The Heretic Chef : Exaworld Online

The Heretic Chef : Exaworld Online
Queen


__ADS_3

"Nier, Queen itu sangat membenci kucing, bisakah kau kembali ke wujud manusia?" Tanya Yue dengan khawatir.


Nier segera mengangguk lalu melepaskan Skill Masquerade-nya.


"Masquerade, Cancel."


Siing!


Kabut hitam tiba-tiba muncul dan segera mengelilingi tubuh Nier, setelah beberapa saat kemudian tubuh Nier mulai membesar dan ia pun kembali ke wujud manusia-nya.


"Maaf, apa sebaiknya aku pergi saja?" Nier merasa bersalah karena sudah menakuti tuan rumah.


"Tidak, tunggulah disini, aku akan segera memanggil Queen..."


Tanpa menunggu tanggapan Nier, Yue segera berjalan menemui Queen yang sedang bersembunyi di kamarnya.


"......"


Sekarang Nier hanya bisa menunggu, dan berselang beberapa menit kemudian Yue akhirnya kembali. Namun Yue tidak sendiri, ia kembali bersama gadis yang berteriak histeris tadi.


Saat memperhatikan gadis tersebut, Nier akhirnya sadar kalau gadis tersebut memanglah Queen yang sering dilihatnya di TV.


Queen adalah seorang gadis cantik berusia 20 tahun, ia memiliki rambut pirang dan mata biru yang indah, selain itu ia juga memakai pakaian gothic berwarna hitam yang membuatnya terlihat elegan.


Tubuhnya yang ideal dan ditambah dengan ukuran dadanya yang besar, membuat diri Queen terlihat lebih mempesona.



Gulp!


Nier menelan ludah dan tubuhnya pun berkeringat dingin, ia takut karena tadi tanpa sengaja sudah menyinggung sosok hebat seperti Queen.


Yue dan Queen berjalan semakin mendekat lalu mereka berdua duduk di kursi yang berada di depan Nier.


"......."


"......."


"......."


Tidak ada yang berbicara dan suasana pun menjadi canggung, Nier sendiri tidak tahu harus berkata apa, ia ingin segera meminta maaf tapi saat melihat tatapan mata Queen yang menatap tajam ke arahnya, Nier kembali terdiam.


'Oh sial, apa yang harus kulakukan?!'


Melihat suasana yang terus menegang, Yue akhirnya berdiri dan mulai memperkenalkan Nier dan Queen.


"Nier, perkenalkan ini temanku Queen, dan juga Kakak, perkenalkan ini temanku Nier..." Ucap Yue sambil mengeluarkan 3 gelas minuman dari Inventory lalu memberikannya kepada Nier dan Queen.


"Oh.. jadi dia Nier yang sering kau ceritakan itu?" Queen tiba-tiba bersuara, ia bertanya sambil menatap Yue yang berada di sebelahnya.


"Benar, bukankah dia terlihat hebat?" Yue tersenyum dan mengangguk.


"......"


Queen tidak langsung menjawab, ia memperhatikan tubuh Nier yang tidak dilengkapi dengan persenjataan apapun, selain itu armor yang dipakainya juga kaus putih yang biasanya di pakai pemula.


Jika orang lain melihatnya, mereka pasti akan mengira Nier adalah seorang Newbie yang baru saja memasuki permainan. Begitu juga dengan Queen, tapi setelah mengingat prestasi yang dilakukan Nier, ia tidak bisa langsung menyimpulkan.


"Hmm.. jadi apa tujuanmu datang kesini?" Tanya Queen sambil menatap Nier.


Mendengar pertanyaan itu Nier terdiam sebentar sebelum akhirnya menjawab, "Sebenarnya saat ini aku sedang menjalankan Quest yang mengharuskanku masuk ke dalam istana."


"Apa kau bilang? Jangan bilang kau tidak tahu kalau istana itu mustahil untuk dimasuki?" Tanya Queen dengan dingin, ia sudah tahu seberapa sulitnya bagi pemain untuk memasuki istana.


"Ini..." Nier mendesah pelan sebelum membagikan informasi Questnya kepada Queen dan Yue.

__ADS_1


"Kau mengambil Quest seperti ini tanpa tahu kesulitannya?" Queen menatap Nier dengan tidak percaya, ia tidak tahu apakah Nier terlalu percaya diri atau terlalu bodoh.


