
Suara dentuman musik beevolume besar seakan mengajak seluru tamu yang hadir borjoget ria mengikuti alunan musik di club.
Tara yang saat ini pun berada di club yang sama. dia sedang duduk sendirian di kursi paling pojok dengan di temani sebotol vodka.
ia meneguk cepat segelas vodka sambil memperhatikan beberapa tamu yang sedang berjoget, bercumbu, serta bermain sex di tempat terbuka.
Dia memperhatikan semua nya dengan perasaan malas. Dulu nya ia sangat suka berjoget, bercumbu dengan bermacam pria tapi sekarang entah kenapa kehidupan yang dulu seakan berubah draktis semenjak ia mengenal sosok itu, sosok pria yang kini telah sah menjadi suami nya.
"Chhih! andai saja aku tidak mengenal dokter sialan itu pasti semua nya tak akan seperti ini!"
Saat ini pun ada beberapa pria yang datang dan berniat ingin mengoda Tara. Gadis itu segera menolak pesona para pria itu, ia tidak mau terlibat dalam masalah pria belang apa lagi sekarang ini ia telah memiliki suami.
( Yang artian Tara masih menghormati kheno 😒 walau selalu di perlakukan seperti itu ).
*
*
*
*
*
*
*
Kheno dan Putri telah berada di atas ranjang Kheno yang sama sambil berpelukan dan bercumbu tanpa melepas pakaian.
" Kau sangat pintar sayang, dalam memuaskan wanita. Dan aku juga tidak ingin jika kamu berbagi kasih dengan wanita lain seperti gadis murahan itu "
"siapa maksud mu...?"
__ADS_1
"Siapa lagi kalau bukan Tara istri mainan mu itu murahan mu itu.."
"Sayang… aku tidak mungkin berbagi kasih dengan wanita itu. Bahkan aku sangat mencintai mu, percaya lah pada ku ". Ucap kheno panjang lebar padahal apa yang Kheno katakan pada Putri tidak sepenuhnya benar, kheno terpaksa berbohong dan jika seandai nya dia mengaku pasti putri akan marah besar kepadanya.
" Aku percaya pada mu, aku juga mencintai mu sayang mari kita bermain sex malam ini. Bukan kah kita tidak pernah melakukan hal itu'' ujar putri dengan begitu sensual menggoda Kheno sambil membuka satu persatu kancing baju milik Kheno.
Kheno menahan tangan putri agar berhenti melepas kancing baju nya.
"sayang! tidak perlu sekarang!"
"kenapa tidak boleh, apa kau tidak ingin bermain sex dengan ku! "
"bukan nya begitu, tungguh lah sampai kita menikah setelah itu baru kita melakukan hubungan suami istri!''
Sebenar nya jujur dari diri Kheno, kheno saat ini sangat lah malas dan tidak nafsu untuk bermain sex dengan Putri ada perasaan lain seakan mencegah diri nya untuk melakukan hubungan itu.
"Kenapa setelah kita menikah, kenapa tidak sekarang saja"
"aku ingin menghormati mu sayang… aku tidak ingin mengambil keperawanan mu di luar nikah, aku ingin melakukan nya setelah kita menikah Tolong mengerti lah."
"Makanya dong, kamu buruan ceraikan istri murahan kamu itu.."
"kau tenang saja, aku akan segera melakukan tindakan cepat untuk mencerai kan nya ''.
*
*
*
*
*
__ADS_1
Kheno meminta putri untuk lekas
pulang karena hari sudah menunjukan pukul sebelas malam. Akhirnya Putri pun pulang kerumah nya.
Kheno menengok pada jam dinding yang jarum nya Terus saja berputar hampir jam dua belas malam. Dia terlihat mencari sesuatu yang sedari tadi tidak memunculkan diri nya.
" sudah ku duga pada jam segini dia pasti sedang mencari mangsa nya di luar sana. Dasar gadis murahan!" Umpat Kheno tak tertahan setelah itu ia langsung masuk ke kamarnya.
*
*
*
*
*
*
Tara merasa duduk terlalu lama di club ini, ia menilik benda kecil yang melingkar manis di pergelangan tangan nya.
Sudah jam 2 pagi rupanya
Beruntung hanya meminum vodka jadi ia tidak mengalami mabuk minuman.
Hari semakin malam maka semakin banyak pula pengunjung club yang datang.
Ia juga merasakan mata nya terasa mengantuk, jadi ia memutus kan untuk pulang ke apartemen Kheno. Tara juga berharap Putri juga tidak berada di sana lagi.
Gadis itu telah berada di depan pintu apartemen milik Kheno. Ia juga dapat mengetahui passwordnya saat membuka pintu tersebut. Tara berjalan ke arah kamar Kheno, lalu berjalan pelan masuk dalam kamar. Ia juga dapat melihat Kheno bersama ranjang nya nampak berantakan ia semakin berpikir bahwa pria itu pasti melakukan hubungan sex dengan pacar nya.
"Sebenar nya aku dan Kheno adalah pasangan yang baru menikah. Tapi kenapa ia melakukan malam pertama nya dengan wanita lain, dan bukan aku. Tunggu! ada dengan ku. Apakah aku masih berharap lebih dengan nya, Ah sudah lah lebih baik aku tidur di sofa luar saja ketimbang tidur dalam satu ruangan dengan nya."
__ADS_1
Tapi sebelum itu Tara terpaksa masuk ke dalam kamar Kheno untuk mengganti pakaian
tidak mungkin kan ia harus tidur dengan menggunakan dress seperti ini. Tara berjalan sambil mengendap-endap berharap Kheno tidak terbangun. Tapi walau ada sedikit suara bising ternyata Kheno masih tidur nyenyak tanpa terbangun sedikit pun. setelah berganti pakaian di dalam kamar mandi milik Kheno Tara pun langsung memutuskan keluar kamar dengan membawa satu bantal dan selimut kecil untuk bekal tidur di sofa.