
Risa POV
"Bu mie ayamnya satu" kataku
"Siap neng!"
"Tambah satu lagi bu"
"Lo ngapain sih elah!" Ucapku
Tak lama kemudian Nando datang dengan membawa 2 mie
ayam.
"Nih" Katanya sambil menyodorkan mie ayam
"Makasih" Ucapku
"Cie-cie adek gue" Ucap Azka.
"Gua gampar lu ya!"
"Udah gih jadian aja elah!" Kata Salma dan diangguki yang lain.
"Gila!" Ucapku.
"Kenapa sih?" kata Azka.
"Nando bukan tipe gue"
"Diem" kataku
"Tunggu aja, ntar juga sayang sama gue" kata Nando percaya diri
Tak lama Satria dan Varo datang membawa makanan.
"Gue ketinggalan berita heboh apanih?" TanyaΒ bang Satria
"Nih Nando ditolak sama Risa" Kata Azka
"Bener Ndo?" Tanya Varo
"Belum saatnya, gue belum ngeluarin cara-cara gue buat naklukin dia. Nanti juga pasti jadi pacar gue" kata Nando.
"Gue restuin kok, tapi kalo sampe lo nyakitin Risa. Gue orang pertama yang bakalan bunuh lo dengan tangan gue sendiri" kata Satria
"Pasti gue jaga!" Kata Nando
"Lo pada gila!" Ucapku
"Udah pada jadian aja sih biar enak gitu. Bener gak yang?" Kata Vinna
"Bener dong yang" Kata Varo.
__ADS_1
"Mon maap bisa nggak, nggak usah alay gitu!" Kata Elina
"Apa kamu juga mau gitu beb?" Goda Satria
"A...apa sih! Jijik tau nggak" Kata Elina
"Cie blushing cie" Ujar Salma
"Udah kasian tuh! Ro lo janji tadi sama gue buat traktir gue kan?" Kataku
"Inget aja lo! Gue aja lupa!" Ucap Varo
"Gue mau ice cream dong. Beliin gih!" Kataku.
"Besok aja ya. Gue kagak ada duit Ris" Kata Varo.
"Lo mau coba ngibulin gue? Nggak mempan! Lo beliin sekarang atau lo bakal kaget dengan apa yang gue lakuin" Kataku dengan menaik turunkan alis.
"Sumpah gue kagak punya duit"
"Yakin? Nggak nyesel nih?" Kataku
"Kalo ada duit juga udah gue beliin kali"
Gue berdiri menuju stand ice cream. Tak lama gue kembali serta mengembalikan dompet Varo.
"Nih dompet lo! Nih gaes gue beliin ice cream" kataku dengan membagikan ice cream
"Lo?! Kok bisa dompet gue ada di lo? Tadikan ada dikantong gue kok ada di lo?" Tanya Varo
"Sisa 10 rb buat apa Ris?"
"Masih untung gue sisain! Lo pikir gue nggak tau apa? Papi juga ntar pasti transfer ke lo!" Kataku
"Lo kayak anak kecil tau nggak. Makan gitu aja belepotan" kata Nando dengan membersihkan ice cream dimulutku.
"Gila jantung gue kenapa?" Batinku
"Marathon dah jantung gue" batin Nando
"Ekhm..." kata Azka
"Sorry-sorry. Makasih" Kataku
"Sama sama" Kata Nando.
Lalu kami lanjut makan. Dan kembali ke kelas
Kringg...kringg
Bel pulang sekolah berbunyi...
Gue dan temen temen gue segera keluar dan balik kerumah
__ADS_1
"Risa" Teriak Varo sontak membuat kami berhenti dan menegok ke sumber suara
"Buset itu pacar lo Vin?" Tanya Salma
"Iyalah. Kenapa ganteng?" Tanya Vinna
Kemudian membuat kami tertawa terbahak bahak. Lalu mereka mendekat
"Gapapa lucu liat lo!" Ucapku menunjuk Alvaro
"Gue? Lucu dari dulu apalagi ganteng banget malahan" Ucap Varo percaya diri
"Ahahaha kok ngakak sih gue!" Ucap Salma
"Sal udah ihh cowok gue tuh!" Ucap Vinna.
Lalu kami berhenti tertawa.
"Lo ganteng kok Ro" Ucapku
"Dari dulu"
"Iya tapi kalo teriak mirip cewek" Timpal Salma membuat kami tertawa lagi.
"Udah udah. Ayo pulang yangg?" Kata Zidan dan diangguki Viona
"Gaes gue sama Zidan balik dulu ya. Alvaro jangan bawa adek gue jalanl- jalan! Langsung anter pulang" Kata Viona
"Siap kakak ipar" Ucap Varo.
"Dek lo pulang sama Nando ya. Gue ada urusan sama Elina" Ucap bang Satria
"Apaan sih, Nando lagi. Udah gue bisa pulang sendiri"
"Biar aman aja" kata Azka yang ikut berkomentar.
"Gue bisa jaga diri gue sendiri. Gue tau maksud kalian baik tapi gue nggak suka diatur-atur"
"Tapi Ris-"
Mereka semua sedikit terkejut bahkan teman-temanku sedikit takut karena sikapku barusan.
Karena keadaan yang mencekam gue memutuskan untuk pergi dari sana.
"Lo semua pasrahin sama gue, Risa aman sama gue" kata Nando.
"Sorry ya Ndo atas sikap Risa barusan. Tapi gue yakin dia nggak kayak gitu kok, dia baik" kata Satria.
"Gue tau, udah sana kalian pulang biar gua susul dulu dia" kata Nando kemudian ia berlari.
Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....π
Next story......π§π§π§π§
__ADS_1
Happy Reading....ππππ