"Awalnya kupikir Quest ini adalah Quest yang mudah, tapi aku tidak tahu kalau akan berakhir seperti ini." Ucap Nier sambil tersenyum masam.


"......"


"Jadi Nier, apa kau memiliki rencana lain?" Tanya Yue dengan khawatir.


Nier kembali tersenyum lalu menggelengkan kepalanya, "Tidak ada, bahkan dengan memakai Skill Masquerade, aku tetap saja tidak bisa melewati penghalang transparan itu..."


"Aku mengerti apa maksudmu. Menurut informasi yang kudapatkan, penghalang itu hanya bisa dihancurkan jika pemain meningkatkan status Strength-nya sampai 2.000 poin."


Queen mengangguk setuju sebelum kembali bertanya.


"Ngomong-ngomong apa itu Skill Masquerade?"


"......." Mendengar pertanyaan Queen, Nier kembali terdiam.


Skill Masquerade adalah skill rahasianya, tidak mungkin dia memberitahukan skill itu begitu saja pada Queen yang bisa menjadi saingannya di masa depan.


"Tenang saja Nier. Queen adalah sahabatku dan dia orang yang baik." Ucap Yue yang mencoba untuk menenangkan Nier.


"......." Karena Yue sudah berkata seperti itu, dengan sedikit ragu Nier memberikan informasi Skill Masquerade kepada Queen.


『 Masquerade (Active) (Special)


Skill khusus 'The Heretic Chef' pengguna dapat menggunakan makanan untuk berubah bentuk menjadi apa yang kamu makan.


* Dapat bertransformasi dengan memakan bagian tubuh dari target seperti darah, daging, tulang, atau yang lainnya.


• Menggunakan 500 Dark Energy untuk bertransformasi selama 1 jam


• Menggunakan 750 Dark Energy untuk bertransformasi selama 12 jam


• Menggunakan 1.000 Dark Energy untuk bertransformasi tanpa batasan waktu. 』


"Benar... tapi percuma jika tidak bisa digunakan untuk menyusup ke Istana." Nier mendesah pelan, ia masih merasa sedih karena usaha yang telah ia lakukan selama 12 jam berakhir gagal.


"Jangan bercanda, dengan skill seperti ini kau pasti bisa diterima dengan mudah dimana saja!" Bantah Queen, ia merasa kesal karena Nier menyepelekan skill sebagus ini.


"Nier, bergabunglah dengan Guild Crescent Moon-ku, akan kupastikan kau mendapatkan semua yang kau butuhkan." Ucap Queen dengan tegas, dari ekspresinya ia terlihat sangat menginginkan Nier.


"Apa?! Tunggu sebentar, bukankah Guild Crescent Moon hanya merekrut pemain wanita?"


"Benar, tapi akan kubuat pengecualian untukmu."


"......"


Nier tidak bisa langsung menjawab, ia harus memikirkan keuntungan dan konsekuensi dari pilihan yang akan ia buat.


"Maaf, tapi kenapa kau ingin merekrutku?"


"Tentu saja karena skillmu, dengan menggunakan skill itu kau pasti bisa menjadi mata-mata terbaik!" Queen menjawab dengan jujur.


"......" Mendengar itu Nier segera tersenyum lalu menggelengkan kepalanya.


'Sudah kuduga, jika bergabung dengan guild pasti aku akan menjadi budak.'


"Maaf Queen, sepertinya aku tidak bisa menerima tawaranmu..."


"......" Queen terdiam dan matanya pun terlihat melebar karena terkejut, ini pertama kalinya ada seseorang yang berani menolak permintaannya.


"Tapi kalau kau sedang butuh bantuan, aku pasti akan datang menolongmu." Ucap Nier dengan tegas, ia harus membalas kebaikan Queen karena telah memberinya tempat berlindung.


"......" Queen pun akhirnya mengangguk setuju.

__ADS_1


Sayangnya Nier tidak tahu apa saja yang akan ia dapatkan jika ia masuk ke dalam Guild Crescent Moon.


Sejak mengetahui skill spesial Nier, Queen sudah bersedia memberinya gaji bulanan sebanyak ratusan juta, dan jika masih kurang ia bahkan berniat memberinya berbagai keuntungan lain.


Tapi karena Nier sudah menolak tanpa adanya negosiasi, Queen hanya bisa pasrah dan menyerah untuk merekrut Nier.


