The Mafia Girl

The Mafia Girl
Part 18


__ADS_3

Risa POV


"Buset, berisik etdah! Ganggu banget sih ha!" Ucapku marah marah.


"Dek? Bangun udah pagi! Sekolah ****! Jangan ngebo mulu! Abang tunggu dimeja makan" Teriak bang Satria


"Iye, bawel banget!" Teriakku menuju kamar mandi. Setelah itu turun kebawah.


"Morning semua" Sapaku


"Morning too sweety" Ucap mommy dan daddy


"Morning jelek" Ucap bang Satria


"Ih lo mah! Gue udah cantik-cantik gini kok!" Sahutku


"Ap-"


"Abang jangan godain adeknya terus. Lagian anak mommy nggak ada yang nggak cantik nggak ada nggak ganteng. Semua cantik dan ganteng" Bela mommy dan gue cuman ngejulurin lidah


"Sekolah kamu gimana sayang?" Tanya daddy


"Baik kok dad." Ucapku sambil memakan sarapanku


"Apaan yang baik! Dia kemaren berantem tuh dad sama Amanda!" Adu bang Satria


"Bener Risa? Kamu gak kenapa-napakan? Satria kenapa kamu nggak jagain adek kamu?" Ucap mommy


"Lah? Salah lagi kan gue" gumam bang Satria


"Loh sih! Kan sekarang jadi kita berdua kena semprot" bisikku kepada bang Satria


"Gapapa kok mom dad." Ucapku.


"Sudahlah kalian berangkat sekolah dulu. Inget Risa jangan berantem lagi! Dan kamu Satria jaga Risa! Kalau sampek kamu lalai lagi mommy sita mobil kamu!" Ancam mommy


"Yes mom" sahutku kompak. Setelah itu gue nencium pipi bonyok (Bokap-Nyokap) gue lalu pergi keluar dan diikuti bang Satria


"Bang gimana kalo kita balapan aja? Siapa yang sampe sekolah duluan? Yang kalah bakal nraktir makan selama sebulan?" Tantangku.


"Bolehlah! Tapi kalo lo kalah jangan nangis" Jawab bang Satria memasuki mobilnya.

__ADS_1


Setelah gerbang dibuka bang Satria mulai menghitung namun belum hitungan ketiga bang Satria sudah menancap gasnya.


"Lo mau main curang? Lo belum tau siapa gue sih" Ucapku tersenyum miring lalu melajukan mobilku diatas rata-rata. Dan yah gue duluan yang nyampe ke sekolah lalu sampailah mobil bang Satria


"Udah curang kalah lagi!" Ucapku


"Siapa yang curang? Gue udah ngitung lo aja kagak denger gue bukan kalah Ris cuman gue ngalah" Bela bang Satria


"Hahaha terserah! Inget sebulan" Ucapku mengingatkan


Disaat kami melewati koridor sekolah banyak anak yang menatap kami berdua


"Itu siapa sih! Ganjen banget sama Satria."


"Yaampun couple goals banget sih!"


"Hati dedek patah bang"


"Abang jahat kali sama aku"


"Elina udah nggak sama Satria?"


"Abis ini juga ditinggal sama Satria."


"Heh lo sini!" kata gue.


"Apa,"


"Apa maksud lo" kata Gue.


"Nggak usah sok cantik deh lo! Lo cuman pelampiasan Satria. Semua orang juga digituin sama dia. Elina contohnya"


Ada tangan yang menahan tangan gue saat ingin memukul orang ini.


"Udah ya nggak usah didengerin" kata Satria menarik tanganku lalu pergi.


Sepanjang perjalanan mood ku menjadi sangat buruk. Gue nggak suka kalo ada orang yang menjelek-jelekkan orang yang gue sayang.


"Udah sana masuk. Nggak usah di dengerin apa kata mereka. Belajar yang pinter! Jangan berantem" Ucap bang Satria ketika sampai di depan kelasku sambil mengacak-acak rambutku


"Apaan sih! Lo gatau apa gue benerin rambut itu lama! Malah diberantakin ntar rusak!" Ucapku sambil membenarkan rambut

__ADS_1


"Hahaha" Ucap bang Satria sambil melangkah menjauh. Gue pun menuju tempat duduk gue.


"Kenape lu" kata Vinna.


"Gapapa"


"Ah bohong ya" Kata Salma


"Apaan sih"


"Muka lo nape? Masih pagi juga" kata Elina.


"Gue nggak papa"


Kringg....kringgg


"Kuy gaes kekantin" Ajak Viona


"Yok" Serempak. Saat kami sampai dikantin mataku tertuju pada bang Satria.


Gue hanya melemparkan senyum sepertinya abang gue sudah paham apa yang kumaksud


"Apaan?" Tanyanya.


Membuat semua orang termasuk temen gue kaget. Bagaimana tidak seorang Satria yang biasanya disamperin sekarang nyamperin. Karma kali:v


"Lupa? Gue laper gue pengen siomay 5 sama minumnya jus alpukat 5" Ucapku


"Buset bany-" Sahutnya


"No no no! Jangan lupa kesepakatan kita" Ucapku dan membuat bang Satria memesan makanan tersebut. Tak lama kemudian ia sampai dengan membawa 10 siomay dan 10 jus alpukat.


"Gue minta 5 dikasih 10 baik banget sih abang gue. Kalo gitu lo keliatan makin ganteng" kataku.


Tak lama kemudian teman teman bang Satria dateng


"Siapa bilang ini buat lo. Buat mereka kok. Kita makan disini! Kalo lo masih berisik gue ambil lagi ini makanan" Ancam bang Satria


"Iye bawel. Nih gaes gue udah beliin kalian makan jadi kagak usah beli lagi!" Kataku sambil membagikan makanan tersebut.


Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘

__ADS_1


Next story......🧐🧐🧐🧐


Happy Reading....😊😊😊😊


__ADS_2