The Heretic Chef : Exaworld Online

The Heretic Chef : Exaworld Online
Masakan Yang Hebat


__ADS_3

『 Level telah meningkat. 』


Karena telah membunuh ratusan goblin, poin pengalamannya naik dengan sangat cepat. Saat ini Nier sudah mencapai level 12 dan Lucia mencapai level 14.


Semakin tinggi level pemain akan semakin sulit untuk mendapatkan poin pengalaman. Nier dulu pernah mencapai level 40 dengan membunuh monster level 50 sendirian, perbedaan tingkat tentu membuat poin pengalaman menjadi semakin tinggi.


Misalkan saja Nier berlevel 0 dan dia melawan Iron Bear yang berada 10 tingkat diatasnya, karena perbedaan 10 tingkat pengalaman yang dia dapatkan akan dikali 10.


『 STATUS


Nama : NieR


Level : 12


Class : The Heretic Chef


Title : 5


Health : 900


Mana : 900


DE : 370


STR : 10 +20 (30)


AGI : 10 +20 (30)


VIT : 10 +20 (30)


INT : 10 +20 (30)


Fame : 61.000


Stat Poin : 24. 』


Nier menyeringai melihat statusnya, diantara semua status miliknya hanya Dark Energy yang berubah, dulu dia bingung karena tidak tahu cara meningkatkan Dark Energynya, namun siapa yang menyangka kalau setiap kali naik level Dark Energynya akan bertambah sebanyak 10 poin.


'Tapi apa tidak ada cara lain lagi selain naik level?'


Status ini sangatlah penting bagi Nier karena hampir dari semua skillnya membutuhkan poin Dark Energy, berbeda dengan Mana Point yang bisa  diisi ulang menggunakan potion, Dark Energy tidak bisa karena itu dia harus menunggunya beregenerasi sendiri dan itu cukup lama.


Nier melihat tumpukan besar daging goblin yang ada di Inventory-nya, daging yang dia dapatkan sangat banyak hingga Inventory-nya hampir penuh. Sepertinya perburuan kali ini menghasilkan banyak daging.


"Lucia, apa kamu lapar?" Nier bertanya sambil membuang daging goblin dari Inventory-nya, melihat bentuknya saja sudah menjijikan apalagi jika dimakan.


"Tidak juga, apakah kau ingin memasak daging itu?"


"Iya.. tetapi bukan daging jelek ini," Nier melempar dan membuang semua daging goblin dari Inventory-nya lalu melanjutkan, "Tapi bukan disini kita harus pergi ke kota dulu untuk membeli bahan masakan..."


"Yasuda ayo berangkat, aku juga ingin membeli beberapa potion."


Lucia mengangguk lalu berdiri, Nier juga mengikutinya dan keduanya berjalan berdampingan menuju kota.


* * *


Di gerbang kota terlihat suasana yang penuh sesak, berbagai orang mulai berdatangan dan pergi, begitu juga dengan pemain baru yang kali ini bahkan lebih padat dari yang sebelumnya.


"Lucia, apa kau tau kenapa semakin banyak pemain yang bermain game ini?" Nier bertanya dengan penasaran.


"Tidak, yang aku tahu bulan ini adalah yang terbanyak dari 3 bulan yang lalu."


"3 bulan? kau sudah bermain selama 3 bulan!? Tapi kenapa levelmu masih sangat rendah?"


Lucia mengangguk tetapi tidak mengatakan apa apa lagi. Nier tau sepertinya Lucia menyembunyikan sesuatu, tetapi dari pada menanyakannya lebih jauh, lebih baik dia diam.

__ADS_1


Melihat Nier tetap diam dan tidak lagi bertanya, Lucia menjadi lebih tenang. Ada beberapa rahasia yang tidak boleh diketahui oleh orang lain.


Nier melakukan hal seperti biasa, menjual semua Item drop ke guild petualang lalu pergi ke alchemy shop untuk membeli beberapa potion, dia juga menghampiri toko bahan makanan, dia membeli 5 karung gula, garam, dan berbagai macam rempah rempah lainnya yang itu semua langsung menghabiskan uangnya.


Nier kembali menemui Lucia yang sekarang berada di taman, dia sedang melihat bunga berwarna warni itu dan wajahnya juga terlihat sangat nyaman.


"Sepertinya kamu sangat menyukai bunga." Nier berjalan lalu duduk disampingnya.


"Yah begitulah, jadi bagaimana? Apa kau akan memasak disini?"


Melihat sekitar dan ada sedikit sekali orang, Nier mengangguk. Apa yang dilihatnya di taman ini semuanya adalah pasangan. Nier sedikit iri karena dia tidak pernah mendapatkan seorangpun pacar di masa lalunya.


Nier teringat dengan ingatan buruk tentang masa SMAnya, dulu ketika dia menyatakan cinta kepada seorang gadis tapi gadis itu langsung menolaknya dengan mengatakan sesuatu yang membuat hatinya sangat hancur, gadis yang dicintai Nier itu hanya menyukai seseorang yang memiliki banyak uang.


Dulu Nier adalah siswa yang baik dan pintar, tetapi keuangannya biasa saja. Ketika Nier bersedih di kala itu esok harinya pujaan hatinya telah bersama dengan orang lain yang memakai mobil mewah.


"Ekhem, Berhentilah menatapku.."


"Maafkan aku sedikit memikirkan sesuatu.. Mari kita lakukan disini"


Nier mengeluarkan kompor, panci, dan pisaunya.


Melihat inventorynya Nier mengeluarkan 10 potong daging dan mulai memasaknya seperti yang dulu pernah dia lakukan.