"Tapi apa bagusnya skill ini, skill ini hanya bisa berubah bentuk menjadi binatang dan bahkan untuk menjadi mata-mata sekalipun job Assassin pasti akan jauh lebih berguna." Ucap Nier sambil memperhatikan skillnya, ia tidak tahu kenapa Queen sangat menyukai skill ini.


"Hewan katamu? Bukankah dengan skill ini kau juga bisa berubah bentuk menjadi manusia?" Tanya Queen sambil memiringkan kepalanya.


"......" Seketika Nier terdiam, di dalam deskripsi skillnya ia memang bisa berubah bentuk menjadi apa saja yang ia makan, tapi Nier tidak pernah terpikir kalau ia akan berubah menjadi manusia.


"Jika ingin berubah bentuk menjadi manusia, bukankah itu berarti aku harus memakan dagingnya juga?" Nier merasa jijik ketika membayangkannya.


Namun Queen segera membantah pendapat Nier.


"Jangan langsung menyimpulkannya begitu saja, selain daging, bukankah kau bisa bertransformasi dengan memakan rambut atau alis mata?"


Walaupun hanya membaca sebentar, Queen sudah mengerti bagaimana cara kerja Skill Masquerade Nier.


"Cobalah, kau akan tahu jika mencobanya." Queen mencabut beberapa helai rambutnya lalu memberikannya kepada Nier.


Nier menerima rambut pemberian Queen lalu melihat status Dark Energy-nya yang sudah terisi penuh. Entah kenapa ia merasa tidak yakin dengan ini.


Nier menyimpan 5 helai rambut Queen ke dalam Inventory, dan 1 helai yang tersisa ia genggam dengan erat.


"Apa kau yakin ini akan berhasil?" Nier bertanya sambil menatap Queen dan Yue.


Keduanya menjawab dengan anggukan kepala, sebenarnya mereka juga penasaran dengan apa yang terjadi.


Karena sudah seperti ini, Nier pun terpaksa memasukkan rambut Queen ke dalam mulutnya.


"Special Skill, Masquerade."


Singg!


Tiba-tiba kabut hitam mulai terbentuk di dalam ruangan. Nier yang sedang menggunakan skill Masquerade itu pun terkejut karena apa yang dikatakan Queen ternyata berhasil.


Kabut hitam tersebut mulai membungkus tubuhnya, Nier yang berada di dalamnya bisa merasakan kalau rambutnya mulai memanjang, dadanya membesar dan begitu pula dengan pinggulnya.


Hingga beberapa saat kemudian kabut tersebut menghilang, dan kini wujud Nier telah terlihat sama persis seperti Queen.


Saat Nier mencoba membuka matanya, ia bisa merasakan kalau tubuhnya terasa berbeda, apalagi bagian dadanya yang terasa sangat berat.


"Berat..." Keluh Nier, lalu tangannya tanpa sengaja memegang bagian dadanya sudah tumbuh begitu besar.


"Tunggu dulu... ini kan?" Nier segera membuka matanya dan menatap bagian bawah tubuhnya yang sudah terlihat sangat berbeda.


Benar seperti yang ia duga, karena sudah bertransformasi menjadi Queen, tubuhnya benar-benar telah berubah menjadi seorang wanita.


Baju putih polosnya kini sudah berganti menjadi pakaian hitam yang biasa Queen kenakan.


"Ini berhasil?" Nier meraba-raba tubuhnya dengan tidak percaya.


"Dan juga, apa-apaan dada ini? Bukankah ini terlalu berat?" Nier memeriksa dadanya yang sudah tumbuh begitu besar, lalu ia mencoba untuk mengangkatnya.


Seperti yang ia duga, berat pada tubuhnya disebabkan oleh dadanya yang besar, saat Nier mengangkat dadanya, ia bisa merasakan beban pada pinggangnya berkurang drastis.


"Luar biasa, aku tidak bisa membayangkan Queen terus membawa benda seberat ini."


Karena ini pertama kalinya Nier berubah menjadi perempuan, ia merasa sangat tertarik sampai lupa kalau ia sedang memeriksa tubuh Queen di depan pemiliknya sendiri.


"......"


Tapi bukannya langsung menghentikan Nier, Queen dan Yue malah tercengang dengan apa yang Nier lakukan. Mereka tidak pernah membayangkan Nier akan melakukan hal yang tidak senonoh seperti itu.

__ADS_1


"Nier berhentiii!" Teriak Yue dengan sangat keras.


__ADS_2