
Pagi hari di rumah tesa
"wangiii amattt"gumam Renal mencium aroma makanan
"masak apaan saaaa?"tanya renal
"sandwich telor"saut tesa dari dapur
Renal memandang wajah tesa yang sedang fokus memasak
"saa"panggil renal pelan dari belakang
"hmmm"saut tesa tanpa menoleh
"lo ngga takut tetangga ngomongin kita yang enggak-enggak?"tanya Renal tiba-tiba
Tesa langsung menghentikan kegiatan masaknya dan menoleh ke arah renal
"gue ngga tertarik dihakimi ataupun jadi hakimnya nal"terang dan padat Tesa
"yakiinn?
"dan gue juga ngga butuh pengakuan siapapun"
"kereen"ucap renal sambil mengacungkan jempol
"ya udah lanjut masak gihhh"titah renal
"siapa loo nyuruh gueee"sewot tesaa๐
"udah selesaii kelezzzz"tesa
Tesa dan Renal menghabiskan sarapan mereka masing-masing
"yoook nal"ajak tesa yang keluar dari kamar pakai seragam sekolah
"sekolah saa?"renal
"iyalah,lo mau bolos?"tesa
"ide bagus"celetuk renal
Ketika renal melihat tesaaa
__ADS_1
"ampunnn saaa"melas renal ketika melihat tesa akan melempar tasnya
...****************...
"wahiii para selirku"sapa tio pada miho,izmi,dan asfa yang sedang berkumpul
Tio adlah salah satu teman renal,so kelakuannya ngga jauh dong
"pala lo botak,ogah gue jadi selir"bentak asfa
"jangan salah,raja itu lebih perhatian ke selir ketimbang ke ratuu faa"jelas tioo
"merdu kaliii suara setannn"nyinyir miho๐๐
"kalo konsepnya gituu harusnya yang jadi ratu selirnya,yang jadi selir ratunya fir'aun"ketidak terimaan izmi
"betuฤบ"saut miho dan izmi bebarengan
"kok fir'aun sii miii"protes tiooo
"raja kayak loo itu demagenya kaya fir'aun,senenaknya ajaa"izmi
"raja bebass bossa"bantah tio๐
"mau raja atau bukan kalo ngga adil tetep ngga dibenarkan"ucap tesa baru masuk
Hanya 2 orang yang tetap diam ditempat,yaps
Van dan Izmi,manik mata tesa dan izmi saling bertemu tapi izmi langsung menundukan kepalanya
"Annizmi Annisa"panggil Tesa
Izmi langsung mengangkat wajahnya
"baginda ratu dateng masa ngga disambut"goda tesaa
Izmi langsung berlari dan memeluk tesa begitu erat
"maaf"lirih izmi dengan isak tangis
"it's okay"Tesa
"wah wahh kenapa pada meloww gini"ucap Renal baru datang
__ADS_1
"bersik lo nal"ketus mih
"ohhh sahabatku"panggil tio yang akan memeluk renal
"stop it"teriak renal menghentikan tio
"saa"panggil van mendekat
Seketika semua terdiam,semua menjauh dari tesa dan van.mereka kembali dengan kesibukan masing-masing
"ada apa van"tanya tesa agak canggung
"lo baik-baik aja kan?"
"iya gue baik-baik aja van,why?"
"jangan pergi lagi ya saa"pelan van
Tesa tersenyum
"makasih udah khawatir,dan maaf bikin jantung loh dugeman"ucap tesa
"๐๐๐"Van dan Tesa tertawa bersama
Tanpa mereka ketahui ada dua pasang mata yang memperhatikan mereka dengan kecemburuan
"everyone listen to me"teriak tio dari atas meja dengan tangan mengacung ke atas ala super star
"malu-maluin banget siii"ucap Renal melihat kelakuan sahabatnya
"ada apa fir'aun?"tanya miho
"untuk merayakan pulangnya ratuku TESAERI DININGRAT
Buuug
"awwwww"teriak tio
Belum selesai bicara malah ada sepatu melayang tepat mengenai perut ti
"tenang brother cuman bercanda"mohon tio saat melihat van dan Renal menatap nyalang ke arahnya
"jadi untuk merayakan pulangnya tesa gimana nanti kita nongki bareng"ralat tio
__ADS_1
"setuju"teriak miho dan asfa barengan
Beraambung