
"kalian lagi ngapain disini?"tanya seseorang
Tesa dan van langsung menoleh ke sumber suara
"abah"ucap tesa bahagia langsung menghampiri abah dan mencium tangannya
Abah guru merupakan guru tesa dari cirebon,beliau juga guru dari pak ustad
Tesa sudah menganggap abah guru seperti keluarga dan mereka sangat akrab
"abah apa kabar?"tanya tesa
""alkhamdullilah nduuu,kamu lagi ngapain terus sama siapa?"tanya abah sambil melihat van
"itu temen tesa bah namanya van,tesa lagi ajarin dia sholat"jelas tesa
Van langsung menghampiri abah dan mencium tangan beliau seperti tesa
"van bah"ucap van
"ko berduaan aja si,yang ketiga setan tahuuu"sewot tezi
Yaa tezi.dia teman tesa rumahnya juga tidak terlalu jauh dari tesa,dari sd sampai smp mereka sekolah bersama hanya saja ketika sma mereka mangambil jalan masing-masing
"lo tu setannya"๐ฒ๐ฒkesal tesa
"ngg baik ngoming kaya gitu di masjid"tegur abah pada tesa
"dengerin tu"sindir tezi
"awas aja lo tez"batin tesa
"saya pamit pulang dulu yaa,semuanya"ucap van
Van kembali mencium tangan abah,seketika abah menahan tangan van yang akan melepas tangan abah
"diamalkan nduuu,sholatmu yang bakal perbaiki hidupmu"nasehat abah dengan tatapan penuh arti
"i i ya bah"gugup van dengan tatapan abah
Van akhirnya langsung pulang
"abah ngapain di masjid bah?"tanya tesa
"ngga boleh haa"๐๐nyinyir tezi
"apaan si lo tez,ngeselin tahu"kesal tesa
"biarin,wleee"๐๐ejek tazi
__ADS_1
"kalian ribut terus si,nanti jodohan baru tahu kalian"ucap abah
"no"teriak tesa dan tezi bersama
"tuhh kannn"jail abah
"hiii abah ma gitu"๐ฃ๐ฃkesal tesa
"bercanda tesaeri,abah ke masjid sengaja nemuuiin tesaa.tezi liat sendal kamu disini"jelas abah sambil mengelus kepala tesa
"ada yang jadi mata-mata nii"mulut ngga sopannya tesa
"gue liat karena gue punya mata tesaa"tidak terima tezii
"mulutnya itu tesa ngga baik"tegur abah
"iya bah,maaf ya tezz"mohon tesa
"ngga mau"ucap teziii
"teziii"panggil abah
"ngga bah bercanda kok"cengir tezi
"sini tes duduk deket abah,abah pengin ngobrol"titah abah sambil duduk
tesa dan abah duduk kecuali tezi
bagi tezi menghargai privasi sangatlah penting
"ngga usah sini bareng-bareng"titah abah
Tezi menurut
"ada apa bah?"tanya abah
"ngga ada apa-apa,abah cuman kepikiran tesa aja"ucap abah
"OMG jadi abah jauh-jauh dari cirebon buat nemuuin tesa"hobah tesa
"ke gr an lo saa"ujar tezii
"๐๐๐๐"tesa
"abah kesini ada keperluan sama pak ustadz sekalian nemiin tesa deh"jelas abah
"tesa baik-baik aja kan?"tanya abah
Tesa terdiam,mendengar pertanyyan abah
__ADS_1
"kenapa nduu?"tanya abah sambil mengelus kepala tesa
Tesa menundukan wajahnya dan tidak bs menaham air matanyaa
"tesa cape bah,tesa ngga kuat ngadepin semuanya sendiri"jelas tesa menangis sejadi-jadinya
Tezi tentu tidak menyangka seorang tesaeri yang selalu terliat baik-baik saja ternyata sangat rapuh.dia teman dari kecil tesa jadi tahu persis apa yang tesa alamin,tapi ngga tahu apa yg tesa rasaain
"abah paham tesa,gini tesa itu kuat masa mau nyerah"ucap abah sambil tersenyum
"yang merasa sendiri itu,berarti alloh swt sama malaikat langsung temenin tesa,harusnya seneng dong"ucap abah menenangkan tesa
Tapi tesa tetap menangis bahkan sampai sesegukan dan dadanya terasa sesak
"saaa"panggil tezi
tezi ingin memenangkan tesa tapi abah menahannya
"tesa lagi keluarin apa yang tesa rasaain selama ini tezz"bisik abah
Abah dan tezii tetap menunggu tangisan tesa berhentii,tanpa terasa air mata tezi keluar.abah yg melihat hal tersebut tersenyum
Sampai akhirnya tesa berhenti menangis
"udah nangisnya tesa?"tNya abah
Tesa menganggukkan kepala sambil menghapus air mata tadi
"tesa pulang ya bah,tesa ngantuk"izin tesa
"iya ngga papa,tapi tesa harus inget tentang sabar dan iklas yaa"pinta abah
"iya bah"jawab tesa
Tesa mencium tangan abah dan langsung pulang
"tezi juga pulang ya bah"izin tezi
"iya hati-hati tez"ucap abah
Ketika tezi akan keluar masjid
"tez tunggu abah"panggil abah sambil menghampiri tezi
"ada apa bah?"tanya tezi
"abah mau balik ke cirebon,abah titip tesa bisa kan tezi?"tanya abah
"insha alloh bah"cepat tezi
__ADS_1
Bersambungg