TESAERI DININGRAT

TESAERI DININGRAT
puisi


__ADS_3

hari selanjutnya ditempat kerja tesa


*sukamu arti cahaya yang ku genggam


Sinar keluar sesuai malam


Jika temu bisa ku pinjam


Kan ku katakan sebagai kalam*


"bau-baunya romantis niiih puisi"baca izmi


"belum selesai itu masih ada lanjutan"sambung tesa


"gue kok ngga pernah di bikinin puisi sa,sekai-kali napa"izmi sambil mamanyunkan mulutnya๐Ÿ˜Œ


"ada ide nih,dengerin yaaa"semangat tesa


"roman-romannya kok ngga enak yaaa"celetuk izmi


*kisah cinta romeo juliet


Yang bertemu waktu kepepet


Dengan si tetet


Ku beri nama markutet*


"ha haa haaa"๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†ngakak tesa


"hii nyebelin loh,masa kek gitu sihhh"sebel izmi


"saa diem diliatin tuh sama pembeli"tiba-tiba kak yohan


"upps,maaf kak kelepasan"cengir tesa๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


"ya udah gue pulang yaa sa"sambung izmi


"kok pulang,kenapa?"tanya kak yohan


"terpesona sama ketampanan kakak"lirih izmi


"bisa aja lo mii,emang gak ada betina yang bs menolak ketampanan seorang yohan,ha haa"bangga kak yoha

__ADS_1


"hilih,tesa biasa aja kok kak"๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘sewot tesa


"masa si,mata loh kena katarak kali sa,udah cek ke dokter belum?"saut kak yohan


"enak aja katarak,mata tesa itu sehat wal afiat yaa"nyonyor tesa๐Ÿ˜ฒ๐Ÿ˜ฒ๐Ÿ˜ฒ


"tesa emang gitu kak,setandarnya kim seokjin,tipe idealnya kim taehyung ya ngga saa"izmi


"yaps,emang cuman loh yg tahu kesukaan gue mi lope-lope deh"goda tesa


"hidih amit-amit saa,gini-gini masih normal kaliii"๐Ÿ˜•๐Ÿ˜•geli izmi


"ya udah pulang yaaa,maaf ganggu loh kerja pPay"pamit izmu


"sains aja,papay juga"balas tesa


"kakak kesini ngapain kak"tNya tesa


"gini,nanti truk barang dateng kakak udah bayar,kamu tinggal susun terus pilihin yang jajanan yang kada luwarsa yaa.kakak mau pergi soalnya jadi ngga bs bantuain loh sa"jelas kak yohan


"ohhh oke kak,selow kak seperti sendal sewallowww"๐Ÿ˜ฏ๐Ÿ˜ฏ๐Ÿ˜ฏujar tesa


"kadang-kadang otak loh rada-rada ya saa"ungkap kak yohan


"ya udah kakak pmit"kak yoha


"yooiii kak"teriak tesaa


antrian di kasir lumayan panjang hampir sejam tesa terus menghitung jumlah harga barang, sampai pada pembeli terakhir yaituuuu


"van"ucap tesa


van langsung menyodorkan 1 bungjus rokok kan minuman bersoda


"terlalu sering merokok ngg seht van"tegur tesa sembari menghitung harga


"apa kau pernah terluka karena diamku?"tanya van tiba-tiba


"he"reflek tesa


"tidak pernah,tapi teman yang lain mungkin pernah"jawab izmi sembari memasukan barang ke kantong kresek


"seperti?"tanya van

__ADS_1


"seperti ketika izmi masuk kelas mengucapkan salam dan kau tidak menjawabnya"sambung tesa


"semuanya 25 ribu"lanjut tesa


van menyodorkan uang lalu pergi


Sebenarnya izmi menyukai van hanya tesa yang tahu,msski sikap izmi begitu karena van tidak respect dengan lingkungan sekitar


Esok harinya disekolah


"assalamungalaikum"ucap izmi dan tesa bebarengan


"wangalaikumsalam"jawab miho


"wangalaikusalam"jawab van pelan


"what-what ngga salah denger gue"heboh miho


izmi diam terpaku mendengar suara van


"kenapa loh mi kesambet setan?"jahil tesa


"ini beneran saa,tampar guee saaa"haru izmi๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข


Plaaaak


Sangking kerasnya semua yang ada di kelas menengok ke sumber suara


"hiii apaan sih miho main nabok waeee"tegur tesa


"katanya tadi izmi pengin ditampar,ya udah"dengan polosnya miho


"nabok si nabok mihoo tapi pelan-pelan noh liat semuanya ngeliatin gue,hancur sudah hargadiri guee"protes izmi๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ


"maaf tadi mau pelan ko sebenernya cuman pas mau sampe pipi tiba2 inget loh itu orangnya ngeselin,malah keblabasan"ujr miho


"itu balas dendam miho ku tersayang"geram izmi


"maaf"lirih miho


"udah yu duduk"ajak tesa


Ketika melewati van,izmi memandangnya dengan penuh kekaguman

__ADS_1


__ADS_2