The Mafia Girl

The Mafia Girl
Part 26


__ADS_3

Risa POV


23.32 WIB gue mutuskan untuk balik


"Mau balik?" Tanyanya


"Iya" Jawabku


"Gue anter ya? Kan lu nggak bawa mobil lagian udah malem" Ucapnya


"Makasih. Gue bisa bareng sama bang Satria kok" Kataku sontak membuat sang pemilik nama menoleh


"Mending lo pulang sama Nando dek. Gue mau nganterin Elina" Ucapnya dan diangguki oleh Elina


"Oh yaudah gapapa gue balik sendiri aja ntar" Ucapku


"Udah malem dek. Mending lo sama Nando biar aman" Ucap bang Satria


"Yaudah" Ujarku pasrah. Lalu gue dan Nando masuk kedalam mobil tak butuh waktu lama mobil itu sampai di mansion Bramantyo.


"Makasih ya" Ucapku


"Sama-sama. Good night princess " Ucapnya


"Ha?" Tanyaku


"Good night" Katanya lagi


"Good night too" Ucapku sambil tersenyum


"Hati-hati ya" kata Nando


"Gue yang harusnya bilang hati-hati. Jangan ngebut-ngebut bawa mobilnya, udah malem."


"Pasti. Gue balik ya Ris." Ucapnya lalu gue masuk kedalam mansion namun...

__ADS_1


"Oh iya Ris" katanya


"Apaan?" Tanyaku


"Besok kira kira lo ada acara nggak?" Tanyanya


"Kenapa?"


"Gapapa sih. Pengen ngajak jalan aja" Ucapnya


"Oh yaudah besok jam 10"


"Okeoke. Bye" Ucapnya sambil menancap gasnya. Lalu aku masuk kedalam rumah itu.


"Assalammualaikum mommy daddy Risa pulang bawa kemenangan" Teriakku


"Astagfirullah Risa udah malem jangan teriak-teriak" Ucap mommy dan dibalas dengan cengiran khas gue


"Anak daddy bawa apa itu?" Tanya daddy


"Oh" Ucap daddy


"Kok oh doang sih? Daddy nhgak bangga gitu?" Tanyaku


"Buat apa? Anak daddy yang ini kan cantiknya melebihi princess" Ucap daddy


"Ahhh daddy jadi sayangg" Ucapku sambil memeluk daddy


"Udah sana tidur" Ucap mommy dan ku angguki sebagai jawabanΒ 


"Good night semua" Ucapku mencium pipi mereka lalu menuju kamar.


Dikamar tiba-tiba gue inget kejadian bersama Nando. Entah mengapa menjadi teringat Nando.


Perlakuan manis Nando, Sikapnya. Berbeda dengan cerita anak-anak bahwa Nando dingin, cuek.

__ADS_1


"Gue kenapa sih!"


"Nggak-nggak, nggak boleh. Gue nggak boleh suka sama Nando." kataku


"Inget Risa, Nando itu salah satu target lo entar. Jangan sampai lo kejebak"


Gue berjalan mendekati papan target. Jika kalian bertanya mengapa Nando menjadi salah satu targetku karena ia adalah anak KD.


Seluruh anggota KD bertanggung jawab atas semua itu. Jika satu salah maka semua akan bertanggung jawab.


"Gue bakal habisin lo semua" kataku sambil menancapkan pisau kecil ke foto tersebut.


"Lo emang baik Ndo, tapi lo juga ikut dalam menyembunyikan Vero dari kematiannya. Jadi lo juga harus mati"


Gue nggak suka jika ada yang bermain-main dengan GDM. Kan peraturannya sudah jelas. Jika ingin hidup lindungilah dirimu.


Aturan mainnya sangat jelas. Jika tak ingin tumbang menyeranglah. Menyerang atau diserang.


"Gue bakalan bikin suprise yang beda buat kalian berlima" kata gue.


Kalo kalian tanya apakah Satria juga ikut dibunuh? Jawabannya iya, mungkin jika aku berubah fikiran ia akan kubuat cacat atau minimal tidak bisa berjalan.


Terserah jika kalian menanggapku anak yang tidak tahu diri atau bagaimana, tapi memang itulah aku. Aku sudah bilang bukan diawal?


Jika mereka menginjak kakiku akan kubalas mereka dengan menginjak kepala mereka.


Jika tidak ingin dipukul maka jangan memukul. Tidak mungkin muncul api jika tidak ada asap.


"Sorry ya bang, kalo gue besok bikin lo kesusahan mendapatkan oksigen. Tapi salah lo sendiri. Kenapa lo masuk bahkan berurusan sama musuh abadi gue. Lo kan tau gue nggak suka sama seluruh garis keturunan keluarga Nancy"


******


Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘


Next story......🧐🧐🧐🧐

__ADS_1


Happy Reading....😊😊😊😊


__ADS_2