
Beberapa jam setelah mereka puas melihat keindahan tempat tersebut.mereka memutuskan mencari makan disekitar
"enak juga yaa,biasanya makanan ditempat wisata jarang ada yang enak"ucap Tio sambil makan pecel
"heh lagi makan jangan ngomong"tegur Asfa
"lagian tinggal makan banyak komen si Tio"Miho
"udah lah diem semua"Tesa sudah cape dengan drama Tio
Semua sudah fokus dengan makanan masing-masing ketika baginda ratu memberi perintahπππ
"saa ini minumnya"Tezi menyodorkan air mineral
"makasih Tez"ucao Tesa
"katanya sahabat kok akrab banget siii"batin Renal dengan sewotπππ
"π¨π¨π¨π¨"Van kebakaran jenggot
"ekhemmm"dehem Tio melihat kecemburuan wajah Renal
Seketika Tio dan Renal saling melirik
"sweet banget siii Tezz"manja Miho
"wajar kalo Tezi manjain cewe kaya Tesa,beda lagi kalo cewe bentukan kaya loo enaknya diapain ya kira-kira"π€π€π€ Tio
"dibuang kolong jembatan kayaknya ide cerdas tuh"ceplos Tio
ppakkkk
Miho melempar kotak Tissue pada Tio dengan bediri
"ngajak duel loo ya Ti"Miho segera meraih Tio
Eiits Tio pun segera berlari,yang terjadi saat ini adalah mereka saling kejar-kejaran
Melihat tingkah Tio semua langsung melirik Renal
"apa?"Renal
__ADS_1
"untuk saat ini dia bukan sahabat gue"tunjuk Renal pada Tio ketiaka menyadari tatapan teman-temannya
Untuk Tio dan Miho kita abaikan sejenak yaa kawan
"saa nih gue beliin roti bakar rasa macha"Van yang baru datang entah dari mana
Van duduk di sebelah kanan Tesa
"Van Tesaa tuu"omongan Izmi terpotong ketika melihat kode mata Tesa
"kenapa mii?"Van
"anuu ngga jadi van"Izmi melirik Tesa
"cobain deh mii pasti enak"semangat Van
"gue aja Van yang makan"Tezi
"gue beli buat Tesa"ketus Tesa
"yaa guee juga mau van"Renal langsunng nyomot(cemburu)
"lo ngga usah makan yaa Tes"larang Tezi
Akhirnya Renal,Van,dan Tezi bertengkar
"apa-apaan si semua orang gue beli ini buat Tesa"tegas Van
"hemmm enak"Tesa
"manisnya pas"sambung Tesa
Semua diam melihat Tesa
"udah Van ngga papa kok"ucap Tesa menepuk tempat duduk sebelahnya
ohh tentu saja van yang seperti gunung yang akan meletus seketika cool kembali
"enak saa?"lembut Van
"he hemmm"Tesa melahap
__ADS_1
"saa kenapa lo nekat sii"batin Izmi
Sedang Tezi melihat dengan pandangan kurang suka,entah lah
"jadi Tesa suka roti bakar"batin Renal mengamati
Berbeda dengan Van yang sanagt bahagiaπππ
tapi ada satu orang yang mengamati dengan jeli
"kelihatannya lo lagi diperebutin 3 cowo saa,tapi lo pantes untuk semua ini"batin Izmi meski sedikit cemburu pada Van
"aduh-aduh mii"raung Tio baru datang dengan kondisi rambutnya dijambak Miho
"macem-macem loo sama guee"galak Miho
"macem-macem apanyyaa,cewe mah emang bisanya jambak-jambakan sama cakar-cakarankan"Tio
"omong apa loo"miho semakin keras menarik rambut Tii
"auuuu"jerit Tio seperti cewe
pertengkaran mereka dilerai oleh Tezi
Semua memutuskan pulang dan turun kembali dirumah Tesa, baru pulang ke rumah masing-masing
Semua sudah pulang kecuali Izmi yang nebeng toilet rumah Tesa dan Tezi yang masih mematung
"lo ngga pulang Tez?"tanya Tesa
"kenapa lo makan roti bakar tadi saa?"Tezi
"lo kan bakal muntah kalo makan gless rasa macha"Tezi
"lo suka sama Van?"Tezi serius
"gue makan karena gue menghargai Van,dan gue ngga suka sama sekali sama van"tegas Tesa
Izmi yang akan keluar dari rumah Tesa pun berhenti sejenak mendengar keributan
Bersambung
__ADS_1