The Heretic Chef : Exaworld Online

The Heretic Chef : Exaworld Online
Meong


__ADS_3

Di pagi hari yang dingin, saat matahari belum sepenuhnya terbit, terlihat seorang pemuda berambut silver sedang berjalan melintasi hutan dengan senyum yang terukir di wajahnya.


Pemuda itu adalah Nier, saat ini ia merasa gembira karena levelnya sudah meningkat pesat akibat perburuan kemarin. Selain itu, ia juga mendapatkan banyak daging dan tanduk Minotaur yang bisa dipakainya untuk memasak dan menempa.


"Status."


『 Status Windows


Nama : NieR


Level : 42


Class : The Heretic Chef


Title : 10


Health : 630


Mana : 630


Dark Energy : 420


STR : 21 INT : 21


AGI : 21 VIT : 21


Absolute Evasion : 10%


Charisma : 20


Charm : 20


Evasion : 30%


Leadership : 1


Fame : 296.900


Stat Poin : 306. 』


Nier memeriksa statusnya yang sudah meningkat pesat lalu tersenyum puas, "306 poin status? Poin sebanyak ini seharusnya hanya dimiliki pemain dengan level 55."


Di level 42, pemain biasanya hanya akan mendapatkan 180 poin status. Tapi Nier berbeda, dengan Title [Hardcore Leveling]-nya ia akan mendapatkan 3 poin status tambahan yang membuat poin statusnya menjadi jauh lebih tinggi daripada pemain lainnya.


Selain level, Dark Energy-nya juga meningkat pesat. Dengan 420 poin Dark Energy dan ditambah dengan Title [Blessings from Gods] yang memiliki efek mengurangi setengah dari konsumsi Skill, membuat dirinya bisa memakai Skill Masquerade selama 12 jam penuh.


Kini tujuannya telah terpenuhi, sudah saatnya Nier pergi ke Ibu kota dan mencuri buah keron dari sang ratu.


* * *


Nier terus berjalan hingga akhirnya berhenti disaat melihat pintu gerbang kota Karade. Ia bisa melihat puluhan penjaga dengan persenjataan lengkap sedang mengawasi setiap orang yang hendak memasuki kota.


Di siaran Exa Live kemarin, Nier mendapatkan banyak informasi tentang para penjaga ini.


Nama pasukan mereka adalah Red Hawk, mereka semua bertugas untuk melindungi keluarga kerajaan. Tapi karena terjadi penghancuran berskala besar yang Nier lakukan beberapa hari yang lalu menyebabkan banyak kerusakan sehingga pasukan kerajaan Red Hawk terpaksa mengambil bagian untuk mengawasi kota.


Karena mereka adalah pasukan khusus, tentu saja level mereka jauh lebih tinggi daripada prajurit biasa. Mereka semua memiliki level rata-rata 250 sampai 300.


"Heheh walaupun kalian kuat, kalian semua tidak akan bisa menghentikanku." Nier mengambil sepotong daging dari Inventory lalu memakannya.


Gulp!


"Ugh sial, daging ini busuk..." Nier menutup matanya sambil menahan rasa jijik dari daging hewan yang baru saja ia makan.


"Special Skill, Masquerade!"


Singgg!


Kabut hitam mulai terbentuk dan segera membungkus dirinya, Nier yang berada di dalamnya bisa merasakan kalau tubuhnya mulai mengecil dan kekuatannya juga menghilang. Berselang beberapa saat kemudian, kabut tersebut akhirnya menghilang.


"Meoong!"


Suara yang menggemaskan keluar dari mulut Nier.


Setelah menggunakan skill Masquerade, kini wujud Nier telah berubah menjadi kucing berwarna putih, ia terlihat sangat menggemaskan sehingga membuat siapapun yang melihatnya akan merasa tertarik.


"Sekarang semua siap, sudah saatnya aku mencuri!" Nier berseru, namun suara yang keluar dari mulutnya terdengar lucu, karena itu adalah suara kucing.


Dengan wujud kucingnya, Nier berjalan dengan santai menuju gerbang yang dijaga ketat oleh Red Hawk.


Satu persatu orang mulai tersenyum saat melihat keimutannya, beberapa dari mereka bahkan mengeluarkan berbagai macam makanan lalu menunjukkannya ke arah Nier.

__ADS_1


"Enaknya jadi kucing, tanpa berusaha pun mereka bisa mendapatkan banyak makanan."


Nier mengeong ke arah orang yang berniat memberinya makan lalu kembali berjalan memasuki kota.


Seperti yang diharapkan dari seekor kucing, tidak ada seorang pun yang menghentikan langkahnya saat memasuki kota.


