa?"tanya kembali tesa
"ajarin gue sholat yaaa"pinta van
Macam kesamber petir di siang bolong,itu yang dirasakan tesa
__ADS_1
"whaat"kaget tesaa😰😰
"kenapa?,lo ngga bisa saa?"tanya van
"bisaa,cumannn harus aku yaa?,kan ada orang lain"lirih tesa
van tesenyum
"tapi cuman lo yang ngerti gue"ucap van
"tenang aja ko,lo ngajarin gue sholat di rumah gue atau mushola umum,ngga di rumah lo.gue tahu pikiran lo saa"sambung van
Tesa bepikir cukup lama yg tesa khawatirkan bukan itu tapi izmi
"gimana saa bs ngga?"tanya van
"bentar yaaa lo tunggu sini"pinta tesa
Tesa segera berlari ke belakang dan menelvon seseorang
"hallo saa ada apa"ucap izmi
"ini mii van dateng kesini pengin gue ajarin dia sholat "jelas tesa
"lo aja ya yang ajarin van sholat mii"sambung tesa
"ini kaya bukana van yang gue kenal"batin izmii
"ngga saa lo aja lagian kalo gue,dia pasti risih"ucap izmi
"ngga papa miii?"tanya tesa ragu-ragu
"iya ngga papa ko saa,udah yaa papay"izmi langsung mematikan telvon
"ngga papa izmi,tenang"izmi menyakinkan diri sendiri
Tesa segera berlari dan menghampiri van
"gue bs van,nanti jam dua siang lo kesini aja yaa,kita belajar sholat di mushola umum sini aja"jelas tesa tiba-tiba
"okey saa gue pulang dulu"ucap van
__ADS_1
"iya"jawab tesa