The Heretic Chef : Exaworld Online

The Heretic Chef : Exaworld Online
Dark Stove


__ADS_3

『 Quest


Bantuan Makanan


Orcoz sedang membutuhkan banyak makanan, jadi dia mempercayakan tugas itu padamu.


Rank : B


Keterangan Selesai : Memasak 1000 hidangan, 0 / 1000+


Persyaratan : Koki Orc Yang Mendapatkan Kualifikasi


Reward : Orcoz Special Ring, 50 Koin Emas, Dan Peningkatkan Persahabatan Dengan Para Orc


Kegagalan atau menolak : Menurunkan Afinitas Dengan Para Orc 』


'Gila, apakah quest ini ingin menjadikanku budak dan membuatku mati dengan memasak?, atau jangan jangan karena aku menghasilkan uang dengan cepat mereka ingin menghukumku?'


Wajah Nier berubah sangat muram, 1000 makanan itu sangat sulit bahkan dia hanya memiliki waktu 1 jam untuk berubah menjadi orc.


"Baiklah tetua, tetapi aku tidak ingin resep memasakku terlihat oleh orang lain. Aku berharap kau menyediakan tempat untukku sendiri." Nier mengatakan ide yang baru saja dia dapatkan dan menerima questnya.


『 Quest Telah Diterima 』


"Kalau hanya itu aku bisa membantumu, datanglah ke rumahku dan disana ada dapur dengan peralatan yang lengkap."


"Tetua, bisakah aku keluar sebentar sepertinya aku mendapatkan sedikit ingatanku mungkin saja ini dapat meningkatkan kinerja memasakku." Nier berkata begitu karena dia hanya memiliki sedikit waktu lagi untuk Masquerade, apalagi dia telah meninggalkan paca- maksudku temannya di belakang selama 1 jam.


Orcoz merenung sebentar lalu mengeluarkan sekeping token emas dan memberikannya kepada Nier.


"Ambil ini, jika kau ingin kembali kesini maka tunjukan itu kepada penjaga gerbang dan mereka akan membiarkanmu masuk."


Nier mengambilnya, token itu terlihat seperti kepala orc yang sangat ganas dan tangguh. Nier langsung melihat status token tersebut.


『 Orc Pass Token


Rank : Rare


Durability : 1


Token Untuk Memasuki Desa Orc


Meningkatkan Persahabatan Dengan Para Orc 』


'wow, item yang berguna tetapi kenapa aku selalu mendapatkan emblem dan token ya?'


"Baiklah tetua aku mohon undur diri, ketika selesai aku akan segera kembali." Nier membukuk hormat lalu berlari meninggalkan mereka berdua.


"Tetua, apakah aku harus mengikutinya?" Orc yang mengawasi Nier bertanya.


"Tidak perlu, aku bisa mengetahui dari wajahnya sepertinya dia dalam kesulitan dan tidak ingin diganggu."


Orc itu mengangguk dan mereka berdua melihat ke arah Nier yang sedang berlari keluar desa.


* * *


Yue dan Lucia di sisi lain sedang membunuh beberapa orc yang melewati mereka, selama 1 jam Nier pergi mereka hanya membunuh monster dan sedikit berbicara.


Satu jam kemudian Nier kembali dengan wujud manusianya dan terlihat terengah engah.


"Nier ada apa?" Lucia langsung bertanya.


Yue juga terlihat khawatir dengannya tetapi hanya diam dan menunggu jawaban.


"Aku mendapatkan quest dari para orc disana." Nier berkata dengan napas yang berat.


"Tunggu, bagaimana kamu bisa mendapatkan quest dari seorang monster?" Lucia bertanya dengan menyerahkan air minum kepada Nier.

__ADS_1


Nier menggelengkan kepalanya


"Itu bukan monster tetapi seorang npc dan aku akan mengajakmu ke desa itu lalu meminta tetua orc untuk memperbolehkan kalian masuk kedalam desa!" Nier berteriak.


"Kenapa kamu membentakku?" Lucia terlihat gugup.


"Apa? ahh... Maafkan aku, itu karena..." Nier menjelaskan semua yang terjadi.