"Kalau tidak salah istana Kerajaan berada di depan sana..."


Nier saat ini masih berada dalam wujud kucingnya, ia tidak bisa melepaskan wujudnya jika di setiap jalan terdapat penjaga yang sedang bertugas.


Dengan langkah kakinya yang lembut, Nier kembali berjalan hingga akhirnya tiba di depan pintu gerbang istana yang terlihat sangat megah.


"Luar biasa.. walaupun Karade adalah Kerajaan terkecil di Exaworld Online, tapi tetap saja istana adalah istana!" Nier terkagum dengan kemewahan istana Kerajaan.


Gerbangnya terlihat sangat mewah, terdapat banyak patung-patung besar yang berada di sekitarnya, selain itu, halaman yang berada di dalamnya juga terlihat sangat luas, bahkan terdapat air mancur besar di tengahnya.


Tapi berkat istana yang besar dan mewah itu, tentu saja banyak ruang yang bisa Nier gunakan untuk memasuki istana tanpa harus bertemu dengan penjaga.


Wush!


Nier berlari dan melompat memanjati pagar, mudah baginya memasuki gerbang yang dijaga ketat oleh penjaga. Walau ada beberapa penjaga yang melihatnya, tetap saja kucing adalah kucing, mereka tidak peduli dengan hewan kecil seperti ini.


Nier tidak mau membuang waktu lagi, ia berlari di halaman sambil mencari pohon yang sesuai dengan informasi yang ada di kepalanya.


Nier terus mencari, mulai dari halaman, pos penjaga, kebun, bahkan area pelatihan, namun sayangnya tidak ada satupun pohon yang sesuai dengan informasi.


"Sial, dimana pohon itu, dan juga.. kenapa halamannya sangat luas!" Napas Nier sudah terengah-engah, ia tidak menyangka hanya dengan mencari buah tersebut akan membutuhkan waktu lebih dari 3 jam.


"Apa mungkin pohonnya berada di dalam istana?"


Hanya bagian dalam istana yang belum diperiksanya.


'Benar juga.. jika dipikir-pikir, buah tersebut pasti berada dekat dengan kamar sang ratu.'


Nier beristirahat sebentar sebelum berjalan menuju jendela istana yang terbuka lebar. Ia tidak berani melewati pintu depan, walaupun sekarang ia berada dalam wujud kucing, mana mungkin para penjaga akan membiarkan kucing liar dengan bebas memasuki istana.


Melihat tidak ada orang di sekitarnya, Nier segera melompat ke dalam jendela, namun yang terjadi tidak sesuai dengan harapannya.


Saat Nier melompat, tiba-tiba jendela itu bersinar terang dan membuat penghalang transparan sehingga kepala Nier terantuk dengan keras pada penghalang tersebut.


Pak!


"Dari mana datangnya penghalang sialan ini?!" Nier tidak bisa langsung menyerah, ia berlari lalu melompat ke jendela sebelahnya.


Pak!


Lagi-lagi penghalang transparan tersebut menghalangi jalannya. Nier kembali terjatuh, untungnya saja ia sudah menyiapkan tangannya di depan sehingga kepalanya tidak lagi terantuk.


"Mustahil, bagaimana caranya aku masuk kalau bukan dari sini?"


Nier berlari memutari istana dan mencoba semua jalan yang ada.


1 jam.


3 jam.


6 jam.


Nier terus mencari selama berjam-jam, semua celah telah ia coba bahkan ia memberanikan dirinya untuk berjalan melewati pintu depan, tapi tetap saja hasilnya nihil.


"Sial, apa-apaan istana ini..." Nier tidak bisa menahan dirinya untuk mengutuk.


Istana yang dikiranya penuh celah ternyata dijaga dengan sangat ketat, bahkan tidak ada ruang untuk kucing kecil sepertinya masuk.


Karena tidak melihat adanya kesempatan, Nier terpaksa mengistirahatkan dirinya di depan pintu gerbang istana, memang sangat melelahkan untuk mencari buah tersebut selama berjam-jam.


"Nier, apa itu kau?"


Tiba-tiba suara yang familiar terdengar dari belakangnya. Tentu saja Nier terkejut, ia masih memakai Skill Masquerade dan wujudnya juga masih berupa kucing, tapi kenapa ada yang tahu kucing itu adalah dirinya?


Nier segera berbalik dan menemukan seorang gadis cantik dengan rambut dan mata biru sedang menatap ke arahnya.


"Yue?!" Nier segera bangkit dari tidurnya, ia tidak berharap bertemu Yue dalam wujud ini.


"Bagaimana kau bisa tahu kalau ini aku?" Nier mulai berbicara, namun ia lupa untuk menghidupkan fitur voice chat sehingga suara yang keluar dari mulutnya adalah suara kucing.


