
******
Tak lama masuklah seorang wanita kedalam ruangan tersebut.
"Nona Silla" kata Kepala sekolah.
"Selamat pagi" tambahnya.
"Pagi"
"Ya, segera antar dia ke kelas. Pastikan anda memasukkannya kedalam kelas yang tepat" kata Silla
"Sudah pasti nona."
Setelah itu Risa diantar menuju kelasnya. Kelas XI-Ipa2. Silla langsung yang mengantarkan gadis itu, meskipun kepala sekolah sudah menawarkan agar dirinya saja yang mengantarkan Risa menuju kelasnya.
Namun Silla bersih keras agar dia saja yang mengantarkan gadis itu.
"Lo jangan gini ntar gue ketauan"
"Aman, percaya sama gue"
"Lo jangan pakek nama belakang gue. Nama gue yang kedaftar cuman Larisa aja."
"Napa sih, bocah emang aneh."
"Udah diem aja"
"Yayaya serah dah serah"
Tokk...tokk...tokkk
Clekk....
"Eh nona" Ucap wanita paruh baya itu
"Ada apa tiba-tiba berkunjung kemari?" tambahnya
"Ini bu Nimas saya mengantarkan anak baru"
"Oh, iya. Baik mari masuk"
Risa hanya tersenyum simpul dan mengangguk lalu masuk kedalam. Setibanya didalam mata gadis itu beradu dengan mata yang persis seperti ia.
"Wow, amazing! Kejutan yang menarik."
__ADS_1
"Siapa dia? Kenapa gue bisa kaya deket banget sama dia" Batin orang itu.
Risa hanya tersenyum tipis bahkan nyaris tak terlihat. Ia bisa membaca pikiran bahkan apa yang ia katakan barusan.
"Anak anak kita kedatangan murid baru. Ayo silahkan perkenalkan diri kamu." Ucap bu Nimas
"Larisa, LA" Ucap Risa singkat.
"Buset jauh amat LA"
"Ada bule kesasar nih"
"Mak bapaknya dulu ngidam apa yak buset, bening amat cuy"
"Hallo sayang, abang namanya Geri."
"Calon gue dah"
"Mak menantumu udah ketemu"
Mendengar ucapan mereka Risa hanya tersenyum.
"Ya Allah senyumnya"
"Diabet dah gue"
"Baiklah Risa kamu bisa duduk di dekat Salma. Itu yang belakannya anak kembar" kata guru tersebut mempersilahkan.
"Hai gue Salma" Ucapnya ramah
Salma Arymevia, Gadis cantik namun pemarah. Anak tunggal keluarga Arymevia. Keluarga yang memiliki aset kekayaan yang melimpah hingga menembus dunia.
"Risa"
"Udah lama di LA?" tanya Salma
"Enggak lah, baru 3 taun setengah"
"Lumayan dong" kata Salma dan dijawab dengan senyum simpul.
"Kalau boleh tau kenapa pindah? Kan banyak yang pengen sekolah di LA" Tanya Salma
"Daddy yang nyuruh. Lagian kalau gue nggak mau siapa ntar yang biayain gue?"
"Eh iya juga sih. Oh iya Ris kenalin nih temen temen gue" Ucapnya seraya menunjuk teman temannya
__ADS_1
"Hai gue Vinna" Jawab gadis berambut pirang itu.
"Kalau gue Viona kakaknya Vinna lebih tepatnya twins Vinna cuman beda 3 menit doang" Jawab gadis itu
Viona Alexander, cantik, polos, lemot. Putri kembar keluarga Alexander. Keluarga yang memiliki bisnis food dan drink go internasional.
Vinna Alexander adik Viona. Cantik, kepo, cerewet.
"Kalau gue Elina" Sahutnya
Elina Kayana, anak bungsu keluarga Kayana. Keluarga yang memiliki bisnis fashion yang menembus dunia
"Risa"
"Risa aja?" tanya Vinna
"Ya"
"Singkat amat" kata Vinna.
"What is your problem" Kata Risata dingin.
"Sorry, emang adek gue gini" kata Viona.
"Why not?"
Kringg...kringggg.......
"Yuk guys, kita ngantin cacing diperut gue udah pada drumband nih" Ajak Viona
"Haha saae lu tong. Ayolah" Jawab Elina
"Ris mau kekantin bareng nggak?" Tanya Salma
"Boleh" Jawab Risa
Setelah itu Risa dan yang lain pun tiba di kantin. Sudah banyak siswa yang ada disana padahal baru beberapa menit saja bel berbunyi, tapi siswa siswi sudah banyak yang berlalu lalang.
"Mau pesen apa? Biar gue sama Vinna yang pesen" Ucap Elina
"Gue nasi goreng aja deh minumnya es teh" Ucap Salma
Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘
Next story......🧐🧐🧐🧐
__ADS_1
Happy Reading....😊😊😊😊