The Perfect Cold Docter

The Perfect Cold Docter
BAB 22. Ada Apa Dengan Nya


__ADS_3

Usai membuat sarapan, pada jam 05:40 kini Tara sudah rapi dengan pakaian kerja nya. Dan ingin berangkat ke kantor.


Namun belum sempat ia beranjak, Kheno terlebih dahulu memanggilnya.


Tanpa Tara ketahui kheno juga telah rapi dengan pakaian Docternya.


"Hari ini kau harus berangkat kerja bersama ku!" Ucap nya dingin setelah itu ia duduk untuk memakan sarapannya.


Tara menghela nafas. "Tidak perlu aku bisa berangkat ke kantor sendiri, tanpa harus di antar oleh mu!"


"bisa aku ketahui. Kau adalah tipe wanita ter geer di dunia, apakah aku melakukan semua ini karena merasa kasian kepada mu, tidak. aku hanya ingin kau jangan terlalu boros dalam keuangan. Lihat berapa besar total pengeluaran mu dalam sehari jika kau berangkat ke kantor menggunakan taxi"


sejak kapan pria yang ada di hadapan nya ini pelit dan perhitungan. Tara hanya mengeleng-gelengkan kepala nya.


"Berhenti berpikir yang tidak-tidak tentang ku. Ini demi ibu juga, aku tidak mau membuat ibu ku itu khawatir dengan hubungan kau dan aku.


"Tidak maksud ku, tumben sekali kau berangkat ke rumah sakit sepagi ini, biasa nya kau selalu berangkat siang di atas jam delapan pagi."


"Apa kau lupa aku ini adalah seorang Dokter propesional, jadi aku akan  butuhkan kapan saja."jelas kheno panjang lebar.


Wanita itu mencoba mengangguk serta memahamin. Dia kira kheno berangkat ke rumah sakit karena dirinya, Namum lagi-lagi dugaan nya salah. Sepertinya harapan nya terlalu besar agar pria itu perduli padanya.


"Aku telah selesai ayo berangkat." Ajak kheno segera. Sedangkan Tara hanya mengikuti langkah nya.

__ADS_1


Selama perjalanan menuju kantor, seperti biasa Kheno dan Tara selalu berpuasa dalam berbicara. Kalau di pikirkan Tara juga malas untuk berbicara dengan Kheno lagi karena pristiwa semalam.


Bagi nya Kheno seperti robot dirinya terkadang bersikap lembut dan dingin. Seperti sekarang pandangan Kheno selalu lurus saja kedepan tanpa melirik dirinya.


"Aku tau bahwa aku ini tampan, Tapi jangan melihat ku dengan cara seperti itu aku takut kau akan jatuh cinta kepada ku!"


"chhi geer sekali." Ucap tara sinis, lalu menolehkan kepalanya kesamping jendela mobil.


saat Tara menolehkan kepalanya kesamping. Kheno saat itu juga langsung melirik Tara seraya tersenyum manis. Menurutnya Tara begitu menggemaskan.


Kheno telah sampai mengantar kan Tara di depan halaman kantornya.


"Apa kau ingin ku jemput saat pulang?" Tanya kheno tiba-tiba tersaat Tara sibuk melepas sabuk pengaman mobil.


Tara menggeleng. "Tidak usah, karena nanti aku akan mampir ke super market untuk membeli bahan dapur yang telah habis."


"Ini ambil kartu kredit ini perkiraan di dalam kartu kredit itu terdapat uang puluhan juta."


"Tidak perlu lagian aku masih punya uang"


"jangan menolak aku suami mu,ini juga termaksud kewajiban ku memberikan mu nafka. Terimalah"


"ini terlalu berlebihan, aku hanya membutuhkan uang 500 ribu untuk belanja."

__ADS_1


"dan selebih nya bisa di gunakan untuk keperluan mu yang lain, cepat ambilah aku mempunyai tugas penting di rumah sakit"


"hmm baiklah aku akan menggunakan kartu ini sepenting mungkin, terimakasih"


Tara langsung keluar dari mobil sementara mobil kheno telah berlalu jauh dari jangkauan nya.


Tara menatap uang itu.


"Apa ini salah satu bentuk keterperdualian nya pada ku? Tanya nya dalam hati.


Tara saat ini sedang berada di pusat pemberlanjaan super market besar. Sambil mendorong Troli besar ia sambil melihat-lihat bahan dapur apa saja yang tidak ada di dapur.


Tara mengambil brokoli, kentang, wortel, dan sayuran segar lainnya.


dan untuk bahan daging nya ia mengambil 2 kg ayam, 1 kg ikan salmon, 1 kg daging sapi, dan ssetenga kilo udang lofster.


ia kembali menarik troli menuju bahan lain nya. Seperti ia mengambil satu botol susu segar vanila dan coklat, satu botol jus mangga dan satu botol jus jeruk.


Oh tidak  Tara juga melihat beberapa botol wine dan vodka karena sudah sejak lama Tara tidak meminumnya. Tara ingin mengambilnya, tapi ia takut jika kheno sampai tau jika dia membeli nya pasti prua itu akan segera membuangnya. Jadi Tara mengurungin niatnya.


Matanya kini berbinar tak kalah ia melihat beberapa mie instan kesukaan nya. Segerah lah ia memasukan 20 mie instan tersebut ke dalam troli. setelah selesai berbelanja, Tara berniat untuk membayar seluru belanjaan nya di kasir.


Baru beberapa langkah ia beranjak. Langkah kaki nya terhenti ketika ia mendengar suara seorang gadis yang menurut nya tidak asing. Suara itu berasal dari balik beberapa barisan sayuran.

__ADS_1


Dia adalah putri bersama selingkuhan nya.


"


__ADS_2