Yue yang melihat Nier terus mengeong mulai tersenyum, ia duduk dan mengelus tubuh kucing Nier.


"Sepertinya tebakanku benar, apa yang kau lakukan disini?" Yue mengundang Nier ke dalam party lalu menghidupkan fitur voice chat.


『 Yue mengundang anda ke dalam party, terima? 』

__ADS_1


"Terima!"


『 Party telah terbentuk. 』


『 Yue Party


•Yue (Leader)


°Priest, level 66


•NieR


°The Heretic Chef, level 42 』


Seketika Nier mematung saat melihat level Yue. Baru beberapa hari sejak ia berpisah dengannya, namun sekarang level Yue sudah meningkat pesat.


'Dasar penggila leveling, sekarang aku mulai ragu kalau classnya priest.'


Priest dikenal sebagai class dengan proses leveling tersulit, tapi anehnya kenapa kecepatan leveling Yue sangat menakjubkan bahkan lebih cepat dari pemain profesional.


"Jadi, apa yang kau lakukan disini? Apa kau butuh bantuan?" Yue sekali lagi bertanya. Ia sedikit mengangkat alisnya karena Nier terus diam dan tidak menjawab.


"Sebenarnya aku—"


Sebelum Nier menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba notifikasi sistem muncul dalam pandangannya.


Ding!


『 Peringatan! Tersisa 10 menit sebelum durasi Skill Masquerade berakhir. 』


"Apa? Sudah 12 jam?"


Nier mulai cemas, jarak antara gerbang dan istana kira-kira akan memakan waktu 20 menit, sedangkan waktu yang tersisa hanya 10 menit.


Mustahil baginya untuk selamat jika berlari keluar kota sekarang.


"Nier? Sebenarnya apa yang terjadi?" Yue mulai tersenyum canggung, sudah 3 kali ia bertanya namun Nier tidak juga menjawab.


"Yue, apa kau tahu sebuah tempat yang aman di sekitar sini?" Nier tidak punya waktu untuk menjelaskan semuanya, ia memperlihatkan notifikasi sistem tadi dan berharap Yue mengerti apa maksudnya.


Yue terdiam sejenak saat membaca notifikasi tersebut lalu tidak lama kemudian ia mengangguk.


"Baiklah aku mengerti, aku bisa membantumu."


Yue segera memeluk Nier yang masih berada dalam bentuk kucing. Nier sendiri tidak melawan, ia membiarkan dirinya dipeluk dan dibawa pergi hingga beberapa saat kemudian mereka berdua akhirnya tiba di depan rumah yang terlihat mewah.


"Yue, dimana ini?" Tanya Nier.


"Tenang saja, ini rumah sahabatku. Kupastikan kau aman jika berada disini." Yue tersenyum lembut, ia mencoba menenangkan Nier yang merasa cemas.


Karena mereka sedang dikejar waktu, Yue segera membuka pintu dan membawa Nier ke dalam rumah.


"Kakak, aku kembali.." Ucap Yue sambil menutup pintu, ia kembali menggendong Nier dan membawanya ke dalam sebuah ruangan.


Nier tetap diam dan menunggu saat yang tepat untuk membatalkan skill Masquerade-nya.


Namun, disaat memasuki ruangan tersebut ia disambut dengan suara teriakan seorang gadis.


"Kyaaahhhhh... Kenapa kau bawa kucing?!"


Tentu saja Nier terkejut, ia segera berbalik dan mendapati seorang gadis yang sudah bersembunyi di balik dinding.


"Jauhkan... jauhkan kucing itu dariku!" Ucap gadis tersebut dengan suara gemetaran, ia terlihat sangat ketakutan saat melihat Nier.


"Kakak tenanglah, ini bukan kucing..." Yue mencoba menenangkan gadis tersebut, namun sayang usahanya gagal, gadis tersebut sangat ketakutan hingga berlari menjauhi Yue.


"Anu... sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Nier, ia juga tidak tahu harus bagaimana disituasi ini.


Yue mendesah pelan sebelum meletakkan tubuh Nier di kursi.


"Nier, apa kau tahu siapa gadis itu?"


"......" Nier ingin segera menjawab tidak, tapi entah kenapa ia merasa familiar saat mengingat kembali wajah gadis tersebut.


Melihat Nier yang mencoba untuk mengingatnya, Yue jadi tersenyum.


"Gadis itu adalah seorang Single Ranker, dia bernama Queen dan pemimpin dari Guild Crescent Moon."


Nier tiba-tiba membeku.


"Dia Queen?!"

__ADS_1


__ADS_2