
merasa ada yang memeluknya membuat Tara harus bangun di jam 05:40 ia membuka matanya perlahan dan mendapati Kheno yang mendekapnya erat wajah mereka terpadu sangat dekat.
Tara menarik seulas senyum ketika itu ia mendaratkan tangan mulusnya untuk membelai wajah Kheno.
dirinya sangat menyukai melihat Kheno dalam keadaan wajah yang polos perlahan jarinya bergerak gencar menyentuh mata, hidung dan kini beralih pada bibir tipis Kheno.
"Apakau sangat ingin ku cium di pagi buta seperti ini?"
Tara serentak kaget, lalu menyudahi gerakan jemarinya menyentuh bibir Kheno. Rasanya ia benar-benar malu rupanya Kheno hanya pura-pura tertidur.
"A-apa maksud mu, jangan ke geeran''_Tara
"Kau tidak bisa berbohong, karna aku tau semuanya." Kheno berucap sambil manarik Tara ke pelukan nya kini menjadi lebih dekat ketimbang sebelumnya.
bukan itu saja lelaki itu justru memuncung kan bibirnya berusaha untuk mencium istrinya.
Karena dekapan Kheno begitu erat sehingga ia tidak bisa bergerak, ia lalu menutupi bibirnya menggunakan tangan.
"Apa yang kau lakukan cepat lepaskan
Aku"
"ayo mengakulah, atau jika tidak aku akan terus berusaha menciumu"
"Dasar mesum!''_Tara
__ADS_1
"Ya ya aku akui aku menjadi mesum karena mu, bahkan kau sekarang tidak lagi menjadi mesum, karna mesum mu telah menular kepadaku hehehe"
"Iya ok, ok aku mengaku
Tapi lepaskan ku, kau membuatku sulit bernafas"
Kheno pun perlahan merenggangkan dekapan nya, dan tangan Tara pun telah turun tak lagi menutupi bibirnya.
Setelah lengah Kheno langsung menyambar bibir manis bahkan rasa manis nya tidak pernah berubah setelah beberapa kali di kecup.
Awalnya ciuman dadakan dari Kheno mendapatkan sedikit perlawanan dari Tara tapi setelah Tara merasakan ******* lembut dari Kheno pada bibirnya kini membuat Tara terbawa suasana karna sensasi nikmat.
Hari ini tepat nya jam 1 nanti adalah kepulangan Tara dan Kheno menuju indonesia. Dan pada jam 10 pagi Tara
Sudah mengkemasi seluru barangnya
Sesekali Tara menghelah nafas. "Katanya hanya akan mengurus pasport saja, tapi kenapa dia lama sekali"
Di sisi lain James tenga mengotak-atik laptop nya untuk mengedit beberapa foto kemesraan Putri dan selingkuhannya di dalam kamar kosnya. Baginya Tara merupakan sahabat terdekatnya jadi apapun akan James lakukan demi membantu Tara
Sialnya tiba-tiba saja perutnya terasa Sakit. "Aduh lebih baik pup dulu deh, dan setelah pup nanti baru deh lanjuti ngeditnya hehehe"
Akhirnya pun James memutuskan untuk pergi toilet.
Seseorang berbaju serba hitam serta memakai topi dan masker agar wajahnya tidak terlihat masuk begitu saja ke kosan milik James. Orang itu terlihat mencari sesuatu dan ternyata apa yang dia cari telah ada di depan matanya langsung saja ia mengambil barang itu lalu dengan cepat membawanya pergi.
__ADS_1
10 Menit kemudian James telah selesai dari retunitasnya malah ia berniat akan melanjukan pekerjaan pentingnya. Tapi betapa terkejutnya dirinya di saat melihat laptob nya tidak ada di atas kasur.
"Dimana laptop ku, bukankah aku menarunya di sini. Tapi kenapa tidak ada" James mencoba mencari nya di berbagai tempat tatapi tidak ada.
"Atau jangan-Jangan ada orang lain yang masuk kedalam kamarku kemudian mencuri laptob ku, oh yang benar saja kini aku menemukan bekas jejak kakinya, aduh gawat nih mana seluru foto yang Tara minta semuanya ada di laptob"
Lagi-lagi Tara duduk di balkon luar Karena ini adalah hari terakhir baginya berada di new york.
Drrrr
Drrr
Handphone Tara tiba-tiba saja berdering ia mendapatkan sebuah panggilan telepon dari James.
"Hallo..." Tara
"--------" James
"Apaa!!! kamu seriusan Jam, Astaga kok bisa hilang sih"
"Aku seriusan Tar, aku yakin pasti orang yang telah mencuri laptop ku itu adalah bagian dari Putri"
Tara memijat kepalanya yang memang tidak terasa sakit. Ia tidak menyangka bahwa semua nya akan seperti ini. Dia langsung saja mematikan sambungan telponnya dangan James.
"Bagaimana ini hanya itu bukti satu-satunya untuk membuktikan sifat asli
__ADS_1
Putri"