TESAERI DININGRAT

TESAERI DININGRAT
PRIVASI


__ADS_3

Pagi hari di rumah tesa


"wangiii amattt"gumam Renal mencium aroma makanan


"masak apaan saaaa?"tanya renal


"sandwich telor"saut tesa dari dapur


Renal memandang wajah tesa yang sedang fokus memasak


"saa"panggil renal pelan dari belakang


"hmmm"saut tesa tanpa menoleh


"lo ngga takut tetangga ngomongin kita yang enggak-enggak?"tanya Renal tiba-tiba


Tesa langsung menghentikan kegiatan masaknya dan menoleh ke arah renal


"gue ngga tertarik dihakimi ataupun jadi hakimnya nal"terang dan padat Tesa


"yakiinn?


"dan gue juga ngga butuh pengakuan siapapun"


"kereen"ucap renal sambil mengacungkan jempol


"ya udah lanjut masak gihhh"titah renal


"siapa loo nyuruh gueee"sewot tesaa๐Ÿ˜ž


"udah selesaii kelezzzz"tesa


Tesa dan Renal menghabiskan sarapan mereka masing-masing


"yoook nal"ajak tesa yang keluar dari kamar pakai seragam sekolah


"sekolah saa?"renal


"iyalah,lo mau bolos?"tesa


"ide bagus"celetuk renal


Ketika renal melihat tesaaa

__ADS_1


"ampunnn saaa"melas renal ketika melihat tesa akan melempar tasnya


...****************...


"wahiii para selirku"sapa tio pada miho,izmi,dan asfa yang sedang berkumpul


Tio adlah salah satu teman renal,so kelakuannya ngga jauh dong


"pala lo botak,ogah gue jadi selir"bentak asfa


"jangan salah,raja itu lebih perhatian ke selir ketimbang ke ratuu faa"jelas tioo


"merdu kaliii suara setannn"nyinyir miho๐Ÿ˜ž๐Ÿ˜ž


"kalo konsepnya gituu harusnya yang jadi ratu selirnya,yang jadi selir ratunya fir'aun"ketidak terimaan izmi


"betuฤบ"saut miho dan izmi bebarengan


"kok fir'aun sii miii"protes tiooo


"raja kayak loo itu demagenya kaya fir'aun,senenaknya ajaa"izmi


"raja bebass bossa"bantah tio๐Ÿ˜Ž


"mau raja atau bukan kalo ngga adil tetep ngga dibenarkan"ucap tesa baru masuk


Hanya 2 orang yang tetap diam ditempat,yaps


Van dan Izmi,manik mata tesa dan izmi saling bertemu tapi izmi langsung menundukan kepalanya


"Annizmi Annisa"panggil Tesa


Izmi langsung mengangkat wajahnya


"baginda ratu dateng masa ngga disambut"goda tesaa


Izmi langsung berlari dan memeluk tesa begitu erat


"maaf"lirih izmi dengan isak tangis


"it's okay"Tesa


"wah wahh kenapa pada meloww gini"ucap Renal baru datang

__ADS_1


"bersik lo nal"ketus mih


"ohhh sahabatku"panggil tio yang akan memeluk renal


"stop it"teriak renal menghentikan tio


"saa"panggil van mendekat


Seketika semua terdiam,semua menjauh dari tesa dan van.mereka kembali dengan kesibukan masing-masing


"ada apa van"tanya tesa agak canggung


"lo baik-baik aja kan?"


"iya gue baik-baik aja van,why?"


"jangan pergi lagi ya saa"pelan van


Tesa tersenyum


"makasih udah khawatir,dan maaf bikin jantung loh dugeman"ucap tesa


"๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚"Van dan Tesa tertawa bersama


Tanpa mereka ketahui ada dua pasang mata yang memperhatikan mereka dengan kecemburuan


"everyone listen to me"teriak tio dari atas meja dengan tangan mengacung ke atas ala super star


"malu-maluin banget siii"ucap Renal melihat kelakuan sahabatnya


"ada apa fir'aun?"tanya miho


"untuk merayakan pulangnya ratuku TESAERI DININGRAT


Buuug


"awwwww"teriak tio


Belum selesai bicara malah ada sepatu melayang tepat mengenai perut ti


"tenang brother cuman bercanda"mohon tio saat melihat van dan Renal menatap nyalang ke arahnya


"jadi untuk merayakan pulangnya tesa gimana nanti kita nongki bareng"ralat tio

__ADS_1


"setuju"teriak miho dan asfa barengan


Beraambung


__ADS_2