
Nier menghela napas panjang sebelum duduk dan menyandarkan punggungnya di pohon. Ia terlihat sangat lelah, namun otaknya tidak pernah berhenti berputar saat memikirkan pertarungan tadi.
"Sekarang apa yang harus kulakukan?" Nier menatap pisau dan kompornya yang kini terbenam di tanah.
[Dark Stove] dan [Dark Knife], keduanya adalah senjata yang sangat kuat. Tapi setelah Nier menaikan level mereka, kini beratnya meningkat berkali-kali lipat sehingga ia tidak bisa lagi mengangkatnya.
"Tch.. senjata sialan, aku tidak tahu kalau beratnya akan ikut meningkat jika levelnya ditingkatkan..."
Ada 2 masalah yang terdapat di senjatanya. Pertama masalah berat dan yang kedua adalah masalah Skill.
Jika hanya masalah berat, Nier sudah tahu apa penyebabnya. Berbeda dengan skill, ia tidak tahu kenapa kompornya tidak bisa membesar disaat bertarung dengan Minotaur tadi.
Memang skill ini terlalu kuat, tapi apa mungkin hanya karena ukurannya yang besar senjata Nier sampai terkena Nerf?
Nier memperhatikan kompornya yang tertanam di tanah, lalu kerutan terbentuk di dahinya.
"Tunggu sebentar.. jangan bilang komporku tidak bisa membesar hanya karena tertanam di tanah?"
Karena hanya itu dugaan yang paling masuk akal, Nier segera memanggil [Dark Spatula] dan mulai menggali tanah di sekitar [Dark Stove].
Belasan menit berlalu dan kini [Dark Stove] tidak lagi tertanam di dalam tanah.
"Huh.. kuharap ini berhasil." Nier meregangkan tubuhnya lalu berjalan mundur menjauhi [Dark Stove].
"Dark Stove, perbesar 100 meter!"
Pooof!
Seperti yang Nier duga, [Dark Stove] mulai diselimuti dengan kabut hitam dan tidak lama kemudian ia membesar.
1 meter.
3 meter.
5 meter.
Dan setelah seukuran 5 meter kompornya tiba-tiba berhenti membesar, Nier bisa melihat kalau kompornya tersangkut pada pohon besar yang berada di dekatnya.
Melihat ini, Nier akhirnya mengerti. Skillnya tidak akan bisa diaktifkan jika senjatanya tersangkut.
"Tapi kalau begini... bukankah komporku menjadi tidak berguna?"
Ukuran raksasa adalah keunggulan senjatanya, namun jika ada batasan seperti ini sudah jelas keunggulan senjatanya menjadi tidak berguna.
Percuma senjatanya memiliki kemampuan memperbesar 1.000 meter jika tidak ada ruang disekitarnya mana mungkin skill itu bisa digunakan.
"Yah sudahlah, lagi pula tidak ada bagusnya jika terus memakai trik seperti itu."
Benar, awalnya Nier memasuki permainan hanya untuk bersenang-senang. Ia menikmati setiap pertarungan yang ia lakukan. Tapi jika ia terlalu fokus pada senjatanya, keseruan dan gairah dalam permainan pasti menghilang.
Setelah memikirkan banyak hal, Nier tiba-tiba tersenyum, "Walau kubilang begitu, sepertinya aku mendapatkan ide yang cukup menarik..."
Nier menatap kompornya dengan seringai lalu tidak lama kemudian ia mengeluarkan [Dark Spatula] dan mulai menggali tanah disekitarnya.
Rencana yang baru saja Nier dapatkan sangat sederhana.
Pertama ia akan membuat jebakan dengan menyembunyikan kompor seukuran 9 meter di dalam tanah. Selain kompor, ia juga akan menyiapkan [Dark Pan] yang akan ia sangkutkan diatas bambu yang sangat panjang.
Kedua, setelah jebakannya selesai ia akan pergi memancing Minotaur agar masuk ke dalam perangkapnya dan setelah itu ia akan memperbesar ukuran [Dark Pan] agar membuat Minotaur terjebak di dalamnya.
Dan rencana yang terakhir, tentu saja Nier akan membakar Minotaur tersebut sampai mati.
Sangat sederhana, namun rencana ini layak dicoba.
Setelah puluhan menit berlalu Nier akhirnya selesai membuat jebakannya.
Sekarang [Dark Stove] sudah tertutupi dengan tanah dan ditengah-tengahnya terdapat bambu tinggi dengan [Dark Pan] diatasnya.
"Semua sudah siap dan selanjutnya tinggal mencari Minotaur." Nier menyeringai lalu menyimpan semua bambu ke dalam Inventory-nya.
"Tapi pertama-tama aku harus mengujinya, aku tidak ingin kecerobohanku membuat masalah seperti tadi."
Penyebab Nier kalah saat bertarung dengan Minotaur tadi adalah karena kecerobohannya, andai saja sebelum bertarung tadi ia memeriksa senjatanya, mungkin kejadiannya tidak akan menjadi seperti ini.
"Dark Pan, perbesar 10 meter!"
__ADS_1
[Dark Pan] yang berada diatas bambu mulai membesar lalu tidak lama kemudian..
Kreeek!
Booom!
Bambu yang menahannya patah sehingga menyebabkan pancinya terhempas ke tanah.
"Lumayan.. kalau begitu, Dark Stove hidupkan api!"
Pooof!
Api keluar dari 6 lubang kecil yang telah Nier buat di tanah. Lubang kecil tersebut berguna untuk mengetahui apakah kompornya hidup atau tidak. Ia juga tahu kalau api tidak akan bisa terbentuk jika tidak adanya oksigen, karena itulah ia harus bersiap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi.