"Bukankah itu menarik? monster yang selama ini kita kira hanyalah monster, ternyata adalah seorang npc!" Lucia menjadi bersemangat, seperti biasa jika topiknya tentang monster dia akan seperti itu.


"Apakah manusia diperbolehkan pergi ke desa orc?" Yue bertanya, dia masih takut kepada para orc.


"Aku akan menanyakannya terlebih dahulu, um... Apa kalian bisa berpura pura menjadi penolongku?" Nier menatap kedua temannya.


Mereka berdua mengangguk lalu Nier menjelaskan semua rencana yang akan mereka lakukan.


"Apa kau sungguh yakin bisa memasak sebanyak itu?" Lucia masih mrngkhawatirkan Nier.


"Setidaknya mari kita coba, aku tidak ingin mengalami penalty sialan itu."


"Baiklah ayo kita pergi.."


Mereka bertiga pergi berjalan ke desa para orc. Di perjalanan ketika mereka menemui para orc, Nier langsung mengeluarkan tokennya dan para orc itu langsung mengangguk lalu pergi.


Mereka terkagum oleh token itu, jika memiliki token itu setidaknya mereka akan tetap aman dalam ribuan orc disekitar mereka.


Beberapa menit kemudian mereka sampai di desa orc, di depan gerbang terlihat dua orang orc yang biasa menjaga gerbang.


"Berhentii!" Orc berbadan besar berteriak.


"Kenapa kau membawa manusia ke sini?" Orc yang berada disebelahnya bertanya.


Nier langsung saja mengeluarkan token emas, "Aku diperintahkan oleh tetua, dan biarkan aku pergi melihatnya."


Penjaga gerbang melihat satu sama lain lalu menghampiri Nier dan melihat token emasnya.


"Dan manusia yang berada dibelakangku adalah tamu, kuharap kau bisa membiarkannya."


Melihat tamunya yang hanya dua orang perempuan penjaga itu menyeringai.


"Tidak apa apa, bawa saja mereka masuk, kita sama sama pria jadi tak perlu sungkan." Kata penjaga itu dengan senyum di wajahnya.


Nier menghiraukan senyum itu dan mulai berjalan ke arah yang ditunjuk oleh mereka.


Semua orc yang berada di desa itu memperhatikan Nier dan dua gadis yang berada di sampingnya, mereka bertiga berjalan dengan santai menuju tempat Orcoz, ketika ada orc yang ingin mengganggu mereka Nier langsung mengeluarkan token emasnya.


Ketiga orang itu akhirnya tiba ke rumah tetua, dan mengetuk pintunya.


Tetua itu keluar dari rumahnya dan langsung mengkerutkan kening.


"Apa maksudnya ini Nier, bukankah kau bilang akan mendapatkan sesuatu untuk membantumu dalam memasak?" Orcoz berkata dengan tidak senang.


"Tetua, mereka berdua adalah penyelamatku dan aku akhirnya mendapatkan peralatan ajaib untuk memasak."


"Hoo, apa itu peralatan ajaib." Orcoz lebih tertarik pada peralatannya dari pada wanita dibelakangnya.


Nier mengeluarkannya dan menunjukan kekuatan peralatan tersebut. Orcoz terlihat sangat gembira melihat itu, pada awalnya dia bahkan tidak yakin Nier dapat memasak 1000 masakan sekaligus tetapi dengan alat ini menjadi semakin yakin.


Tetua itu mengangguk dan mengizinkan mereka masuk, rumah itu terlihat sederhana seperti rumah manusia normal, lalu mereka langsung masuk ke dalam dapur.


"Tetua, apapun yang tejadi jangan masuk ke dalam ok?" Nier mengingatkannya sekali lagi.


Mendengar apa yang dikatakan Nier, tetua itu langsung melihat ke arah gadis dibelakangnya lalu tersenyum


"Bersenang senanglah anak muda, tapi jangan lupa tugas dariku." Tetua langsung keluar dari rumahnya meninggalkan mereka bertiga.


