TESAERI DININGRAT

TESAERI DININGRAT
BERSENTUHAN


__ADS_3

"pengin healing tapi ngga ada dana"keluh Tesa sambil menyetrika


Hari ini Tesa menyetrika baju 2 kali lipat lebih banyak dari biasanya


Ya begitulah jika keluarga Tezi benar-benar banyak acara bahkan sampai jarang dirumah sehingga banyak baju pula yang dipakai


Dreet dreeet


Tesa mengaangkat panggilan Video Call dari Izmi


"baginda ratuuuuu"panggil Izmi


"kenapa perdana menteri?"saut Tesa


"semangat yaaaa"Izmi


"udah lima hari ini lo gannggu gue kerja cuman ngomongin hal yang sama"kesalbTesa


"yaaah gue juga pengin nemenin loo Tesa"rajuk Izmi


"nemenin gue apa lo yang lagi cari temen?"Tesa


"rese lo saaa"kesal Izmi


"ya udah ya mii gue matiin, ngga enak soalnya sama Tezi"izin Tesa


"iya deh,papay"Izmi


"papay"Tesa


"maaf ya mii"Tesa


"sains baby"Izmi langsung mematikan VC NYA


Beberapa saat pun settrika Tesa selesai


Tesa segera pergi ke dapur untuk melakukan pekerjaan yang lain


"pas banget mba dateng,cobain deh mba"ucap ART yang menyadari kedatangan tesa


"apa ini bu?"tanya Tesa melihat makanan yang diberikan ART


"ngga tahu mba,cuman coba-coba aja"ART

__ADS_1


"hemmmm"Tesa


"enaak bu"lanjut Tesa


"makasih ya mba"ucap ART mengambil kembali mangkuk berisi makanan


"yah tak kira buat gue"batin Tesa


"saà"panggil Tezi


"iya?"saut Tesa


"sini gue mau nunjukin sesuatu"pinta Tezi


"okay"Tesa segera menuju Tezi


Mereka berdua menuju ke kamar Tezi


"Tes liat deh,bagus ngga"tunjuk Tezi pada karya seni budaya buatannya


"hemmmm lumayan"Tesa


"yaaah masa lumayan,tahu ngga gue ngerjain ini selama 3 jam"geram Tezi


Posisi Tezi dan Tesa berhadapan,posisi Tesa sangat dekat dengan Tezi


Ketika Tesa mundur kain dress bawah tidak sengaja Terinjak sehingga ketika Tesa mundur dia akan Terjatuh tapi


Greep


Tangan Tezi sebelah kanan reflek menahan tubuh Tesa dan memegang perut belakang Tesa sedang tangan kirinya memegang karya buatannya agar tidak jatuh


Sedang Kedua tangan Tesa memegang dada Tezi


Kini dua pasang mata bertatapan


Jantung Tesa berdebar kencang,sedang Tezi menatap wajah Tesa yang sangat dekat dengan wajahnya


"astaghfirullloh Tezi"sontak Tesa langsung mendorong Tezi


"maaf saa gue ngga niat kok"Tezi dengan masih termangu


"iya gue ngerti,makasih yaa,terus bagus kok karya buatan lo"ucap Tesa buru-buru pergi

__ADS_1


Tezi diam mematung,entah apa yang sedang dia rasakan dan pikirkan


"astaghfirulloh ya alloh Tesa ngga sengaja maafin Tesa ya alloh"dada Tesa masih berdebar sedang air matanya menetes


Jam pulang Tesa sudah Tiba(pukul 17.00)


Tesa bersiap untuk pulang


Namun Tezi menemui Tesa


"saaaa"panggil Tezi pelan


Tesa sontak langsung melihat ke sumber suara


"iya Tez"jawab Tesa dengan gugup


"lo ngga papa?"Tezi


"ngga papa kok"Tesa langsung pergi dari hadapan Tezi


"saaaa"panggil lagi Tezi


Tesa segera menghentikan langkahnya


"apa lagi Tez?"kesal Tesa


"are you okay?"Tezi


"yapsss i am okay"Tesa


"serius?"Tezi


"iya"Tesa


"jangan marah ya saaa,gue bener-bener ngga sengaja kok,cuman lo sahabt gue saa"ucap Tezi


Beraambung


Sedikit pemberitahuan kenapa Tezi takut Tesa marah adalah karena Tesa akan murka jika ada laki-laki yang bukan mahromnya menyentuh dirrinya apa lagi kaya Tezi sampe kaya meluk behhh


Harusnya Tesa marah cuman kalo sama Tezi boleh lah dibicarakan😂😂😂


Canda kok,Tesa bakal marah cuman ngga bisa lama-lam

__ADS_1


__ADS_2