"Bagus, sudah saatnya leveling." Nier menyeringai melihat jebakannya yang terlihat sangat hebat.
Tapi pertama ia harus memperbaiki jebakannya dan setelah itu barulah ia mencari Minotaur.
Tidak sampai 60 detik ia berjalan, tiba-tiba ia melihat Minotaur yang berjalan ke arah jebakannya.
'Untung saja jebakannya sudah selesai, kalau tidak... mungkin Minotaur itu akan pergi begitu saja.'
Nier yang sedang bersembunyi di balik pohon diam-diam mengamati pergerakan Minotaur, jika Minotaur tersebut berbalik ke arah yang berbeda, ia akan segera memancingnya ke dalam jebakan.
Tapi entah karena apa Minotaur tersebut malah berjalan pada batang bambu yang telah Nier siapkan dan tidak hanya itu, Minotaur tersebut juga duduk dan bersantai di sampingnya.
"Aku tahu kalau Minotaur itu bodoh, tapi apa memang sebodoh ini? Kenapa ia tidak bisa menyadari jebakan yang terlihat sangat jelas!?"
Bukannya senang karena Minotaur tersebut masuk ke dalam perangkapnya, Nier malah terkagum karena kebodohan yang sangat bodoh dari makhluk ini.
"Tapi biarlah, mungkin ini adalah keberuntunganku." Nier menghela napas panjang lalu mulai menenangkan dirinya, "Dark Pan, perbesar 10 meter!"
Kreeek!
Booom!
[Dark Pan] membesar lalu terjatuh sehingga mengurung Minotaur yang berada di bawahnya.
Nier tersenyum gembira lalu tidak lama kemudian pancinya bergetar dan sedikit terangkat ke atas.
Pang!
Pang!
Panci sekali lagi terangkat ke atas, Nier tahu kalau Minotaur tersebut sedang memukul bagian tengah pancinya.
"Sial, apa yang harus kulakukan? jika Minotaur itu berhasil menggeser [Dark Pan] kesamping maka serangan komporku akan menjadi tidak berguna."
Bayangan [Dark Knife] tiba-tiba terlintas di pikirannya.
"Benar, ada cara itu!" Tanpa ragu Nier berlari dan memanjat pohon yang berada di dekat [Dark Pan]. Setelah sampai di titik tertinggi ia segera melompat ke atas pancinya.
Pang!
Sekali lagi pancinya bergetar, Nier yang berada diatasnya juga ikut bergetar hingga hampir membuatnya terjatuh.
"Sial!" Setelah keseimbangannya kembali Nier segera berlari ke tengah-tengah [Dark Pan] lalu...
"Dark Knife!"
Pang!
Pisaunya terjatuh lalu disusul dengan serangan dari Minotaur.
Pang!
[Dark Pan] sekali lagi diserang Minotaur, tapi serangan tersebut tidak membuat pancinya terangkat.
"Ini berhasil?" Senyuman lega terbentuk di wajah Nier. Walaupun pisaunya tidak bisa diangkat, tapi setidaknya itu masih berguna untuk menahan getaran dari [Dark Pan].
Nier segera turun dan menjauh dari sana. Sudah waktunya ia memanggang Minotaur.
"Dark Stove! Hidupkan api ke tingkat ekstrim!"
Duaar!
__ADS_1
Api merah kehitaman keluar dari keenam lubang, apinya sangat panas bahkan Nier yang berada di kejauhan masih terasa kepanasan.
Namun Nier tidak peduli, matanya melebar disaat melihat spam notifikasi sistem yang terus bermunculan.
『 Anda telah menangani 169.000 kerusakan pada target. 』
『 Anda telah menangani 169.000 kerusakan pada target. 』
『 Anda telah menangani 169.000 kerusakan pada target. 』
...
Dalam sekejap puluhan notifikasi sistem memenuhi pandangannya.
"Ini... Bukankah ini cheat?"
169.000 kerusakan perdetik, bahkan dengan satu sentuhan apinya bisa membuat Nier mati berkali-kali. Dengan ini Nier yakin kalau tidak ada seorang pun pemain yang bisa hidup jika terkena api kompornya.
Mungkin Nier sekarang mengira kompornya adalah barang cheat, tapi ia tidak tahu kalau menaikan kompor sampai ke level 169 membutuhkan waktu 1 tahun lamanya.
Memangnya siapa juga yang mau kehilangan level yang telah ia tingkatkan selama bertahun-tahun hanya untuk meningkatkan alat masak semata?
Yah, kecuali Nier tidak ada orang lain yang ingin melakukannya.
Notifikasi terus berlanjut hingga akhirnya..
『 Anda telah menangani 169.000 kerusakan pada target. 』
『 Anda telah membunuh Minotaur level 104. 』
『 Pengalaman diperoleh. 』
『 Minotaur Skin diperoleh. 』
『 Minotaur Meat diperoleh. 』
『 Minotaur Horn diperoleh. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
『 Level telah meningkat. 』
Dengan membunuh satu Minotaur, level Nier meningkat sebanyak 14 kali.
"Luar biasa! Setidaknya aku harus membunuh 5 Minotaur lagi sebelum pergi ke Ibu kota."
Nier tersenyum gembira, ia membutuhkan 250 poin Dark Energy agar bisa menggunakan Skill Masquerade. Kenapa? Tentu saja hanya Skill Masquerade-lah yang sangat berguna jika membahas tentang menyelinap.
"Ayo lakukan! Setidaknya hari ini aku harus level 50."
Setelah berkata begitu Nier segera berlari menyiapkan jebakannya dan bersiap untuk menjebak Minotaur lagi.
__ADS_1