
Mereka sudah kembali masuk sekolah sekitar 5 hari yang lalu
Tesa sedang serius mendengarkan guru menjelaskan
"saaaa"panggil Izmi di sebelahnya
"iya"Tesa tanpa menoleh
"ntar masak bareng yuuk"ajak Izmi
"okey"singkat Tesa dengan terus memperhatikan guru dan buku
"hiiiii Tesa masa gue dikacangin"π£π£π£Izmi
"ntar ya mii,gue lagi fokus niiih"Tesa
"tapi gue juga sebentar kok saa"rengek Izmi
"diem ya mii ntar guru tahu kita lagi ribut"Tesa dengan tatapan serius kepada Izmi
"Tesa Izmi kalian lagi ngapain?"Guru
"π΅π΅π΅"Izmi
"mampus kita mii"bisik Tesa
"ngga lagi ngapa-ngapain kok pak"saut Tesa
"kalian maju"Tegas Guru
"mati beneran ini mah"π³π³π³Izmi
Guru yang sedang menjelaskan materi adalah guru killer atau badas yang pastinya sangat horor dong,setiap sekolah pasti ada yang kalau guru baru melangkah udah pada kaburπππ
Akhirnya Izmi menulis dipapan tulis dan Tesa yang menjelaskan
Jam Istirahat
Biasalah Tesa pasti di Perpustakaan
"saaa"panggil Izmi
"heeeeh"nafas kasar Tesa
"apalagi mii"kesal Tesa
"maaf deh buat yang tadi,tapi jadikan kita masak bareng"pinta Izmi
"bisanya habis magrib miii"Tesa
"ngga papa deh"Izmi
__ADS_1
"okey kalau begitu"Tesa
"lo lagi bikin puisi mii?"tanya Izmi melihat buku yang dipegang Tesa
"ngga,cuman baca buku puisi aja kok"
"ouuuh"Izmi
"ya udah niih lanjut bacanya"Izmi mengembalikan buku
Tesa membaca dan izmi menaruh kepalanya di atas meja melihat Izmi
"kenapa mii?"lirih Tesa melihat Izmi
"ngga"Izmi
"serius?"Tesa
"iya"Izmi
Bel berbunyi
Skip pulang sekolah
Ditengah jalan belum jauh meninggalkan sekolah Izmi menyadari motornya kempes
Akhirnya Izmi dan Tesa mendorong sampai bengkel tidak jauh dari mereka
"iya nih mba,motor mba kenapa?"karyawan bengkel
"bocor mass"saut Izmi
"bisa duluan ngga mas"pinta Izmi
"waduh ngga bisa mba,tuh liat semua pemilik motor lagi nungguin motor masing-masing"karyawan motor
Tesa dan Izmi hanya bisa pasrah mencari tumpangan karena Izmi memutuskan meninggalkan motornya dibengkel
"maaf ya saa saa jadi Telat kerja"Izmi
"sains mii"Tesa
Tiba-tiba berhenti dua motor dihadapan mereka
Van dan Renal
Tesa memutuskan untuk pulang dengan Renal,dan Izmi dengan Van
"TESAERI DININGRAT"Renal
"iya ALASKA RENAL PRADIKTA"jawab Tesa
__ADS_1
"masha alloh lo cantik saa"puji Renal melihat wajah Tesa dari spion
"πΆπΆπΆ"Tesa
Tesa langsung memalingkan wajahnya kesebelah kanan sangking malunya
"slow aja saa"Renal kembali serius berkendara
Sedang dimotor Van,Van dan Izmi diam saja karena canggung
Tiba-tiba
Wuusssssh
Ada motor dengan laju cepat dan menyalip motor Renal
"yaalloh"kaget Tesa memegang punggung Renal
"wooiii ati-ati dong gimana kalo calon ibu anak-anak gue lecet"teriak Renal siap menyalip balik
"πΆπΆπΆ"Tesa
Lagi dan lagi ucapan Renal bikin Tesa salting
"jangan nal,dingin soalnya kalo ngebut"larang Tesa melihat Renal akan menyalip
"lo kedinginan saaa?"Renal
"lumayan"Tesa
Tiba-tiba saja Renal menepi,berhenti didepan cafe
"kok berhenti nal"tanya Tesa masih diatas motor sedang Renal sudah turun
Renal segera melepas hodie yang dia pakai dan memberikan pada Tesa
"for me?"Tesa
"yaps"Renal
Tesa mengerti niat Renal dan langsung memakainya
Tanpa disadari oleh mereka,dari dalam cafe ada 2 pasang mata yang memperhatikan mereka.Tezi dan Qiya
"enak yaa Tesa centil sana centil sini"pedas Qiya
"cewe murahan"lagi Qiya
Tezi hanya diam ketika sahabat kecilnya dimaki-maki,dia diam mematung dengan tatapan aneh
Renal dan Tesa pun melanjutkan perjalanan mereka
__ADS_1
Bersambung