The Perfect Cold Docter

The Perfect Cold Docter
BAB 27. Sorry


__ADS_3

Tara telah sampai di depan pintu ruangan Kheno. ia masih tetap setia menenteng bebarapa bekal makan siang untuk Kheno.


Ia menarik nafasnya dalam-dalam sebelum masuk. Awal nya ia tidak yakin untuk melakukan hal ini, tapi sudahlah ini juga demi agar kheno memaafkan nya.


Dia mulai mengetuk pintu nya.


Tok


Tok


Tok


Iya silakan masuk ujar suara Kheno dari dalam ruangan.


Tara pun langsung masuk kedalam ruangan Kheno dan bertapa terkejutnya dia bahwa putri sedang ada samping nya sambil menyenderkan kepala nya mesra di bahu Kheno.


kheno juga terkejut akan kehadiran Tara yang tiba-tiba karena tidak seperti biasanya.


Putri sangat kesal dan marah karena Tara menganggu waktunya bersama Kheno.


"Hey kau, barani nya dirimu mengganggu kesenangku bersama pacarku!,, cepat pergi dari sini sebelum aku memanggilkan satpam untuk mengeluarkan mu "


     


 


  


Tara benar-benar mengerutukan dirinya. Ia jadi teringat bahwa Putri bukanlah wanita  baik, kehadiran nya akan membawa pengaru buruk untuk kheno dan keluarganya.


di tambah lagi dia sangat kesal dengan prilaku Putri yang semena-mena. Ia akan balik mengusir putri dengan cara melakukan hal itu:


"Kau yang seharusnya akan aku usir, kau wanita licik berani sekali kau menganggu suami ku."Kata Tara tegas seraya melepaskan gandengan tangan Putri dari lengan Kheno.


Kheno menatap tidak percaya oleh sikap Tara.

__ADS_1


"dengar jauhi Kheno mulai dari sekarang, wanita licik seperti mu tidak pantas untuk bersanding dengan Kheno"


"Apa maksud mu wanita murahan aku  tidak mengerti?" Putri.


" kau yang murahan!" Ucap Tara penuh penekanan. "Kau pikir aku tidak Tau bahwa kau sedang bercumbu dengan laki-laki lain dan kalian saat itu akan merencanakan hal buruk untuk Kheno. Apakau pikir aku tidak tau"


Putri masih berpura-pura tidak mengerti apa yang di maksud Tara. Dia pura-pura menangis di depan kheno.


"sayang aku tidak mungkin melakukan hal buruk itu, kau tau kan aku sangat menyangin mu bersama keluarga mu.. tapi dia menuduhku yang tidak-tidak hiks hiks hiks "


'' hentikan air mata buatan mu itu, kau saja berpura-pura. Das__"


" Tara hentikan apa-apaan kau ini jangan menuduh pacarku yang tidak-tidak aku sangat mengenal putri dia tidak akan melakukan hal buruk itu terhadapku!"


"Benar aku tidak bisa menuduh pacarmu tanpa adanya bukti, tapi kau adalah suami ku aku juga lebih berhak dari padanya untuk menyentuh mu"


disaat itu juga Tara menarik paksa tubuh putri yang tenga memeluk Kheno.


"Pergi sekarang sebelum aku menelpon tante Vania untuk segera mengusir pelakor seperti mu"


Byuuur…


saat itu juga Tara menyiram wajah putri dengan segelas air yang tersedia di atas meja Kheno.


"Bagaimana apakah air yang ku beri pada mu masih kurang?"


"Tara apa-apaan kau ini, kenapa kau berbuat seperti ini pada Putri."


"Apa kau ingin aku menelpon ibu karena kau masih berhubungan dengan pacar mu Putri? LihatLah betapa sakit nya ibu mu nanti jika ia tau Putra yang sangat di sayangin nya telah membohonginya."


 


         


"Apakau berusaha untuk mengancam ku!? berani nya kau."

__ADS_1


" yeah aku sedang mengancamu agar kamu berhentih melakukan hubungan dengan wanita jahat seperti dia."


" dan apa yang kau lakukan di sini, aku bilang cepat pergi dari ruangan suami ku sekarang!"


putri benar-benar merasakan sangat di permalukan. Dia sangat menyimpan  dendam untuk Tara karena telah membuat nya begitu malu. Putri segera berlari pergi meninggalkan ruangan Kheno.


Kheno dan Tara saling menatap intens


Kheno tiba-tiba memegang kedua lengan Tara sangat kuat. Tara sangat kesakitan karena ulah kasar Kheno .


"Cepat katakan pada ku, apa yang terjadi. kenapa kau melakukan semua nya tadi..bukankah di kontrak aku masih di perbolehkan berhubungan dengan putri."


"Aku hanya tidak ingin kau terus-terusan bersama nya. Apa aku salah? dia bukan wanita yang baik untuk mu!."


"Lalu apa kau sendiri juga termaksud wanita yang baik, kau harus nya sadar itu"


"Yah aku sadar, aku memang bukan wanita baik-baik. Tapi terserah juga jika kau tidak percaya ucapan ku dan percayailah saja ucapan pacar kesayangan mu itu"


" yeah tentu saja aku mempercayai ucapan pacar ku "


Tara segera melapas kan lengan nya dari tangan Kheno yang terus saja mencengram nya erat.


Tara langsung pergi setelah meletakan bekal nya untuk Kheno.


Entah kenapa ada yang aneh dari dirinya ia seakan merasakan sakit saat ia berprilaku kasar pada Tara.


perut Kheno tiba-tiba berbunyi dia sangat lapar. Kheno juga tidak sadar ia sudah telat 30 menit tidak makan siang.


Di saat itu Kheno melihat bekal makan yang seperti nya milik Tara yang tertinggal.


"Apa ini, apa ini punya wanita itu?''


kheno segera membuka nya bekal itu. Hal yang pertama Kheno temukan adalah sebuah surat.


Aku tau kau masih sangat marah padaku seperti sekarang, aku sengaja pergi kerumah sakit untuk membawakan mu makan siang. Aku memasak masakan yang sangat engkau sukai. Dengan ini aku berharap kau mau memaafkan ku #sorry#

__ADS_1


__ADS_2