"Apakah sifat orc selalu seperti ini?" Yue bertanya, mereka tahu apa yang dimaksud tetua itu dengan bersenang senang.

__ADS_1


"Lupakan itu, aku harus menyelesaikan ini dulu." Nier mengeluarkan peralatan masaknya.


"Nier, jika kamu memasak seperti biasa itu tidak mungkin berhasil. Sekarang kamu harus memasak dengan 50 daging." Lucia berdiri di sampingnya melihat apa yang dikerjakan Nier.


Nier mengangguk, dia telah memikirkannya dan kemudian dia memerintahkan Dark Pan dan Dark Stovenya menjadi 10 meter.


Yue terlihat terkejut dengan kemampuan yang baru dilihatnya, tetapi dia dengan cepat kembali menjadi tenang.


Nier kembali berubah menjadi manusia dan mulai memasak.


Puluhan daging dimasukan ke dalam panci, ini terlihat berbeda dengan apa yang dia masak dengan ukuran panci normal.


3 jam berlalu Nier dapat memasak 250 daging.


"Mungkin aku dapat melakukannya."


"Nier sepertinya aku akan logout dulu." Yue berkata dan berubah menjadi partikel.


"Lucia, kamu bagaimana?"


"Aku ingin tetap disini." Lucia tahu kalau Nier adalah orang yang cepat bosan jadi dia tidak ingin meninggalkannya sendirian.


Nier tersenyum mendengarkan itu, mereka berdua mulai berbicara satu sama lain.


Hingga 3 jam lagi berlalu dia sudah memasak 500 lebih daging.


Nier hanya butuh 5 menit untuk memasukan semua bahan lalu menaruhnya ke dalam panci, 25 menit sisanya dia hanya duduk menunggu daging itu matang dengan berbicara bersama Lucia.


Sudah 6 jam dia memasak tetapi dia tidak lelah sama sekali.


"Lucia, bagaimana tentang makan malam kita?" Nier bertanya, dia sangat ingin melihat Lucia di dalam kehidupan nyatanya.


"Bersabarlah, tiga hari lagi acara akan dimulai."


"Berarti dua hari lagi ya..., itu terasa sangat lama ya."


"Pfft, sebegitunyakah kamu ingin bertemu denganku..."


"Yaa, begitulah."


"Nier apa kamu tidak mempunyai skill yang lain? seperti alchemy, blacksmith, atau sewing?" Lucia bertanya, dia melihat Nier hanya duduk ketika memasak dan tidak melakukan apa lagi selain itu.


"Aku mempunyai skill alchemy, tetapi melakukannya secara terus menerus itu sedikit membosankan."


"Hmm jika begitu bagaimana dengan skill sewing? itu bisa dilakukan dimana saja kan?"


"Sewing? Lucia, aku bukan perempuan yang bisa duduk diam dengan tenang, apalagi dengan menjahit pakaian."


"Apakah memasak itu pekerjaan seorang yang jantan?" Lucia sedikit tertawa.


"Itu sangat jantan!" Nier sedikit malu ketika mengatakannya.


"Hmm, tapi kamu benar juga..., lalu bagaimana dengan blacksmith? Setidaknya itu terlihat seperti pria kan?"


"Blacksmith ya..., itu terlihat sangat keren tetapi itu tidak bisa dilakukan dimana saja, itu memerlukan tungku dan api dengan suhu tinggi,  bagaimana bisa aku melakukannya..."


"Nier, bukankah itu api?" Lucia bertanya dengan menunjuk api gelap yang dikeluarkan oleh kompor Nier.


Nier memperhatikannya lalu mulai berpikir, kalau tidak salah kompor ini bisa menaikan suhu api hingga tingkat ekstrim.


Dia berjalan ke arah kompor dan melihat kompornya dari dekat.


"Sepertinya bisa, tetapi aku tidak akan tahu sebelum mencobanya, Lucia mundur sebentar aku akan menaikan suhunya." Nier bersiap siap dengan apa yang terjadi.


"Dark Stove gunakan suhu tertinggi!"


Booommm!

__ADS_1


『 Anda Telah Menderita 400 Kerusakan. 』


__ADS_2