"Kenapa kamu memasukan AGI Potion?"


"Lihat saja nanti.."


Lucia memperhatikan semua proses memasak Nier dan 30 menit kemudian masakan selesai. Nier memberikan 1 porsi kepada Lucia.


Dia sudah tahu rasa daging yang dimakan Lucia, dia melihat ekspresi Lucia mulai mengerut tetapi dia tetap menelan daging itu.


Gulp


"Kauu, ap-apa kau memberikan racun?" Lucia bertanya dengan mata yang berkaca kaca.


"Tidak, maafkan aku karena itu terasa sedikit aneh.."


"Status Agilityku bertambah 5 poin, apakah ini pengaruh dari jobmu?"


"Sepertinya, apakah kamu bisa membantuku memasak?"


Lucia mengangguk dan bertanya dengan pensaran. "Mengapa kita tidak memasak sekali banyak saja? Kulihat kamu bisa memperbesar itemmu."


"Wow, sekarang kau mengatakannya, aku lupa kalau ada fitur seperti itu. Dark Stove dan Dark Pan perbesar 3 meter! apakah ini sudah cukup?"


"Sepertinya sudah, ayo kita masukan daging terlebih dahulu!" Lucia sangat bersemangat.


Nier memasukan 50 daging ke dalamnya dan membagikan rempah rempah kepada Lucia


Lucia terlihat bingung dengan apa yang ada di depannya.


"Sepertinya agar daging manis kita harus memasukan gula.." Lucia mengangguk.


"Sepertinya? Maksudmu?"


Lucia memasukan 1 karung gula ke dalam panci.


"A-Apa yang kau lakukan?" Nier bertanya sedikit gugup.


"Karena panci ini terlihat begitu besar bukannya harus memasukan gula dalam jumlah yang besar juga?" Lucia bertanya dengan sedikit memiringkan kepalanya.


"Err, sepertinya begitu..." Karena Nier tidak tahu apa apa dia hanya bisa mengangguk.


"Kalau terlalu manis nanti tidak terlalu enak, mari kita tambahkan garam juga!" Lucia mengambil 1 karung garam dan memasukan semuanya ke dalam panci

__ADS_1


"Ohhh, seperti itu. Bagai mana dengan saus? Apakah kita akan memasukannya?" Nier mengambil saus dari Inventory dan menunjukannya pada Lucia.


"Sepertinya menarik, ayo masukan!" Lucia mengambil 10 botol saus dan mememasukannya lagi.


"Apakah begini cara memasak? Kenapa terlihat sangat berbeda dengan apa yang aku bayangkan?" Nier melihat Lucia menaruh hampir semua bahan ke dalam panci.


"Sepertinya sudah siap!"


"Tunggu, masukan ini juga!" Nier membagikan HP, STR, dan AGI Potion.


"Kau benar!" Lucia terlihat bersemangat lalu melemparkan isi Potion tersebut ke dalam panci.


"Hidupkan apinya!" Mereka berdua berteriak dengan semangat.


Nier melihat ke dalam panci, dan isinya terlihat sedikit aneh banyak isi berwarna warni di dalam panci itu.


15 menit, bau yang dikeluarkan daging itu mulai keluar. Tetapi baunya sedikit aneh, dia tidak tahu bau seperti apa ini.


30 menit berlalu daging itu juga belum masak, mungkin karena porsinya yang besar.


45 menit pemberitahuan sistem memberitahunya kalau daging sudah siap.


Nier dan Lucia mendekati panci lalu membuka penutupnya.


Woshhh


Asap tebal keluar dari masakan itu dan itu membuat matanya sedikit perih.


"Tunggu, ada apa dengan bau yang aneh ini?"


Ini tidak terlalu bau, tetapi bau ini sangat tebal dan terasa berat di paru parunya.


"Tidak apa, kau tidak tau seni memasak jadi jangan ragukan kemampuanku!" Lucia berkata dengan santai tetapi terlihat sedikit kerutan di keningnya.


Nier menangguk dan mengambil 2 potong daging lalu memberikannya ke Lucia.


"Apa kau yakin ingin memakannya?" Nier bertanya karena daging ini terlihat sangat padat dan banyak cairan kental yang menutupinya.


"Tidak, tentu saja kita akan memakannya bersama." Lucia mengangguk lalu sedikit tersenyum canggung.


"Okee.."


Nier dan Lucia mulai memasukan daging ke dalam mulutnya lalu,


Bwegh


Nier langsung memuntahkan semua yang ada di dalam perutnya, dia merasa ingin menangis karena memakan ini. Mungkin ini adalah makanan terburuk yang pernah dimakannya.


Dia melihat Lucia yang sedang menelan daging itu, di matanya terlihat air mata yang ingin menetes.


Lucia sedang menahan rasa muntahnya lalu tiba tiba di pandangannya.


『 Anda telah keracunan, mengurangi 30 kesehatan per detik selama 5 detik. 』


『 Anda menerima 30 kerusakan. 』


"SIALAN NIERR! KAU MEMANG INGIN MERACUNIKU!?" Lucia berteriak ke arah Nier yang sedang muntah, Nier tidak menerima kerusakan sama sekali karena status passivenya.


"Apa!? kau sendiri yang memasak-bwegrhhh"


Walaupun mempunyai skill pasif, perutnya tidak bisa menangani rasa yang gila itu.


Tetapi dalam pandangan Nier ada sesuatu yang muncul.


『 Skill Abnormal Poison Cooking diperoleh. 』

__ADS_1


__ADS_2